
Turun dari Bus sudah dijemput Pak Wito kemudian melanjutkan perjalanan ke rumah beliau sekitar 5 KM.
Gerak Jalan Tradisional menempuh jarak 28 KM dari Markas Besar Komando Djawa (MBKD) Jendral Soedirman Desa Kepurun, Manisrenggo finish di Monumen Juang 45 Joggrangan Klaten.
Hasil O2SN Tingkat SD Cabang Olahraga Tenis Meja Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2005
Kejuaraan Tenis Meja dan Sepak Bola Mini dalam Rangka HUT KORPRI Kabupaten Kapuas Tahun 2011
Penerimaan Raport Semester I Tahun Pelajaran 2021/2022
Hasil Kejuaraan Tenis Meja Bupati Cup Kapuas Tahun 2021

KAPUAS (20/7) – Ancaman penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (Napza) yang kian masif hingga ke tingkat desa memicu kekhawatiran berbagai pihak. Merespons kondisi tersebut, SMPN 3 Selat menggelar kegiatan sosialisasi edukatif yang melibatkan tenaga medis dan jajaran Polres Kapuas guna memberikan pemahaman dini kepada para siswa.
Kepala SMPN 3 Selat, Harini Irawati, S.Pd., menegaskan bahwa sekolah memiliki tanggung jawab besar dalam memproteksi siswa dari pengaruh zat terlarang. Ia berharap melalui pemaparan langsung dari para ahli, siswa dapat membentengi diri dari pergaulan negatif.
"Kami berharap siswa SMPN 3 Selat nantinya mengerti bahaya penyalahgunaan Napza setelah menyimak paparan dari narasumber. Ini adalah langkah nyata kami dalam melindungi generasi penerus," ujar Harini.
Dalam sesi materi kesehatan, dr. Wahyudi menjelaskan secara mendalam mengenai mekanisme kerusakan tubuh akibat zat adiktif. Ia menekankan bahwa Napza bukan sekadar obat terlarang, melainkan zat kimia yang merusak sistem saraf.
"Napza merupakan zat kimiawi yang bila diminum, dihisap, dihirup, disedot, maupun disuntik, dapat memengaruhi kesehatan seseorang dan menimbulkan kecanduan. Oleh sebab itu, pemahaman akan bahaya buruk Napza mesti diketahui sehingga diharapkan masyaraka
Tak hanya dari sisi kesehatan, para siswa juga dibekali pemahaman hukum oleh Kasat Reskrim Polres Kapuas. Dalam paparannya, pihak kepolisian menjelaskan regulasi ketat mengenai Napza serta menampilkan realitas pahit yang dialami oleh para korban penyalahgunaan zat tersebut sebagai pembelajaran bagi siswa.
Sebagai pelengkap kegiatan, sosialisasi ini juga menyasar pada aspek keselamatan di jalan raya. Tono dari Satlantas Polres Kapuas hadir menyampaikan materi mengenai tata cara berlalu lintas yang benar. Edukasi ini dinilai penting mengingat banyaknya pelajar yang mulai bersentuhan dengan kendaraan bermotor di ruang publik.
Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk karakter siswa SMPN 3 Selat yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga sadar akan kesehatan, patuh hukum, dan tertib dalam berlalu lintas.