Gerak Jalan

Gerak Jalan Tradisional menempuh jarak 28 KM dari Markas Besar Komando Djawa (MBKD) Jendral Soedirman Desa Kepurun, Manisrenggo finish di Monumen Juang 45 Joggrangan Klaten.

Juara O2SN SD KALTENG 2015

Hasil O2SN Tingkat SD Cabang Olahraga Tenis Meja Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2005

Juara HUT KORPRI Kapuas

Kejuaraan Tenis Meja dan Sepak Bola Mini dalam Rangka HUT KORPRI Kabupaten Kapuas Tahun 2011

Juara Kelas 9.4

Penerimaan Raport Semester I Tahun Pelajaran 2021/2022

Kejuaraan Tenis Meja Bupati Cup Kapuas

Hasil Kejuaraan Tenis Meja Bupati Cup Kapuas Tahun 2021

Marhaban Ya Ramadhan 1447 H

Thursday, February 22, 2024

Fakta-Fakta Pengelolaan E Kinerja di Paltform Merdeka Mengajar



Miskonsepsi yang beredar 
Banyak guru beranggapan kombel dalam sekolah sebagai pemenuhan RHK harus terdaftar di PMM untuk bisa mengeluarkan sertifikat

Padahal faktanya 
Komunitas belajar pada dasarnya ditujukan sebagai wadah bagi guru untuk saling belajar dan berbagi praktek baik guna meningkatkan kompetensinya sehingga mendukung peningkatan kinerja komunitas belajar dalam satuan pendidikan tidak harus terdaftar di PMM untuk mendorong budaya belajar antar guru sehingga komunitas belajar dalam satuan pendidikan perlu diberikan keleluasaan termasuk mengelola kebutuhan belajar bagi guru dan mengeluarkan sertifikat bagi sebagai bentuk apresiasi bagi guru.

Miskonsepsi yang beredar
Kombel dalam sekolah harus menjadwalkan webinar di PMM

Padahal faktanya
Kemudian komunitas dalam satuan pendidikan dapat menyusun jadwal kegiatan Sesuai dengan kesepakatan pengurus dan disarankan berkonsultasi bersama kepala sekolah kegiatan komunitas belajar dalam satuan pendidikan Tidak diwajibkan dilakukan melalui webinar dpmm melainkan dapat melalui kegiatan lain di luar PMM sesuai kebutuhan dan kesepakatan pengurus webinar komunitas belajar cpmm merupakan kegiatan opsional yang harus dapat dilakukan oleh komunitas belajar sehingga dapat membantu guru mengikuti kegiatan secara daring

Miss konsepsi yang beredar 
Semua guru dan kepala sekolah bisa menjadi penengah aksi nyata enter padahal faktanya enter penelaah aksi nyata adalah guru dan atau kepala sekolah yang telah melalui serangkaian proses rekrutmen sebagai penengah aksinya tadi pmm sehingga tidak semua guru dan atau kepala sekolah dapat atau harus menjadi penengah aksi nyata enter Hanya mereka yang berminat dan lulus rekrutmen yang dapat menjadi penelaah aksi nyata sehingga memilih jenis pengembangan kompetensi tersebut enter mist konsepsi yang beredar enter tanda tangan sertifikat kombel sekolah harus ditandatangani pengawas 

Padahal faktanya 
Komunitas belajar dalam satuan pendidikan menjadi kewenangan/tanggung jawab kepala sekolah Jika komunitas belajar dalam satuan pendidikan akan menyelenggarakan kegiatan, pembuktian kegiatan tidak harus berupa sertifikat melainkan dapat berupa bukti lain selama disetujui kepala sekolah

Miss konsepsi yang beredar 
Guru melupakan tugasnya untuk mengajar karena disibukkan dengan berbagai kesibukan administrasi dengan adanya pengelolaan kinerja di PMM.

Padahal faktanya 
Tidak pengelolaan kinerja di pmm bagi guru dan kepala sekolah hanya sebagai alat bantu yang memudahkan dalam pengelolaan kinerja Pengelolaan kinerja di PMM justru mengurangi beban administrasi guru dan kepala sekolah karena 
1. Perencanaan lebih fokus sederhana dan mudah 
2. Pelaksanaan berfokus pada kinerja yang relevan dilakukan yaitu minimal 1 praktek kinerja minimal 32 poin pengembangan kompetensi dan pengumpulan dokumen akuntabilitas yang rutin tersedia 
3.  Penilaian berfokus pada peningkatan kinerja melalui praktik kinerja dan pemenuhan sasaran perilaku kerja


Share:

Monday, February 19, 2024

Gunakan Otot Fungsional Anda Secara Perlahan: Lawan Sarkopenia Sebelum Terlambat

Pernahkah Anda mendengar istilah Sarkopenia? Jika osteoporosis adalah pengeroposan tulang, maka sarkopenia adalah kondisi yang tak kalah mengerikan: hilangnya massa dan kekuatan otot rangka akibat penuaan. Banyak orang tua yang meninggal bukan karena penyakit organ dalam, melainkan karena otot yang melemah hingga tidak mampu lagi batuk untuk mengeluarkan dahak atau menelan makanan dengan benar.

Penuaan dimulai dari kaki. Mari kita jelajahi mengapa menjaga otot, terutama otot kaki, adalah kunci utama kualitas hidup di masa tua.


1. Prinsip Utama: Bergerak atau Hilang!

Otot bersifat "use it or lose it"—gunakan atau hilang. Kembangkan kebiasaan untuk lebih banyak berdiri daripada duduk, dan lebih banyak duduk daripada berbaring.

  • Jangan Terlalu "Berbakti" Secara Salah: Melarang orang tua melakukan pekerjaan rumah justru bisa mempercepat hilangnya massa otot mereka. Orang tua yang terlalu banyak dilayani pembantu cenderung kehilangan kekuatan lebih cepat.

  • Bahaya Rawat Inap: Jika lansia sakit, jangan biarkan mereka berbaring total sepanjang waktu. Berbaring selama satu minggu saja dapat menghilangkan 5% massa otot, dan bagi lansia, otot yang hilang sangat sulit untuk dibentuk kembali.

2. Mitos Menurunkan Berat Badan di Usia Senja

Setelah memasuki usia 50–60 tahun, menurunkan berat badan dengan cara hanya mengurangi makan tanpa olahraga adalah tindakan yang berbahaya. Mengapa? Karena yang hilang bukan hanya lemak, tapi juga otot. Kehilangan otot secara drastis akan mengganggu metabolisme dan keseimbangan tubuh.

3. Kaki: Tiang Utama dan Jantung Kedua

Tahukah Anda bahwa 50% tulang dan 50% otot manusia berada di kedua kaki? Kaki adalah jaringan peredaran darah terbesar yang menghubungkan tubuh.

  • Segitiga Besi: Tulang yang kuat, otot yang kuat, dan sendi yang lentur di kaki membentuk pertahanan utama tubuh.

  • Kesehatan Jantung: Kaki yang kuat membantu aliran darah kembali ke jantung dengan lancar. Orang dengan otot kaki yang kuat cenderung memiliki jantung yang lebih sehat.

4. Sarkopenia vs Osteoporosis

Sarkopenia seringkali lebih berbahaya daripada osteoporosis. Massa otot yang tidak memadai tidak hanya membuat seseorang mudah jatuh dan patah tulang, tetapi juga memicu gula darah tinggi (karena otot adalah tempat utama pembakaran glukosa). Patah tulang paha pada lansia sangat fatal; statistik menunjukkan 15% pasien lansia meninggal dalam setahun setelah mengalami patah tulang paha.


Panduan Latihan: Mulailah Sekarang!

Jangan takut lutut sakit. Lutut sakit saat berlari atau memanjat sering kali bukan karena aktivitasnya, melainkan karena otot yang menyangga lutut terlalu lemah. Jika Anda melatih otot secara perlahan, aktivitas tersebut justru akan memperkuat sendi Anda.

  • Latihan Jongkok (Squat) Mandiri: Lakukan 20–30 kali sehari. Caranya sederhana: bayangkan seperti akan duduk di kloset, sentuhkan pantat ke kursi, lalu berdiri kembali.

  • Variasi Gerakan: Jangan hanya jalan santai. Gerakkan tangan, ayunkan kaki, gunakan peralatan olahraga di taman, dan usahakan seluruh otot tubuh terlibat.

  • Berjalan adalah Kunci: Berjalan kaki 30–40 menit atau mengejar target 10.000 langkah adalah investasi terbaik. Studi dari Universitas Kopenhagen menunjukkan bahwa tidak aktif bergerak selama 2 minggu saja dapat melemahkan otot kaki setara dengan penuaan 20–30 tahun!


Kesimpulan: Jangan Menua di Kursi Roda

Di negara dengan sistem medis canggih seperti Taiwan, rata-rata lansia menghabiskan 8 tahun terakhir hidupnya di kursi roda atau tempat tidur sebelum meninggal. Kualitas hidup yang buruk ini bisa dicegah jika kita sadar akan pentingnya otot sejak dini.

Otot adalah tabungan masa tua Anda. Jangan biarkan otot Anda habis termakan usia. Bergeraklah hari ini, agar Anda tetap bisa melangkah tegak di masa depan!

Share:

Sunday, February 11, 2024

Radio Streaming Yogya dan sekitarnya



Bagi Anda yang gemar mendengarkan radio di era digital ini, berikut beberapa stasiun radio yang dapat Anda nikmati secara online di Jawa Tengah, Yogya dan Solo:
1. Radio Retjo Buntung: https://retjobuntungfm.com

Share:

Monday, February 5, 2024

Surat Edaran Pengelolaan E Kinerja Guru dan Kepala Sekolah

Surat Edaran Pengelolaan E Kinerja Guru dan Kepala Sekolah No : 0559/B.B1/GT.02.00/2024 tanggal 2 Pebruari 2024


Link download : ðŸ“¥ Surat Edaran Pengelolaan E Kinerja Guru dan Kepala Sekolah
Share:

Arsip


Followers

Recent Comment

`