Gerak Jalan

Gerak Jalan Tradisional menempuh jarak 28 KM dari Markas Besar Komando Djawa (MBKD) Jendral Soedirman Desa Kepurun, Manisrenggo finish di Monumen Juang 45 Joggrangan Klaten.

Juara O2SN SD KALTENG 2015

Hasil O2SN Tingkat SD Cabang Olahraga Tenis Meja Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2005

Juara HUT KORPRI Kapuas

Kejuaraan Tenis Meja dan Sepak Bola Mini dalam Rangka HUT KORPRI Kabupaten Kapuas Tahun 2011

Juara Kelas 9.4

Penerimaan Raport Semester I Tahun Pelajaran 2021/2022

Kejuaraan Tenis Meja Bupati Cup Kapuas

Hasil Kejuaraan Tenis Meja Bupati Cup Kapuas Tahun 2021

Guru Olahraga Menulis

Monday, June 5, 2023

Kompetensi Dasar (KD) Bahasa Indonesia SMP


Kompetensi Dasar (KD) Bahasa Indonesia SMP

1. Kelas VII

2. Kelas VIII

3. Kelas IX

Share:

Kompetensi Dasar (KD) Bahasa Indonesia SMP Kelas VIII

 Kompetensi Dasar (KD) Bahasa Indonesia SMP Kelas VIII

Share:

Kompetensi Dasar (KD) Bahasa Indonesia SMP Kelas VII


Kompetensi Dasar (KD) Bahasa Indonesia SMP Kelas VII
Share:

Kompetensi Dasar (KD) Bahasa Indonesia SMP Kelas IX


Kompetensi Dasar (KD) Bahasa Indonesia SMP Kelas IX
Share:

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Jenjang SMP/MTs

 Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi:

1.    Kompetensi sikap spiritual,

2.    Sikap sosial,

3.    Pengetahuan,

4.    Keterampilan.

Download Kompetensi Pengetahuan (KD 3) dan Kompetensi Keterampilan (KD 4) sebagai berikut.

1. Pendidikan Agama dan Budi Pekerti

2. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

3. Bahasa Indonesia

4. Matematika

5. Ilmu Pengetahuan Alam

6. Ilmu Pengetahuan Sosial

7. Bahasa Inggris

8. Seni Budaya

9. PJOK

10. Prakarya


Share:

PERMENDIKBUD RI NO 37 TAHUN 2018


Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Tahun 2018 
Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 24 Tahun 2016 Tentang Kompetensi Inti Dan Kompetensi Dasar Pelajaran Pada Kurikulum 2013 Pada Pendidikan Dasar Dan Pendidikan Menengah.

Salinan Lampiran Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 37 Tahun2018 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 24 Tahun 2016 Tentang Kompetensi Inti Dan  Kompetensi  Dasar  Pelajaran Pada Kurikulum 2013 Pada Pendidikan Dasar Dan Pendidikan Menengah, sebagai berikut:

1. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Jenjang SD/MI

2. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Jenjang SMP/MTs

3. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Jenjang SMA/MA

 

Share:

Saturday, June 3, 2023

PON: Pesta Olahraga Terbesar sebagai Simbol Persatuan Bangsa

Pekan Olahraga Nasional (PON) merupakan pesta olahraga multievent terbesar di Indonesia yang diselenggarakan setiap empat tahun sekali. Ajang ini bukan sekadar kompetisi fisik untuk meraih medali, melainkan panggung utama bagi para atlet dari seluruh provinsi di Indonesia untuk menunjukkan bakat terbaiknya dan mempererat tali persaudaraan antar-daerah.


Sejarah Singkat: Lahir dari Semangat Perjuangan

Lahirnya PON tidak lepas dari dinamika perjuangan bangsa setelah kemerdekaan. Pada tahun 1946, dibentuklah Persatuan Olahraga Republik Indonesia (PORI) dan Komite Olimpiade Republik Indonesia (KORI). Seiring berjalannya waktu, kedua lembaga ini dilebur dan kini kita mengenalnya sebagai Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

PON pertama kali diselenggarakan pada tanggal 8 hingga 12 September 1948 di Solo, Jawa Tengah. Kala itu, penyelenggaraan PON merupakan bentuk penegasan kedaulatan Indonesia di mata dunia melalui jalur olahraga, sekaligus merespons penolakan keikutsertaan Indonesia di Olimpiade London 1948 karena masalah politik internasional.


Daftar Tuan Rumah PON dari Masa ke Masa

Sejak pertama kali diselenggarakan di Solo, PON telah berpindah dari satu provinsi ke provinsi lain untuk memeratakan pembangunan infrastruktur olahraga di seluruh penjuru negeri. Berikut adalah riwayat tuan rumah PON:

EdisiTahunLokasi Tuan Rumah
I1948Solo, Jawa Tengah
II1951Jakarta
III1953Medan, Sumatera Utara
IV1957Makassar, Sulawesi Selatan
V1961Bandung, Jawa Barat
VI1965Jakarta (Dibatalkan karena G30S/PKI)
VII1969Surabaya, Jawa Timur
VIII1973Jakarta
IX1977Jakarta
X1981Jakarta
XI1985Jakarta
XII1989Jakarta
XIII1993Jakarta
XIV1996Jakarta
XV2000Surabaya, Jawa Timur
XVI2004Palembang, Sumatera Selatan
XVII2008Samarinda, Kalimantan Timur
XVIII2012Pekanbaru, Riau
XIX2016Bandung, Jawa Barat
XX2021Jayapura, Papua (Ditunda dari 2020 karena Pandemi)
XXI2024Aceh & Sumatera Utara (Tuan Rumah Bersama Pertama)

Makna PON bagi Daerah dan Atlet

Penyelenggaraan PON memberikan dampak yang sangat luas, di antaranya:

  1. Pemerataan Infrastruktur: Pembangunan stadion dan fasilitas olahraga standar internasional di berbagai provinsi.

  2. Penjaringan Bakat: Sebagai ajang seleksi utama bagi atlet-atlet nasional yang akan berlaga di kancah internasional seperti SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade.

  3. Ekonomi Lokal: Meningkatkan pariwisata dan ekonomi kreatif di provinsi yang menjadi tuan rumah.

  4. Integrasi Nasional: Mempertemukan ribuan atlet dari latar belakang budaya berbeda dalam satu semangat sportifitas.

Kesimpulan

Sebagai ajang olahraga tertinggi di tingkat nasional, PON terus berevolusi. Dari yang awalnya berpusat di Jakarta, kini PON menyebar ke pelosok Nusantara, mulai dari ujung timur di Papua hingga ujung barat di Aceh. Semangat ini membuktikan bahwa olahraga adalah alat pemersatu bangsa yang paling efektif.

Share:

Arsip


Followers

Recent Comment

`