KUALA KAPUAS (14 Maret 2026) — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kapuas menyelenggarakan kegiatan penguatan Moderasi Beragama guna memupuk kerukunan di tengah keberagaman masyarakat. Kegiatan ini berlangsung khidmat di aula kantor Kemenag setempat dengan menghadirkan berbagai elemen masyarakat.
Di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks, moderasi beragama dipandang bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendasar bagi bangsa. Pelatihan ini memfokuskan pada lima pilar utama yang menjadi pondasi kerukunan umat.
Fokus Utama Pelatihan
Dalam rangkaian sesi diskusi dan pemaparan materi, terdapat beberapa poin krusial yang ditekankan kepada para peserta:
Menghargai Keberagaman: Mempertebal rasa toleransi antarumat beragama sebagai kekayaan bangsa.
Pemahaman Konsep: Mendalami hakikat moderasi agar masyarakat tidak terjebak dalam pemikiran yang kaku.
Melawan Radikalisme: Mengidentifikasi serta mengatasi bibit-bibit ekstremisme yang dapat memecah belah persatuan.
Dialog Konstruktif: Membangun ruang komunikasi yang sehat untuk menyelesaikan perbedaan melalui musyawarah.
Kesadaran Harmoni: Meningkatkan kepekaan sosial demi terciptanya kedamaian yang berkelanjutan
Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat Kapuas. Dengan pemahaman yang lebih baik, diharapkan muncul semangat untuk saling menjaga dan menghormati, sehingga tercipta tatanan masyarakat yang lebih harmonis dan damai.
"Moderasi beragama adalah kunci untuk menjaga kemajemukan kita. Dengan dialog dan komunikasi yang baik, kita bisa mencegah gesekan dan membangun kerukunan yang berkelanjutan," ujar perwakilan Kemenag Kapuas dalam sambutannya.






0 comments:
Post a Comment