Gerak Jalan

Gerak Jalan Tradisional menempuh jarak 28 KM dari Markas Besar Komando Djawa (MBKD) Jendral Soedirman Desa Kepurun, Manisrenggo finish di Monumen Juang 45 Joggrangan Klaten.

Juara O2SN SD KALTENG 2015

Hasil O2SN Tingkat SD Cabang Olahraga Tenis Meja Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2005

Juara HUT KORPRI Kapuas

Kejuaraan Tenis Meja dan Sepak Bola Mini dalam Rangka HUT KORPRI Kabupaten Kapuas Tahun 2011

Juara Kelas 9.4

Penerimaan Raport Semester I Tahun Pelajaran 2021/2022

Kejuaraan Tenis Meja Bupati Cup Kapuas

Hasil Kejuaraan Tenis Meja Bupati Cup Kapuas Tahun 2021

Selamat Datang di Website Pribadi Guru Olahraga Menulis

Saturday, February 14, 2026

SMPN 3 Selat Borong Juara di SMEKSA Gardasatya Competition Vol. 2



KAPUAS, 14 Februari 2026 – Semangat pantang menyerah ditunjukkan oleh tim Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB) SMPN 3 Selat dalam ajang bergengsi SMEKSA Gardasatya Competition Vol. 2 Tahun 2026. Setelah melalui persiapan intensif selama satu bulan penuh, tim berseragam biru langit ini sukses membawa pulang gelar Juara Utama 1 dan Best PBB 1.

Filosofi Huma Betang dalam Gerakan

​Tampil dengan nomor urut 9, tim SMPN 3 Selat memukau juri dan penonton dengan mengusung tema "Huma Betang". Tema ini merepresentasikan kerukunan dan keharmonisan keluarga besar dalam satu rumah, yang dituangkan ke dalam kekompakan gerakan dan formasi baris-berbaris yang presisi.

​"Persiapan kami lakukan selama sebulan penuh. Berjemur di bawah terik matahari setiap hari akhirnya terbayar lunas dengan hasil yang membanggakan ini," ujar salah satu anggota tim.


Insiden Kelelahan di Tengah Kemenangan

​Dibalik kesuksesan tersebut, sempat terjadi momen haru sekaligus menegangkan. Sesaat setelah menyelesaikan formasi dan keluar dari arena perlombaan, salah satu peserta bernama Halwa jatuh pingsan di pinggir lapangan.

​Tim medis yang bertindak cepat menyatakan bahwa Halwa mengalami kelelahan hebat akibat dedikasi tinggi saat tampil. Namun, setelah mendapatkan perawatan dan istirahat selama beberapa jam, kondisi Halwa dinyatakan telah pulih dan sehat kembali.

Apresiasi dari Pembina

​Pembina LKBB SMPN 3 Selat, Triawan, SH, tidak dapat menyembunyikan rasa bangganya atas pencapaian anak didiknya. Beliau menyampaikan apresiasi mendalam atas kerja keras tim yang tampil maksimal sejak awal hingga akhir.

​"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada anak-anak. Ini adalah buah dari latihan keras dan disiplin tinggi mereka. Kemenangan ini adalah milik seluruh tim yang telah memberikan segalanya di lapangan," ungkap Triawan.


Share:

Reuni Kecil di Tengah Deru LKBB


Hari ini suasana di SMKN 1 Kapuas terasa begitu hidup. Kang mardi baru saja selesai menyaksikan penampilan tim LKBB SMPN 3 Selat yang tampil dengan penuh semangat. Ada rasa bangga melihat adik-adik kelas meneruskan perjuangan di lapangan, namun kejutan sebenarnya justru datang setelah perlombaan usai.

​Di tengah keramaian, kang mardi bertemu dengan empat wajah yang sangat familiar: Nadya, Fais, Salsa, dan Devrita. Pertemuan ini rasanya seperti sebuah "reuni kecil" yang tidak direncanakan. Melihat mereka sekarang, ingatan saya langsung terlempar ke beberapa tahun lalu:

  • Devrita, Fais, dan Nadya: Anak-anak didik kesayangan saya di kelas 9.4. Dulu saya adalah wali kelas mereka, menyaksikan tumbuh kembang mereka dari hari ke hari.
  • Salsabila: Siswa dari kelas 9.5 yang juga sering berinteraksi dengan kami.

​Cerita dari Masa Depan

​Kini mereka sudah menapaki jenjang yang lebih tinggi. Nadya, Fais, dan Salsa kini berseragam SMAN 2 Kapuas, sementara Devrita menjadi tuan rumah di SMKN 1 Kapuas.

​Kami duduk sejenak dan mereka mulai bercerita dengan antusias. Ada banyak hal yang dibahas:

  1. Keseruan SMA/SMK: Bagaimana rasanya beradaptasi dengan lingkungan baru, mata pelajaran yang makin menantang, dan teman-teman baru.
  2. Nostalgia SMP: Kami tertawa mengenang kembali momen-momen konyol dan mengharukan saat mereka masih di SMPN 3 Selat. Memori di kelas 9.4 dan 9.5 ternyata masih tersimpan rapi di ingatan mereka.

​Melihat mereka tumbuh menjadi remaja yang percaya diri dan tetap ingat dengan gurunya adalah reward terbaik bagi saya sebagai pendidik. Waktu boleh berlalu, seragam boleh berganti, tapi ikatan antara guru dan murid tetap memiliki tempatnya sendiri.

​Terima kasih untuk hari ini, anak-anak hebat. Teruslah bersinar di sekolah kalian yang sekarang!


Share:

Friday, February 13, 2026

Photo Bareng Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan Kapuas


KUALA KAPUAS – Suasana haru sekaligus bangga menyelimuti keluarga besar SMPN 3 Selat pada pagi ini. Sebelum memulai rutinitas di kantor barunya, Harini Irawati, S.Pd., M.A., menyempatkan diri mampir ke sekolah yang pernah dipimpinnya untuk berpamitan dan berfoto bersama.

Resmi Mengemban Amanah Baru

​Terhitung mulai 6 Februari 2026, Harini Irawati resmi mengemban amanah baru sebagai Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan. Jabatan strategis ini merupakan langkah lanjut setelah dedikasi panjang beliau saat menjabat sebagai Kepala SMPN 3 Selat.

Kunjungan Penuh Kekeluargaan

​Meski kini telah bertugas di Dinas Pendidikan, beliau menunjukkan bahwa ikatan kekeluargaan tidak pernah putus. Dalam kunjungannya pagi tadi, beliau disambut hangat oleh rekan-rekan sejawat, termasuk tokoh-tokoh sekolah seperti Kang Mardi dan rekan-rekan lainnya.

​Momen tersebut diabadikan dalam sesi foto bersama sebagai bentuk penghormatan dan kenang-kenangan atas kebersamaan mereka selama ini.

​"Kepemimpinan beliau di SMPN 3 Selat meninggalkan kesan mendalam bagi kami semua. Kami mendoakan yang terbaik untuk tugas baru beliau sebagai Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan," ujar salah satu staf yang hadir.


​Selamat bertugas di tempat yang baru, Ibu Harini Irawati. Semoga sukses dalam membawa kemajuan bagi dunia pendidikan!


Share:

Thursday, February 12, 2026

Semangat Tanpa Batas: Aqila Wakili SMPN 3 Selat di Ajang Lomba Poster SMKN 1 Kapuas



KUALA KAPUAS – Suasana kreatif menyelimuti SMKN 1 Kapuas pada Kamis, 12 Februari 2026. Salah satu siswi berbakat dari SMPN 3 Selat, Aqila (kelas 7.5), turun gelanggang untuk menunjukkan kebolehannya dalam lomba menggambar poster.

​Selama empat jam penuh, mulai pukul 13.00 hingga 16.00 WIB, Aqila terlihat sangat fokus dan antusias menggoreskan warna di atas kertas. Meski durasi lomba cukup panjang, semangatnya tidak surut demi memberikan hasil terbaik bagi sekolahnya.

Ajang Silaturahmi Antar Guru

​Di sela-sela perlombaan, momen ini juga menjadi ajang reuni tipis-tipis bagi para guru pendamping. Di luar area lomba, tampak hadir Yandri Uda (SMPS Katolik) dan Eko Prasetyo (SMPN 1 Bataguh) yang juga setia mendampingi anak didik mereka. Kehadiran para guru ini menjadi bukti dukungan penuh terhadap pengembangan bakat seni siswa di Kabupaten Kapuas.



Reuni Hangat dengan Para Alumni

​Ada cerita menarik saat peninjauan di area laboratorium komputer. Di sana, rombongan bertemu dengan dua sosok familiar yang merupakan alumni SMPN 3 Selat:

  • Humaira: Kini menempuh pendidikan di SMKN 2 (Jurusan Tata Busana).
  • Salama: Kini di SMKN 1 (Jurusan Desain Komputer).

​Keduanya ternyata sedang berkompetisi di bidang desain komputer. Menariknya, Humaira dan Salama adalah mantan anak didik Kang Mardi saat mereka duduk di kelas 9 SMPN 3 Selat dulu. Pertemuan singkat ini menjadi momen nostalgia yang manis antara guru dan mantan muridnya.

​Kejutan tidak berhenti di situ. Saat hendak meninggalkan lokasi, di gerbang parkiran, langkah rombongan kembali terhenti oleh sapaan hangat Della Amelia. Alumni kelas 9.2 SMPN 3 Selat ini turut ambil bagian menyukseskan acara dengan bertugas sebagai panitia di pintu gerbang.

​Kegiatan hari ini bukan sekadar tentang kompetisi, tapi juga tentang melihat bagaimana tunas-tunas muda Kapuas tumbuh dan tetap menjaga silaturahmi dengan almamater tercinta.



Share:

Sunday, February 8, 2026

Perkuat Silaturahmi, Paguyuban Kayu Garu Gelar Pertemuan Rutin di Kapuas


KAPUAS, 8 Februari 2026 – Semangat kebersamaan terus dipupuk oleh para pendidik yang tergabung dalam Paguyuban Kayu Garu. Kelompok yang beranggotakan guru-guru di Kabupaten Kapuas ini kembali menggelar pertemuan rutin pada Minggu (8/2) bertempat di kediaman Bapak Tugiman, Perumahan Saka Purun No. 74, Kapuas.

Rangkaian Acara Khidmat

​Kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Yasin yang dipimpin oleh Bapak Sunarto. Suasana khusyuk menyelimuti pertemuan tersebut, sebagai bentuk rasa syukur dan permohonan keberkahan bagi seluruh anggota paguyuban.

​Dalam sambutannya, tuan rumah, Bapak Tugiman, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh anggota yang telah meluangkan waktu untuk hadir. Senada dengan itu, Ketua Paguyuban Kayu Garu, Bapak Mulyono, menekankan pentingnya menjaga komunikasi.

​"Pertemuan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan ajang silaturahmi yang insya Allah membawa keberkahan bagi kita semua," ujar Mulyono.


Transparansi Organisasi

​Sebagai bentuk keterbukaan informasi, agenda dilanjutkan dengan penyampaian berbagai laporan keuangan dan program kerja, di antaranya:

  • Arisan: Dilaporkan oleh Ibu Sri Soeharsih.
  • Keuangan Qurban: Disampaikan oleh Bapak Mujiman.
  • Keuangan Sosial: Disampaikan oleh Bapak Samhudi.
  • Kas Koperasi: Dipaparkan oleh Kang Mardi.

Rencana Wisata dan Inovasi Pertemuan

​Dalam sesi pembahasan lain-lain, forum menyepakati rencana strategis terkait kegiatan wisata akhir tahun sebagai agenda penyegaran bagi para guru. Selain itu, untuk menambah antusiasme anggota, paguyuban memutuskan akan mengadakan acara doorprize di setiap pertemuan rutin yang direncanakan mulai berjalan pada bulan April mendatang.

Penutup

​Seluruh rangkaian acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Bapak M Yusuf. Sebagai penutup yang manis, kegiatan diakhiri dengan ramah tamah dan makan bersama untuk mempererat rasa kekeluargaan antaranggota.


Share:

Saturday, February 7, 2026

Klaten Berduka: Wakil Bupati H. Benny Indra Ardianto Tutup Usia di Semarang



KLATEN (7 Februari 2026) – Kabar duka menyelimuti Kabupaten Klaten. Wakil Bupati Klaten, H. Benny Indra Ardhianto, SE, MBA., dikabarkan meninggal dunia pada hari ini di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Kariadi, Semarang. Beliau berpulang pada usia yang tergolong sangat muda, yakni 33 tahun.

Kabar ini mengejutkan banyak pihak, mengingat sosok beliau dikenal sebagai pemimpin muda yang enerjik dan visioner bagi kemajuan Bumi Soekarno. Kepergiannya menjadi pengingat bagi kita semua bahwa umur, rezeki, dan maut adalah rahasia Illahi yang tidak pernah diketahui oleh manusia.

Rencana Pemakaman

Menurut informasi dari pihak keluarga dan protokol pemerintah kabupaten, jenazah akan segera dipulangkan ke Klaten untuk prosesi penghormatan terakhir.

  • Lokasi Pemakaman: Pemakaman keluarga di Jonggrangan, Desa Ngreden, Kecamatan Wonosari, Klaten.

  • Waktu: Minggu 8 Pebruari 2026 Jam 11.00 Wib

Sosok Pemimpin Muda

H. Benny Indra Ardhianto dikenal sebagai wakil kepala daerah yang dekat dengan masyarakat. Latar belakang pendidikannya yang kuat di bidang bisnis (MBA) memberikan warna baru dalam tata kelola ekonomi kreatif dan kepemudaan di Klaten selama masa jabatannya.

Segenap warga Klaten mengungkapkan rasa duka yang mendalam melalui media sosial dan karangan bunga yang mulai berdatangan ke rumah duka. "Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun. Klaten kehilangan salah satu putra terbaiknya," tulis salah satu warga di laman komentar berita daerah.

Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta keikhlasan.

Share:

Friday, January 30, 2026

Kreatif Manfaatkan Limbah Karung, Siswa SMPN 3 Selat Sukses Panen Ubi Jalar


KAPUAS – Suasana penuh antusiasme menyelimuti lingkungan SMP Negeri 3 Selat pada Jumat (30/1/2026). Para siswa, didampingi oleh guru pembimbing, melaksanakan panen raya ubi jalar. Kegiatan ini merupakan puncak dari pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) yang telah dirintis sejak awal semester I, tepatnya pada bulan Agustus 2025 lalu.

Panen ini menjadi bukti nyata ketekunan para siswa dalam merawat tanaman selama kurang lebih lima bulan terakhir. Menariknya, metode penanaman yang diterapkan mengusung konsep ramah lingkungan dan efisiensi lahan.

Koordinator Pembelajaran Project, Yuliana, S.Pd., menjelaskan teknis pelaksanaan proyek ini. Ia memaparkan bahwa siswa diajarkan untuk memanfaatkan limbah wadah sebagai media tanam.

"Bibit ditanam di dalam karung dan bekas sak semen. Project based learning yang ditanam adalah ubi dan cabe," jelas Yuliana di sela-sela kegiatan panen.


 Keberhasilan para siswa dalam membudidayakan tanaman pangan ini mendapat apresiasi tinggi dari Kepala SMPN 3 Selat, Harini Irawati, S.Pd., MA. Ia tampak hadir langsung menyaksikan hasil jerih payah anak didiknya.

"Saya bangga dan terharu melihat kreativitas anak-anak SMPN 3 Selat. Terima kasih kepada Bapak/Ibu guru pembimbing yang luar biasa," ungkap Harini.

Lebih dari sekadar hasil panen fisik, kegiatan ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai kemandirian. Pihak sekolah berharap pengalaman bercocok tanam ini dapat menjadi bekal keterampilan hidup (life skill) yang berharga bagi para siswa di masa depan, sehingga mereka mampu tumbuh menjadi pribadi yang mandiri serta inovatif dalam memanfaatkan sumber daya yang ada di lingkungan sekitar mereka.



Share:

Arsip


Followers

Recent Comment

`