Gerak Jalan

Gerak Jalan Tradisional menempuh jarak 28 KM dari Markas Besar Komando Djawa (MBKD) Jendral Soedirman Desa Kepurun, Manisrenggo finish di Monumen Juang 45 Joggrangan Klaten.

Juara O2SN SD KALTENG 2015

Hasil O2SN Tingkat SD Cabang Olahraga Tenis Meja Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2005

Juara HUT KORPRI Kapuas

Kejuaraan Tenis Meja dan Sepak Bola Mini dalam Rangka HUT KORPRI Kabupaten Kapuas Tahun 2011

Juara Kelas 9.4

Penerimaan Raport Semester I Tahun Pelajaran 2021/2022

Kejuaraan Tenis Meja Bupati Cup Kapuas

Hasil Kejuaraan Tenis Meja Bupati Cup Kapuas Tahun 2021

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Wednesday, August 21, 2013

Kingsoft Office 2014


Kingsoft Office 2014 sebuah aplikasi office yang interface mirip dengan Microsoft Office. Yang menarik dari Kingsoft Office 2014 adalah freeware alias gratis. Bagi pengguna yang sudah terbiasa dengan Microsoft office, tidak akan bingung dengan tampilan Kingsoft Office 2014 yang nyaris sama persis.
download file kingsoft office 2014
Share:

Mengatasi Windows 8 Blank Screen

Sebuah operating sistem bernama Windows 8  diluncurkan oleh microsoft. Iklan yang gencar di TV dan penampilan yang lain dibandingkan windows versi sebelumnya membuat saya ingin mencoba windows 8.
Memang dari segi penampilan Windows 8 lebih menarik dibandingkan windows sebelumnya. Dengan tampilan di desain seperti tampilan Handphone smart.
Namun ketika Install antivirus ada masalah dengan loading windows. Terjadi layar hitam alias "blank screen". Dengan menekan tombol "alt + del + ctrl" di task manager tekan tombol "restart". Windows dapat loading dengan baik. Tetapi setelah "shutdown" saya akan menghidupkan komputer terjadi blank screen lagi. Setelah googling ternyata banyak kawan yang menggunakan windows 8 ketika di isntall anti virus terjadi blank screen.
Ternyata solusin blank screen dengan Uninstall anti virus yang terpasang di komputer. Dan komputer pun lancar seperti semula. Baru tahu juga kalau tenyata di windows 8 sudah ada anti virus bawaan yang bernama "windows defender"

Share:

Friday, August 2, 2013

Tips Merawat Laptop biar awet

Dalam menggunakan laptop atau netbook, terkadang ada hal-hal yang kurang dimengerti yang dapat berakibat terganggunya kinerja laptop atau netbook. laptop atau notebook merupakan barang elektronika yang memerlukan perawatan khusus dalam penggunaanya dibanding perawatan Komputer PC.
Tips menggunakan Laptop atau Notebook
1. Gunakan Laptop/Notebook seperlunya atau saat memang dibutuhkan. Penggunaan Laptop tidak bisa disamakan dengan Komputer PC terutama dalam hal daya tahan pada pemakaian terus menerus apalagi untuk Game.
2. Hindari penggunaan cover laptop atau pelindung keyboard dan jangan menggunkan laptop pada alas yang empuk atau yang tidak rata. misalnya karpet kasar, busa, selimut, kasur, bantal, guling dsb. karena dapat mengganggu sirkulasi udara di bawah laptop.
3. Hindarkan laptop/notebook dari cahaya langsung matahari atau cari tempat yang teduh bebas dan bersih bebas dari debu.
4. Jangan menggunakan laptop dengan dipangku karena lubang sirkulasi udara biasanya berada tepat di atas paha (sirkulasi tersumbat)
5. Jauhkan laptop/notebook dari air, medan magnet/listrik,
6. Cari posisi yang datar, rata, aman, stabil dan jauhi getara, hentakan dan benturan.
7. Jangan memindahkan laptop/notebook pada posisi menyala, kalaupun terpaksa pindahkan dengan hati-hati.
8. Jangan gunakan laptop/notebook sambil mengisi battery (recharged) apalagi kondisi battery kosong 10%. Silahkan gunakan laptop/notebook sambil di recharged setelah battery terisi 50%
Share:

Wednesday, June 26, 2013

Kolam Renang Gelanggang Remaja Banjarmasin

2013-06-25 11.20.38

2013-06-25 13.59.05

2013-06-25 12.55.33Banjarmasin, 25 Juni 2013 liburan sekolah pergi ke DM Banjarmsin dan ke kolam renang Gelanggang Remaja Banjarmasin.
Share:

Thursday, May 30, 2013

Penyuluhan Kesehatan Kesehatan Bagi Siswa SD

image

KUALA KAPUAS (30/5/2013) – Dalam upaya menciptakan generasi muda yang sehat dan kuat, Puskesmas Selat melaksanakan kunjungan penyuluhan kesehatan ke SDN 8 Selat Hilir pada Kamis pagi. Kegiatan ini difokuskan bagi siswa-siswi kelas 3, 4, dan 5 sebagai bagian dari program edukasi kesehatan sekolah.

Hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan tersebut adalah dr. Tonun Irawati Panjaitan. Di hadapan puluhan siswa, beliau memaparkan materi penting mengenai pola hidup bersih dan sehat serta cara menjaga kebugaran tubuh sejak usia dini.

Fokus pada Kesehatan Anak Didik

Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan para anak didik secara menyeluruh. Dengan pemahaman kesehatan yang baik, diharapkan para siswa dapat terhindar dari berbagai penyakit yang sering menyerang anak usia sekolah, sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan lebih maksimal.

"Edukasi kesehatan sejak tingkat SD sangat krusial. Kami ingin anak-anak memiliki kesadaran mandiri untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan mereka," ujar dr. Tonun di sela-sela kegiatan.

Antusiasme Siswa

Para siswa dari kelas 3 hingga kelas 5 tampak antusias mengikuti jalannya penyuluhan. Materi disampaikan secara interaktif, memungkinkan para siswa untuk bertanya langsung mengenai tips kesehatan sehari-hari.

Pihak SDN 8 Selat Hilir menyambut baik inisiatif dari Puskesmas Selat ini. Kunjungan rutin seperti ini dinilai sangat bermanfaat dalam mendukung program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan memastikan tumbuh kembang siswa terpantau dengan baik.

Share:

Sunday, May 19, 2013

Lari, Lompat, dan Loncat: Memahami Perbedaan Mendasar dalam Gerak Lokomotor

Dalam aktivitas fisik sehari-hari maupun cabang olahraga atletik, kita sering mendengar istilah lari, lompat, dan loncat. Meski sekilas terlihat serupa karena sama-sama melibatkan perpindahan tempat dan gerakan kaki, ketiganya memiliki definisi teknis dan mekanisme gerak yang sangat berbeda.

Memahami perbedaan ini sangat penting, terutama bagi siswa dan praktisi olahraga, agar dapat melakukan teknik gerakan dengan benar dan meminimalisir risiko cedera.


1. Pengertian Lari

Lari adalah pengembangan dari gerakan jalan. Perbedaan utamanya terletak pada fase layang. Jika pada saat berjalan salah satu kaki selalu menyentuh tanah, maka pada saat lari ada saat di mana kedua kaki tidak menyentuh tanah (fase melayang). Lari dilakukan dengan kecepatan tinggi dan koordinasi antara ayunan lengan serta langkah kaki yang sinkron.

2. Pengertian Lompat

Seringkali istilah lompat tertukar dengan loncat, padahal tumpuannya berbeda.

Lompat adalah suatu gerakan mengangkat tubuh dari satu titik ke titik lain dengan menggunakan tumpuan satu kaki dan mendarat dengan kedua kaki (atau salah satu kaki secara bergantian).

Contoh dalam olahraga: Lompat Jauh, Lompat Tinggi, dan Lompat Jangkit.

3. Pengertian Loncat

Istilah loncat merujuk pada kekuatan tolakan yang lebih seimbang dari kedua sisi tubuh.

Loncat adalah suatu gerakan mengangkat tubuh dari suatu titik ke titik yang lain dengan menggunakan tumpuan dua kaki secara bersamaan dan mendarat dengan kedua kaki pula.

Contoh dalam olahraga: Loncat Indah, Loncat Harimau, atau gerakan loncat katak.


Tabel Perbedaan: Lompat vs Loncat

Untuk memudahkan pemahaman, berikut adalah tabel perbandingannya:

KarakteristikLompatLoncat
Kaki Tumpu (Tolakan)Satu kaki terkuatDua kaki secara bersamaan
Arah GerakanUmumnya ke depan atau ke atasUmumnya ke atas atau ke depan
PendaratanBisa satu atau dua kakiDua kaki bersamaan
Contoh GerakLompat jauh, melompati paritLoncat indah, loncat tali

Mengapa Perbedaan Ini Penting?

Pembedaan ini bukan sekadar masalah bahasa, melainkan menyangkut distribusi beban tubuh.

  • Pada gerakan lompat, satu kaki tumpu harus memiliki kekuatan otot dan keseimbangan yang sangat kuat karena memikul seluruh beban tubuh saat menolak.

  • Pada gerakan loncat, beban terbagi rata di kedua kaki, yang biasanya menghasilkan daya dorong vertikal (ke atas) yang lebih stabil.

Kesimpulan

Singkatnya, cara termudah untuk mengingatnya adalah dengan melihat jumlah kaki saat menolak (lepas landas). Jika menggunakan satu kaki, itu disebut lompat. Jika menggunakan dua kaki secara bersamaan, itu disebut loncat. Sementara lari adalah perpindahan cepat yang memiliki fase melayang di setiap langkahnya.

Share:

Saturday, April 20, 2013

Mengenal Hewan Peliharaan: Manfaat, Kesenangan, dan Risiko yang Harus Diwaspadai

Hewan peliharaan adalah hewan yang dipelihara dan hidup berdampingan dengan manusia. Secara umum, masyarakat memelihara hewan karena dua alasan utama: untuk dimanfaatkan hasilnya (seperti ayam, bebek, sapi, dan kambing) atau sekadar untuk hobi dan kesenangan hati (seperti kucing, anjing, dan burung).

Namun, di balik kelucuan dan manfaatnya, beberapa hewan peliharaan memiliki potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan bahkan nyawa jika kita tidak waspada.


Jenis Hewan yang Perlu Diwaspadai

Ada beberapa hewan yang pada dasarnya memiliki sifat liar dan dapat menyerang dengan cara mencakar atau menggigit jika merasa terganggu, yaitu:

1. Anjing

Meskipun anjing dikenal sebagai sahabat manusia yang setia dan jinak, kita tidak boleh lengah. Anjing tetap memiliki naluri sebagai binatang buas.

  • Risiko: Jika merasa terancam, anjing akan menggonggong dan menggigit.

  • Bahaya Utama: Selain infeksi luka, gigitan anjing sangat berisiko menularkan Rabies (Penyakit Anjing Gila) yang menyerang sistem saraf dan bisa berakibat fatal.

2. Kucing

Kucing adalah hewan yang sangat populer karena tingkahnya yang menggemaskan dan kemampuannya memburu tikus. Namun, ada beberapa risiko kesehatan yang menyertainya:

  • Rabies: Sama seperti anjing, gigitan atau cakaran kucing juga dapat menularkan virus rabies.

  • Toksoplasma: Penyakit ini disebabkan oleh parasit yang hidup di usus kucing. Bibit penyakit keluar melalui kotoran kucing dan bisa bertahan di tanah yang lembap. Penularan terjadi melalui lalat yang hinggap di makanan atau tangan yang kotor setelah berkebun di tanah yang tercemar. Bahaya utama penyakit ini adalah gangguan pada alat reproduksi baik pria maupun wanita.

  • Alergi & Asma: Bulu kucing merupakan pemicu alergi yang kuat. Bagi penderita penyakit asma, bulu kucing dapat menyebabkan kekambuhan sesak napas yang hebat.

3. Kera

Kera termasuk hewan yang jarang dipelihara karena statusnya yang banyak dilindungi oleh pemerintah.

  • Risiko: Kera memiliki gerakan yang lincah dan agresif. Mereka cenderung mencakar dan menggigit jika orang asing mendekat.

  • Bahaya Utama: Gigitan kera memiliki risiko penularan penyakit yang sama bahayanya dengan anjing dan kucing, termasuk risiko Rabies.


Langkah Aman Memelihara Hewan

Agar kita tetap aman saat berinteraksi dengan hewan peliharaan, perhatikan langkah-langkah berikut:

  1. Vaksinasi: Pastikan hewan peliharaan Anda mendapatkan vaksinasi rabies secara rutin.

  2. Jaga Kebersihan: Selalu cuci tangan setelah memegang hewan atau membersihkan kandangnya. Gunakan sarung tangan saat berkebun.

  3. Jangan Mengganggu: Hindari mengganggu hewan saat mereka sedang makan, tidur, atau mengasuh anaknya.

  4. Kebersihan Kandang: Buanglah kotoran hewan di tempat yang aman agar tidak dihinggapi lalat atau mencemari tanah.

Kesimpulan

Memelihara hewan adalah kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat. Namun, pengetahuan tentang risiko penyakit dan sifat asli hewan sangat penting agar kebahagiaan memiliki hewan peliharaan tidak berubah menjadi bencana bagi kesehatan kita dan keluarga.

Share:

Arsip


Followers

Recent Comment

`