Gerak Jalan

Gerak Jalan Tradisional menempuh jarak 28 KM dari Markas Besar Komando Djawa (MBKD) Jendral Soedirman Desa Kepurun, Manisrenggo finish di Monumen Juang 45 Joggrangan Klaten.

Juara O2SN SD KALTENG 2015

Hasil O2SN Tingkat SD Cabang Olahraga Tenis Meja Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2005

Juara HUT KORPRI Kapuas

Kejuaraan Tenis Meja dan Sepak Bola Mini dalam Rangka HUT KORPRI Kabupaten Kapuas Tahun 2011

Juara Kelas 9.4

Penerimaan Raport Semester I Tahun Pelajaran 2021/2022

Kejuaraan Tenis Meja Bupati Cup Kapuas

Hasil Kejuaraan Tenis Meja Bupati Cup Kapuas Tahun 2021

Tuesday, August 29, 2023

Bertemu Bu Hani Liskustyawati Dosen FKOR Universitas Sebelas Maret

Kapuas (29/8/23) Dalam Kegiatan Wawancara Kajian Akademik Rasional Kebutuhan Buku Teks Siswa Mata Pelajaran PJOK untuk Pendidikan Dasar dan Menengah dari Kementrian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan Pusat Perbukuan di SMPN 3 Selat Kapuas. Kang Mardi bertemu dengan dosen FKOR Universitas Sebelas Maret

Ibu Dr. Hani Liskustyawati, M.Kes salah satu dosen UNS sangat ramah, sederhana dan disiplin , meskipun secara akademis kang mardi belum pernah ketemu di kelas, karena beliau tidak mengajar di Prodi D2 Penjaskes Universitas Sebelas Maret tempat kang mardi menuntut ilmu.

Kang mardi muda merupakan salah satu atlit tenis meja di Kabupaten Klaten, ketika menuntut ilmu di Universitas Sebelas Maret Prodi D2 Penjaskes, sering ikut latihan di tempat-tempat latihan di Surakarta seperti di PTM Mitra Medika Solo, PTM Dwi Bengawan Solo. Ketika mendengar ada latihan di Aula S1 PJOK Universitas Sebelas Maret Kampus Manahan, kang Mardi pun ikut Gabung latihan bersama dengan mahasiswa S1 PJOK.

Di kampus ini kang mardi mengenal Ibu Dr. Hani Liskustyawati sebagai Dosen Pembimbing Mata Kuliah Tenis Meja. Ketika kang mardi mengikuti Kejuaraan Tenis Meja antar Mahasiswa di ITB, beliau manager team tenis meja Universitas Sebelas Maret.


Share:

Thursday, August 10, 2023

Tuesday, August 8, 2023

PRSI Berubah Menjadi Aquatik Indonesia

KBRN, Surabaya : Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI), resmi berganti nama dan logo. Perubahan ini, secara resmi disahkan pada Musyawarah Nasional Khusus (Munasus) PRSI 2023, Jakarta, Sabtu (5/8/2023). 

“Melalui Munasus 2023, namanya berubah dari PRSI menjadi Akuatik Indonesia. Dengan nama baru dan juga logo baru, maka akan mewakili cabang olahraga lain selain renang. Ada polo air, loncat indah, renang artistik, high diving, renang perairan terbuka dan renang master,” kata Ketua Umum Akuatik Indonesia, Anindya Bakrie. 

Pergantian nama PRSI menjadi Akuatik Indonesia ini, sebagai respon atas bergantinya nama dan logo Federasi Renang Dunia dari FINA menjadi World Aquatics. Hal yang sama, juga dilakukan federasi akuatik di berbagai negara.

Dalam mendesain logo Akuatik Indonesia, telah melibatkan masyarakat melalui  ‘Sayembara Logo Akuatik Indonesia’ digelar mulai 5-18 Juli 2023, lalu. 

Sayembara ini, disambut antusias masyarakat dengan banyaknya karya yang masuk yaitu: 500 karya dari 450 peserta (setiap peserta boleh mengirim maksimal 2 karya). Peserta yang berpartisipasi cukup beragam, mulai dari anak sekolah dasar (SD), sekolah menengah, mahasiswa, profesional, para perenang, pengurus provinsi, serta eleman masyarakat lainnya.

Logo baru ini mewakili cabang olahraga akuatik seperti renang, loncat indah, polo air, renang artistik, high diving, renang perairan terbuka dan masters. 

Diharapkan dengan logo baru ini, membawa semangat baru bagi Akuatik Indonesia untuk lebih maju dan berprestasi. 

“Senang juga untuk perubahan logonya ini banyak melibatkan masyarakat di sektor desain kreatif. Semoga logo baru ini bisa mengangkat prestasi akuatik Indonesia,” tambah Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno yang juga Ketua Dewan Pembina Akuatik Indonesia

Share:

Arsip


Followers