Gerak Jalan

Gerak Jalan Tradisional menempuh jarak 28 KM dari Markas Besar Komando Djawa (MBKD) Jendral Soedirman Desa Kepurun, Manisrenggo finish di Monumen Juang 45 Joggrangan Klaten.

Juara O2SN SD KALTENG 2015

Hasil O2SN Tingkat SD Cabang Olahraga Tenis Meja Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2005

Juara HUT KORPRI Kapuas

Kejuaraan Tenis Meja dan Sepak Bola Mini dalam Rangka HUT KORPRI Kabupaten Kapuas Tahun 2011

Juara Kelas 9.4

Penerimaan Raport Semester I Tahun Pelajaran 2021/2022

Kejuaraan Tenis Meja Bupati Cup Kapuas

Hasil Kejuaraan Tenis Meja Bupati Cup Kapuas Tahun 2021

Pengaturan Bayaran

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Thursday, July 26, 2018

Mantap…SMPN 3 Selat Wakili Kalteng ke Lomba Sekolah Sehat Nasional

 

KALAMANTHANA, Kuala Kapuas – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Selat Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas mewakili Kalimantan Tengah sebagai peserta Sekolah Sehat Tingkat Nasional Tahun 2018.

Tim penilai sekolah sehat tingkat nasional itu pun pada, Senin (23/7/2018), bertandang ke sekolah ini untuk melakukan survey dan memberikan penilaian. Para tim penilai yang datang saat itu terdiri dari Kementerian Pendidikan, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Agama.

Kedatangan tim penilai di SMPN 3 Kuala Kapuas disambut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kapuas, Hidayatullah, dan Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Harini Irawati beserta para guru.

Dalam sambutannya Harini Irawati menyampaikan ucapan terima kasih kepada dewan juri sekolah sehat tingkat nasional maupun Pemerintah Provinsi Kalteng, karena sekolah yang dipimpinnya itu diberikan kesempatan untuk mewakili Kalteng ke tingkat nasional.

“Kami mengucapkan syukur dan berterima kasih pula kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas atas kerja samanya untuk membangun sekolah ini menjadi sekolah sehat,” ucapnya.

Apabila diberi kesempatan menjadi juara tingkat nasional tahun ini, Harini berharap dapat mengimbaskan aura positif UKS kepada sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Kapuas terutama masyarakar di sekitar sekolah, bagaimana berprilaku hidup sehat dan berakal budi pekerti yang baik dengan harapan masyarakat Kapuas menjadi sehat dan cerdas.

“Terutama kami SMP Negeri 3 Selat mendukung program Pemerintah Kabupaten Kapuas yang mana visi yang ada yaitu menjadikan Kabupaten Kapuas sebagai kabupaten yang cerdas, harati dan sehat. Dan ini juga sama menjadi motto dan harapan dari Provinsi Kalteng,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Juri Mukhlis Cahyo dari Kementerian Pendidikan mengatakan, untuk tahun 2018 sekolah yang ikut sebagai peserta kategori sekolah sehat sebanyak 96 peserta terdiri dari tingkat SD, SMP, SMA.

Adapun dalam pelaksanaannya, terang Mukhlis, dilakukan sebanyak empat tahap dan terakhir apabila dipilih menjadi juara tingkat nasional, pada bulan Oktober akan diundangan ke Jakarta untuk menerima penghargaan.

“Kita akan tunggu hasilnya karena akan dipilih yang terbaik dalam 2 kategori juara yaitu juara terbaik kategori best performance dan kategori upaya atau usaha serta kerja sama dari komponen masyarakat,” ujarnya. (is)

 

Sumber: https://www.kalamanthana.id/2018/07/24/smpn-3-selat-wakili-kalteng-ke-lomba-sekolah-sehat-nasional/

Share:

Tuesday, July 24, 2018

SMPN 3 Selat Wakili Kalteng Sebagai Peserta UKS Tingkat Nasional



MMCKalteng - Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Selat Kuala Kapuas masuk dalam peserta Sekolah Sehat Tingkat Nasional Tahun 2018 yang mewakili Provinsi Kalimantan Tengah. Untuk itu, tim penilai atau Dewan Juri Sekolah Sehat Tingkat Nasional Tahun 2018 baik dari Kementerian Pendidikan, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Agama melakukan survey atau penilaian langsung di SMP Negeri 3 Selat, Senin (23/7) lalu.

Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas yang mana saat itu diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Hidayatullah, dan Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Harini Irawati, S.Pd serta para guru SMPN 3 Selat.

Dalam kunjungan tersebut sebelumnya dilakukan prosesi adat Pantan Bahalai untuk menyambut tamu yang baru pertama kali datang di Kabupaten Kapuas dan disambut dengan tarian adat selamat datang oleh siswi SMPN 3 Selat Kuala Kapuas.

Harini Irawati dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada dewan juri sekolah sehat tingkat nasional maupun Pemerintah Provinsi Kalteng, karena SMPN 3 Selat diberikan kesempatan untuk mewakili Kalteng ke tingkat nasional.

“Kami mengucapkan syukur dan berterima kasih pula kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas atas kerja samanya untuk membangun sekolah ini menjadi sekolah sehat,” ucapnya.

Ia juga memberikan penghargaan dan apresiasi atas kerja sama yang terjalin diantara guru-guru dan siswa serta dalam mempersiapkan sekolah menjadi peserta Sekolah Sehat Tingkat Nasional. Lebih lanjut, ia mengungkapkan SMPN 3 Selat memiliki mitra kerja dengan perusahaan PT PAMA PERSADA yaitu perusahaan batu bara dari Buhut, yang mana selalu membantu pihak sekolah dalam membangun sekolah menjadi sekolah sehat.

“Kami berharap kerja sama ini tidak akan berhenti sampai disini saja, ada kesepakatan yang berkesinambungan karena sebagai informasi pula bahwa bulan depan sekolah kami mewakili Kalteng menjadi sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional,” ungkapnya.

Apabila diberi kesempatan menjadi juara tingkat nasional tahun 2018, ia berharap dapat mengimbaskan aura positif UKS (Unit Kesehatan Siswa) itu kepada sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Kapuas terutama masyarakat di sekitar sekolah, bagaimana berperilaku hidup sehat dan berakal budi pekerti yang baik dengan harapan masyarakat Kapuas menjadi sehat dan cerdas.

“Terutama kami SMP Negeri 3 Selat mendukung program Pemerintah Kabupaten Kapuas yang mana visi yang ada yaitu menjadikan Kabupaten Kapuas sebagai Kabupaten yang cerdas, harati dan sehat. Dan ini juga sama menjadi motto dan harapan dari Provinsi Kalteng,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Juri Mukhlis Cahyo dari Kementerian Pendidikan mengatakan untuk tahun 2018 sekolah yang ikut sebagai peserta kategori sekolah sehat sebanyak 96 peserta terdiri dari tingkat SD, SMP, SMA.

Ia mengatakan, pelaksanaan dilakukan sebanyak empat tahap dan terakhir apabila dipilih menjadi juara tingkat nasional, pada bulan Oktober akan diundangan ke Jakarta untuk menerima penghargaan.

Mukhlis mengatakan, SMPN 3 Selat sudah masuk dalam kategori sekolah sehat tingkat nasional karena dipilih oleh daerah sebagai peserta yang mewakili Provinsi Kalteng ke tingkat nasional. “Kita akan tunggu hasilnya karena akan dipilih yang terbaik dalam 2 kategori juara yaitu juara terbaik kategori best performance dan kategori upaya atau usaha serta kerja sama dari komponen masyarakat,”terangnya.

Ia berharap sekolah yang dijadikan sebagai peserta sekolah terbaik tingkat nasional dapat menjadi dampak yang baik dalam hal menjadi UKS percontohan bagi sekolah lain. “Sebetulnya SMPN 3 sudah menjadi juara nasional karena dipilih oleh provinsi dan dipercayakan mewakili tingkat nasional, hanya dari nasional kita pilih yang mana yang terbaik,” tutur Mukhlis. (hmskominfo)

 

sumber: https://mmc.kalteng.go.id/berita/read/2361/smpn-3-selat-wakili-kalteng-sebagai-peserta-uks-tingkat-nasional

Share:

Saturday, July 7, 2018

Boneka: Lebih dari Sekadar Mainan, Menjadi Media Pembelajaran Kreatif

Boneka telah menjadi bagian dari peradaban manusia sejak ribuan tahun lalu. Dari sekadar benda ritual di zaman Mesir Kuno hingga menjadi mainan modern yang canggih, boneka tetap memiliki daya tarik tersendiri. Namun, tahukah Anda bahwa boneka juga merupakan alat peraga yang sangat efektif dalam dunia pendidikan?

Memahami Apa Itu Boneka

Secara umum, terdapat beberapa pengertian mengenai boneka yang perlu kita ketahui:

  • Menurut KBBI: Boneka adalah tiruan anak untuk permainan atau sering disebut anak-anakan.

  • Secara Universal: Boneka adalah sejenis mainan yang berbentuk macam-macam, terutama manusia, hewan, atau tokoh fiksi. Sebagai salah satu mainan tertua di dunia, boneka telah ditemukan sejak zaman Yunani dan Romawi kuno, meski fungsi dan bahannya terus berevolusi.

Secara khusus dalam dunia pendidikan, boneka didefinisikan sebagai model perbandingan yang meniru bentuk manusia atau binatang. Boneka bukan lagi sekadar benda diam, melainkan media pembelajaran yang interaktif melalui metode sandiwara atau pementasan.


Macam-Macam Boneka untuk Media Pembelajaran

Penggunaan boneka dalam kelas dapat menghidupkan suasana dan membantu siswa memahami materi dengan lebih menyenangkan. Berikut adalah lima jenis boneka yang umum digunakan sebagai media pembelajaran:

1. Boneka Jari (Finger Puppets)

Boneka ini dibuat dengan ukuran kecil untuk dimasukkan ke jari-jari tangan. Biasanya terbuat dari kain flanel atau wol. Media ini sangat efektif untuk bercerita (storytelling) dengan banyak karakter sekaligus karena satu tangan bisa memainkan lima tokoh berbeda.

2. Boneka Tangan (Hand Puppets)

Jenis ini dimainkan dengan cara memasukkan tangan ke dalam badan boneka. Biasanya, ibu jari dan jari kelingking berfungsi sebagai tangan boneka, sementara jari lainnya menggerakkan bagian kepala. Boneka tangan sangat populer untuk membangun komunikasi dua arah dengan siswa.

3. Boneka Tongkat (Rod Puppets)

Sesuai namanya, boneka ini dimainkan dengan bantuan tongkat kecil yang terhubung ke tangan atau tubuh boneka. Gerakannya lebih terbatas dibanding boneka tangan, namun sangat baik untuk pertunjukan panggung yang membutuhkan postur tubuh boneka yang tegak.

4. Boneka Tali (Marionette)

Boneka ini digerakkan dengan menggunakan tali atau benang yang dihubungkan ke bilah kayu di bagian atas. Memainkan marionette membutuhkan keterampilan khusus agar gerakan boneka terlihat luwes dan hidup.

5. Boneka Bayang-Bayang (Shadow Puppets)

Di Indonesia, kita mengenalnya seperti wayang kulit. Boneka ini dimainkan di belakang layar kain dengan cahaya lampu dari belakang. Siswa hanya melihat bayangannya saja. Media ini sangat kuat dalam menciptakan suasana dramatis dan melatih imajinasi siswa.


Mengapa Menggunakan Boneka dalam Belajar?

Menggunakan boneka sebagai "model perbandingan" memiliki berbagai manfaat, di antaranya:

  • Meningkatkan Konsentrasi: Siswa cenderung lebih fokus memperhatikan tokoh boneka daripada hanya mendengarkan ceramah guru.

  • Mengembangkan Imajinasi: Siswa diajak masuk ke dalam dunia cerita yang sedang dipentaskan.

  • Melatih Keterampilan Sosial: Melalui sandiwara boneka, siswa dapat belajar tentang empati, etika, dan cara berkomunikasi melalui karakter yang dimainkan.

Kesimpulan Boneka bukan hanya benda mati penghias kamar. Dengan sedikit kreativitas, boneka bisa bertransformasi menjadi guru yang menyenangkan di dalam kelas, membantu menyampaikan pesan moral dan materi pelajaran dengan cara yang tak terlupakan.g

Share:

Tuesday, May 22, 2018

Waspada Lonjakan Kasus DBD: Kenali Ciri Nyamuk Penular dan Langkah Pencegahannya

KABUPATEN KAPUAS – Memasuki musim penghujan, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan dapat berakibat fatal jika tidak segera ditangani.

Mengenal Musuh di Sekitar Kita: Nyamuk Aedes aegypti

Nyamuk penular DBD memiliki karakteristik khusus yang berbeda dengan nyamuk biasa. Masyarakat perlu mengenali ciri-cirinya agar dapat melakukan antisipasi:

  • Tampilan Fisik: Tubuh berwarna hitam dengan loreng-loreng putih (belang) di sekujur tubuhnya.

  • Waktu Menggigit: Aktif menghisap darah pada pagi hari dan sore hari.

  • Tempat Bersarang: Nyamuk ini justru menyukai genangan air jernih di dalam atau sekitar rumah, bukan di air keruh seperti got. Bak mandi, vas bunga, dan tempat minum burung menjadi lokasi favorit mereka bertelur.

  • Daya Jelajah: Mampu terbang hingga radius 100 meter dan bertahan hidup rata-rata selama 2 minggu hingga 3 bulan.

Siklus Penularan yang Cepat

Penularan terjadi saat nyamuk menggigit penderita DBD, sehingga virus ikut terhisap ke perut nyamuk. Dalam waktu 8 hari, virus tersebut matang di tubuh nyamuk. Saat nyamuk yang sama menggigit orang sehat, virus berpindah dan menyebabkan orang tersebut jatuh sakit. Penyakit ini sangat berisiko menyerang wilayah padat penduduk, terutama saat populasi nyamuk meningkat di musim hujan.

Gejala yang Harus Diwaspadai

Masyarakat diminta segera mengenali tanda-tanda awal DBD sebelum kondisi memburuk:

  1. Panas tinggi mendadak.

  2. Bintik merah pada kulit yang tidak hilang saat ditekan.

  3. Nyeri ulu hati atau sakit perut.

  4. Gejala perdarahan seperti mimisan, muntah darah, atau BAB berdarah.

  5. Kondisi Parah: Penderita gelisah, serta ujung tangan dan kaki terasa dingin dan berkeringat (tanda syok).

Pertolongan Pertama dan Tindakan Cepat

Jika ditemukan anggota keluarga dengan gejala di atas, lakukan langkah berikut:

  • Beri minum air putih sebanyak mungkin.

  • Segera bawa ke fasilitas kesehatan terdekat.

  • Lapor kepada Ketua RT/Lurah setempat agar dapat dilakukan gerakan kebersihan lingkungan secara massal.

Cegah dengan "4M Plus"

Pemerintah menekankan bahwa cara paling efektif memutus rantai penularan adalah dengan gerakan 4M Plus:

  1. Menguras tempat penampungan air secara rutin.

  2. Menutup rapat semua wadah air.

  3. Memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menampung air.

  4. Memantau jentik nyamuk di lingkungan sekitar.

Langkah Plus Tambahan:

  • Hindari kebiasaan menggantung baju di dalam rumah (tempat nyamuk hinggap).

  • Pelihara ikan pemakan jentik di kolam.

  • Gunakan obat anti nyamuk atau kelambu untuk mencegah gigitan.

Mari bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Ingat, mencegah lebih baik daripada mengobati!

Share:

Tuesday, January 2, 2018

RPP PJOK SMP Kelas VII Kurikulum 2013


Berikut perangkat mengajar mata pelajaran PJOK SMP Kelas 7. Semoga bisa menjadi inspirasi bagi ibu dan bapak guru dalam menyusun perangakat mengajar di sekolah masing-masing. 

Share:

Saturday, November 11, 2017

Bertemu Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang

image

Perjalanan pulang Kang Mardi dari Solo menuju Banjarmasin tidak terduga menjadi sebuah momen yang membanggakan dan mengesankan. Di Bandara Adi Sumarno Surakarta, secara tak terduga,  bertemu dengan sosok yang sangat dikenal dan dihormati, Bapak Teras Narang, anggota DPD RI periode 2019-2024. Pertemuan ini bukanlah suatu kebetulan biasa, mengingat Bapak Teras Narang memiliki sejarah yang panjang dan berpengaruh di Kalimantan Tengah, menjabat sebagai Gubernur selama dua periode, dari tahun 2005 hingga 2015.

Kehadiran Bapak Teras Narang di Solo ternyata dalam rangka menghadiri resepsi pernikahan putri Presiden RI, Joko Widodo. Hal ini menambah nilai historis dan kebanggaan bagi kang mardi yang tergabung dalam kontingen PORNAS KORPRI Kalimantan Tengah, yang secara tidak langsung menjadi bagian dari momen penting tersebut. Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi kesempatan berharga untuk menyapa dan berbincang dengan salah satu tokoh penting Kalimantan Tengah, namun juga menjadi momen untuk berbagi kebahagiaan dalam suasana yang penuh gembira dan persaudaraan.

Momen tak terduga ini menjadi kenangan yang akan selalu dikenang oleh Kang Mardi dan seluruh anggota kontingen PORNAS KORPRI Kalimantan Tengah. Pertemuan dengan Bapak Teras Narang bukan hanya menambah semangat mereka dalam perjalanan pulang, namun juga mengingatkan pada pentingnya menjaga hubungan baik dan kekompakan, serta menghargai setiap momen yang terjadi dalam perjalanan hidup, sekecil apa pun itu.

Share:

Bertemu Roy Martin


Malam itu, setelah menunaikan sholat magrib, Kang Mardi bersama tim PORNAS KORPRI Provinsi Kalimantan Tengah bersiap meninggalkan Hotel Lynn. Kami berencana berangkat menuju Bandar Adi Sumarno menggunakan bus yang telah disediakan. Suasana di dalam bus terasa sangat meriah. Beberapa anggota tim asyik bermain game, sementara yang lainnya menikmati sesi karaoke di bus. Tawa dan nyanyian mengisi perjalanan yang memakan waktu kurang lebih satu jam tersebut.

Sesampainya di Bandar Adi Sumarno, suasana bandara tampak berbeda dari biasanya. Aparat keamanan terlihat bersiaga lebih ketat. Rupanya, keamanan diperketat karena banyak pejabat negara, tokoh politik, dan artis yang datang untuk menghadiri undangan pernikahan putri Presiden Joko Widodo di kota Solo. Keramaian ini menambah suasana menjadi semakin hidup dan penuh antusiasme.

Di tengah kerumunan, ketika artis terkenal Roy Marten tiba, Kang Mardi dan rekan-rekannya berhasil mendapatkan kesempatan untuk berfoto bersama. Momen itu menjadi sangat berharga karena Roy Marten terkenal dengan sikapnya yang sangat bersahabat dan ramah. Senyum dan sapaan hangat dari Roy Marten membuat momen tersebut terasa sangat spesial bagi Kang Mardi dan teman-teman. Ini merupakan salah satu kenangan yang tak akan terlupakan, sebuah pengalaman yang menyenangkan dan penuh kesan.


Share:

Arsip


Followers

Recent Comment

`