KAPUAS, 26 Februari 2026 – Memasuki hari ketiga pelaksanaan Pesantren Ramadhan, suasana di SMPN 3 Selat tampak berbeda dari biasanya. Ratusan siswa berkumpul dengan penuh semangat untuk mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan yang ditutup dengan berbagai perlombaan bakat islami.
Awali Hari dengan Spiritualitas
Kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan khidmat. Seluruh peserta didik mengawali agenda dengan Tadarus Al-Qur'an bersama, yang kemudian dilanjutkan dengan ibadah Shalat Dhuha berjamaah. Rangkaian pembuka ini bertujuan untuk memperkuat karakter religius siswa sebelum memasuki sesi kompetisi.
Ajang Pembuktian Bakat dan Kepercayaan Diri
Acara utama pada hari ketiga ini adalah panggung lomba bagi para siswa. Berbagai cabang lomba digelar untuk mengakomodasi minat dan bakat yang beragam, di antaranya:
Lomba Adzan: Menguji kemerduan suara dan kefasihan makhraj.
Membaca Al-Qur'an (Tilawah): Menampilkan lantunan ayat suci dengan teknik yang benar.
Hafalan Surat Pendek (Tahfidz): Mengasah daya ingat dan kelancaran hafalan juz amma.
Kaligrafi: Menyalurkan kreativitas seni visual islami di atas kertas.
Ceramah 7 Menit (Kultum): Melatih kemampuan publik speaking dan penguasaan materi agama.
Para peserta terlihat sangat antusias. Meski tampil di depan teman sebaya dan dewan juri, siswa-siswi SMPN 3 Selat menunjukkan kepercayaan diri yang luar biasa saat tampil di atas panggung maupun saat merangkai garis kaligrafi.
Membangun Karakter Generasi Qur'ani
Pihak sekolah menegaskan bahwa tujuan utama dari rangkaian lomba ini bukan sekadar mencari pemenang, melainkan sebagai wadah pengembangan bakat siswa.
"Kegiatan ini adalah sarana bagi siswa untuk berani tampil dan menggali potensi diri yang mungkin selama ini belum terlihat di kelas reguler," ujar salah satu panitia pelaksana.
Dengan adanya Pesantren Ramadhan ini, diharapkan siswa tidak hanya mendapatkan ilmu secara teoretis, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam bentuk kreativitas dan prestasi yang membanggakan.







0 comments:
Post a Comment