KAPUAS – Suasana penuh antusiasme menyelimuti lingkungan SMP Negeri 3 Selat pada Jumat (30/1/2026). Para siswa, didampingi oleh guru pembimbing, melaksanakan panen raya ubi jalar. Kegiatan ini merupakan puncak dari pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) yang telah dirintis sejak awal semester I, tepatnya pada bulan Agustus 2025 lalu.
Panen ini menjadi bukti nyata ketekunan para siswa dalam merawat tanaman selama kurang lebih lima bulan terakhir. Menariknya, metode penanaman yang diterapkan mengusung konsep ramah lingkungan dan efisiensi lahan.
Koordinator Pembelajaran Project, Yuliana, S.Pd., menjelaskan teknis pelaksanaan proyek ini. Ia memaparkan bahwa siswa diajarkan untuk memanfaatkan limbah wadah sebagai media tanam.
"Bibit ditanam di dalam karung dan bekas sak semen. Project based learning yang ditanam adalah ubi dan cabe," jelas Yuliana di sela-sela kegiatan panen.
Keberhasilan para siswa dalam membudidayakan tanaman pangan ini mendapat apresiasi tinggi dari Kepala SMPN 3 Selat, Harini Irawati, S.Pd., MA. Ia tampak hadir langsung menyaksikan hasil jerih payah anak didiknya.
"Saya bangga dan terharu melihat kreativitas anak-anak SMPN 3 Selat. Terima kasih kepada Bapak/Ibu guru pembimbing yang luar biasa," ungkap Harini.
Lebih dari sekadar hasil panen fisik, kegiatan ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai kemandirian. Pihak sekolah berharap pengalaman bercocok tanam ini dapat menjadi bekal keterampilan hidup (life skill) yang berharga bagi para siswa di masa depan, sehingga mereka mampu tumbuh menjadi pribadi yang mandiri serta inovatif dalam memanfaatkan sumber daya yang ada di lingkungan sekitar mereka.






0 comments:
Post a Comment