Untuk persiapan menghadapi Ujian Nasional/Ujian Sekolah bagi siswa SMP/MTs perlu mempersiapkan diri dengan latihan mengerjakan soal-soal ujian.
Gerak Jalan
Gerak Jalan Tradisional menempuh jarak 28 KM dari Markas Besar Komando Djawa (MBKD) Jendral Soedirman Desa Kepurun, Manisrenggo finish di Monumen Juang 45 Joggrangan Klaten.
Juara O2SN SD KALTENG 2015
Hasil O2SN Tingkat SD Cabang Olahraga Tenis Meja Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2005
Juara HUT KORPRI Kapuas
Kejuaraan Tenis Meja dan Sepak Bola Mini dalam Rangka HUT KORPRI Kabupaten Kapuas Tahun 2011
Juara Kelas 9.4
Penerimaan Raport Semester I Tahun Pelajaran 2021/2022
Kejuaraan Tenis Meja Bupati Cup Kapuas
Hasil Kejuaraan Tenis Meja Bupati Cup Kapuas Tahun 2021
Thursday, December 6, 2018
Soal Latihan Ujian Nasional/Sekolah Bidang Studi Matematika SMP
Wednesday, December 5, 2018
Soal Latihan Ujian Nasional/Sekolah Bidang Studi IPA SMP
Untuk persiapan menghadapi Ujian Nasional/Ujian Sekolah bagi siswa SMP/MTs perlu mempersiapkan diri dengan latihan mengerjakan soal-soal Latiahan Ujian.
Tuesday, December 4, 2018
Soal Latihan Ujian Nasional/Sekolah Bidang Studi Bahasa Indonesia SMP
Untuk persiapan menghadapi Ujian Nasional/Ujian Sekolah bagi siswa SMP/MTs perlu mempersiapkan diri dengan latihan mengerjakan soal-soal ujian.
Soal Latihan Ujian Nasional/Sekolah Bidang Studi Bahasa Inggris SMP
Untuk persiapan menghadapi Ujian Nasional/Ujian Sekolah bagi siswa SMP/MTs perlu mempersiapkan diri dengan latihan mengerjakan soal-soal ujian.
Monday, December 3, 2018
Soal Latihan Ujian Akhir SD/MI
Selamat pagi para adik-adik siswa SD/MI kelas VI, sebantar lagi kalian akan menghadapi Ujian Akhir Sekolah SD/MI. Untuk mempersiapkan diri kalian perlu latihan mengerjakan soal-soal latihan Ujian Ujian sekolah.
Kali ini kang mardi akan membagikan link soal-soal untuk Persiapan menghadapi Ujian Sekolah siswa SD/MI. Adapun link soal sebagai berikut:
3. >> Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)<<
4. >> Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)<<
5. >> Pendidikan Kewarganegaraan (PKn)<<
Soal Online Ujian Akhir Pendidikan Agama Islam SD
Ujian Akhir Pendidikan Agama Islam SD 1
Ujian Akhir Pendidikan Agama Islam SD 2
Ujian Akhir Pendidikan Agama Islam SD 3
Saturday, November 17, 2018
KKG PJOK Tangkas : Penilaian Akhir PJOK Kurikulum 2013

Kapuas, 17 November – Kelompok
Kerja Guru (KKG) PJOK Tangkas menggelar pertemuan rutin di SDN 4 Selat Hilir.
Pertemuan kali ini fokus pada pembahasan mengenai penilaian dalam pembelajaran
PJOK berdasarkan Kurikulum 2013.
Para guru PJOK yang
hadir antusias mengikuti diskusi yang dipandu oleh Mardiyanto, S.Pd.I. Instruktur
K13 PJOK sekaligus Ketua KKG PJOK Tangkas. Materi yang disampaikan mencakup
berbagai aspek penilaian, mulai dari konsep penilaian autentik, pengembangan
instrumen penilaian yang valid dan reliabel, hingga cara memberikan umpan balik
yang efektif bagi siswa.
Peserta guru PJOK
yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) PJOK Tangkas Kecamatan Selat.
Penilaian
autentik menjadi salah satu sorotan utama dalam diskusi. Para guru
diajak untuk merancang kegiatan penilaian yang lebih bermakna dan sesuai dengan
karakteristik pembelajaran PJOK. Misalnya, penilaian dapat dilakukan melalui
observasi langsung saat siswa melakukan aktivitas fisik, portofolio hasil kerja
siswa, atau proyek yang menuntut siswa untuk menerapkan konsep PJOK dalam
kehidupan sehari-hari.
Dengan semakin mendalamnya
pemahaman guru tentang penilaian PJOK, diharapkan kualitas pembelajaran PJOK di
sekolah-sekolah dapat meningkat. Penilaian yang baik tidak
hanya berfungsi untuk mengukur pencapaian siswa, tetapi juga sebagai alat untuk
memberikan umpan balik yang konstruktif bagi siswa dan guru, sehingga proses
pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif dan efisien.
Wednesday, November 7, 2018
Hari Jadi SMPN 3 Selat ke 33
Thursday, November 1, 2018
Cara Print Dokumen Ms Word ke Ukuran Kertas yang Lebih Kecil
Saturday, September 22, 2018
Persahabatan Voli Antar KKG PJOK Selat dan Basarang Abadikan Silaturahmi

Basarang, 22 September – Suasana penuh semangat dan persahabatan mewarnai pertandingan persahabatan voli antara Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) “Tangkas” Kecamatan Selat dan KKG PJOK Kecamatan Basarang. Kegiatan yang digelar di lapangan voli SDN Bungai Jaya, Basarang ini menjadi ajang silaturahmi dan tukar informasi bagi para guru PJOK.
Sebelum pertandingan dimulai, kedua kelompok KKG menggelar acara ramah tamah di aula. Dalam sambutannya, Bapak Slamet, S.Pd selaku Ketua KKG Basarang, menyampaikan ucapan selamat datang yang hangat kepada rombongan KKG Selat. Beliau berharap kegiatan ini dapat mempererat tali silaturahmi antar guru PJOK.
Senada dengan Bapak Slamet, Kang Mardi selaku Ketua KKG Tangkas Selat juga menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan yang baik dari tuan rumah. Beliau mengungkapkan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mempererat silaturahmi dan saling berbagi pengalaman dalam pembelajaran PJOK.
Bapak Murtilah, S.Pd mewakili Kepala UPTD Basarang, dan Bapak Wahaji, S.Pd mewakili Kepala UPTD Selat, turut memberikan sambutan dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Keduanya berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan olahraga di Kabupaten Kapuas.
Pertandingan voli yang berlangsung cukup sengit. Pada pertandingan putri, KKG Tangkas berhasil meraih kemenangan dengan skor 3-0. Sementara itu, pada pertandingan putra, KKG Basarang keluar sebagai pemenang dengan skor yang sama.
Meskipun ada yang menang dan kalah, semangat sportivitas tetap terjaga di antara para peserta. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekedar pertandingan olahraga, tetapi juga ajang untuk mempererat tali persaudaraan antar sesama guru PJOK.
Kegiatan persahabatan voli ini diharapkan dapat menjadi contoh yang baik bagi sekolah-sekolah lain. Dengan saling bekerja sama dan berbagi pengalaman, para guru PJOK dapat meningkatkan kualitas pembelajaran PJOK dan memberikan yang terbaik bagi siswa.
Thursday, July 26, 2018
SMP Negeri 3 Selat Wakili Kalteng di Ajang Sekolah Sehat Tingkat Nasional
SMP Negeri 3 Selat Kuala Kapuas
dipilih oleh daerah sebagai peserta yang mewakili Provinsi Kalimantan Tengah
(Kalteng) ke tingkat nasional. Kepala SMP Negeri 3 Kuala Kapuas, Harini Irawati
SPd mengaku bangga dengan dipilihnya sekolah yang dia pimpin untuk mewakili
Kalteng dalam ajang Sekolah Sehat tingkat Nasional.
Telah datang tim penilai atau Dewan Juri Sekolah Sehat Tingkat Nasional Tahun 2018, Senin (23/7/2018) lalu. Ada dari Kementerian Pendidikan, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Agama melakukan survey atau penilaian langsung di sekolah tersebut. Tak hanya disambut pihak sekolah, rombongan tim penilai diketahui juga disambut langsung Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs Hidayatullah.
Digelar prosesi adat Pantan Bahalai untuk menyambut tamu yang baru pertama kali datang di Kabupaten Kapuas. Lalu siswi SMP Negeri 3 Kuala Kapuas juga menyambut dengan tarian adat selamat datang. Kepala SMP Negeri 3 Kuala Kapuas mengucapkan syukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas atas kerja samanya yang ikut membangun sekolah mereka menjadi sekolah sehat.
"Tak lepas juga peran guru-guru dan siswa dalam mempersiapkan sekolah menjadi peserta Sekolah Sehat Tingkat Nasional," ungkapnya. Lebih lanjut, Harini Irawati juga mengungkapkan bahwa sekolahnya bermitra dengan perusahaan PT PAMA PERSADA yang turut membantu pihak sekolah dalam membangun sekolah menjadi sekolah sehat. "Saling kerjasama dan bantu dalam menjadikan sekolah seperti sekarang ini. Bulan depan sekolah kami juga mewakili Kalteng menjadi sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional," tandasnya.
SMP Negeri 3 Selat berharap bisa menjadi juara. Pihak sekolah juga ingin menularkan aura-aura positif Unit Kesehatan Siswa (UKS) kepada sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Kapuas. Terutama masyarakat di sekitar sekolah, bagaimana berperilaku hidup sehat dan berakal budi pekerti yang baik dengan harapan masyarakat Kapuas menjadi sehat dan cerdas. Sekadar diketahui, tahun 2018 ini sekolah yang ikut sebagai peserta kategori sekolah sehat tingkat nasional sebanyak 96 peserta terdiri dari tingkat SD, SMP, SMA.
Oktober nanti hasil penilaian. Akan dipilih yang terbaik dalam dua kategori juara yaitu juara terbaik kategori best performance dan kategori upaya atau usaha serta kerja sama dari komponen masyarakat.
Sumber: https://banjarmasin.tribunnews.com/2018/07/25/smp-negeri-3-selat-wakili-kalteng-di-ajang-sekolah-sehat-tingkat-nasional?page=all
Mantap…SMPN 3 Selat Wakili Kalteng ke Lomba Sekolah Sehat Nasional
KALAMANTHANA, Kuala Kapuas – Sekolah Menengah Pertama
(SMP) Negeri 3 Selat Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas mewakili Kalimantan Tengah
sebagai peserta Sekolah Sehat Tingkat Nasional Tahun 2018.
Tim penilai sekolah sehat tingkat nasional itu
pun pada, Senin (23/7/2018), bertandang ke sekolah ini untuk melakukan survey
dan memberikan penilaian. Para tim penilai yang datang saat itu terdiri dari
Kementerian Pendidikan, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Agama.
Kedatangan tim penilai di SMPN 3 Kuala Kapuas
disambut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kapuas,
Hidayatullah, dan Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Harini Irawati beserta para guru.
Dalam sambutannya
Harini Irawati menyampaikan ucapan terima kasih kepada dewan juri sekolah sehat
tingkat nasional maupun Pemerintah Provinsi Kalteng, karena sekolah yang
dipimpinnya itu diberikan kesempatan untuk mewakili Kalteng ke tingkat
nasional.
“Kami mengucapkan syukur dan berterima kasih
pula kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas atas kerja samanya untuk
membangun sekolah ini menjadi sekolah sehat,” ucapnya.
Apabila diberi kesempatan menjadi juara
tingkat nasional tahun ini, Harini berharap dapat mengimbaskan aura positif UKS
kepada sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Kapuas terutama masyarakar di
sekitar sekolah, bagaimana berprilaku hidup sehat dan berakal budi pekerti yang
baik dengan harapan masyarakat Kapuas menjadi sehat dan cerdas.
“Terutama kami SMP Negeri 3 Selat mendukung
program Pemerintah Kabupaten Kapuas yang mana visi yang ada yaitu menjadikan
Kabupaten Kapuas sebagai kabupaten yang cerdas, harati dan sehat. Dan ini juga
sama menjadi motto dan harapan dari Provinsi Kalteng,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Juri Mukhlis Cahyo
dari Kementerian Pendidikan mengatakan, untuk tahun 2018 sekolah yang ikut
sebagai peserta kategori sekolah sehat sebanyak 96 peserta terdiri dari tingkat
SD, SMP, SMA.
Adapun dalam pelaksanaannya, terang Mukhlis,
dilakukan sebanyak empat tahap dan terakhir apabila dipilih menjadi juara
tingkat nasional, pada bulan Oktober akan diundangan ke Jakarta untuk menerima
penghargaan.
“Kita
akan tunggu hasilnya karena akan dipilih yang terbaik dalam 2 kategori juara
yaitu juara terbaik kategori best performance dan kategori upaya atau usaha
serta kerja sama dari komponen masyarakat,” ujarnya. (is)
Tuesday, July 24, 2018
SMPN 3 Selat Wakili Kalteng Sebagai Peserta UKS Tingkat Nasional
MMCKalteng - Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Selat Kuala Kapuas masuk dalam peserta Sekolah Sehat Tingkat Nasional Tahun 2018 yang mewakili Provinsi Kalimantan Tengah. Untuk itu, tim penilai atau Dewan Juri Sekolah Sehat Tingkat Nasional Tahun 2018 baik dari Kementerian Pendidikan, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Agama melakukan survey atau penilaian langsung di SMP Negeri 3 Selat, Senin (23/7) lalu.
Kedatangan
rombongan disambut hangat oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas yang mana
saat itu diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs.
Hidayatullah, dan Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Harini Irawati, S.Pd serta para
guru SMPN 3 Selat.
Dalam kunjungan tersebut sebelumnya dilakukan prosesi adat
Pantan Bahalai untuk menyambut tamu yang baru pertama kali datang di Kabupaten
Kapuas dan disambut dengan tarian adat selamat datang oleh siswi SMPN 3 Selat
Kuala Kapuas.
Harini
Irawati dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada dewan juri sekolah
sehat tingkat nasional maupun Pemerintah Provinsi Kalteng, karena SMPN 3 Selat
diberikan kesempatan untuk mewakili Kalteng ke tingkat nasional.
“Kami
mengucapkan syukur dan berterima kasih pula kepada Pemerintah Daerah Kabupaten
Kapuas atas kerja samanya untuk membangun sekolah ini menjadi sekolah sehat,”
ucapnya.
Ia
juga memberikan penghargaan dan apresiasi atas kerja sama yang terjalin
diantara guru-guru dan siswa serta dalam mempersiapkan sekolah menjadi peserta
Sekolah Sehat Tingkat Nasional. Lebih lanjut, ia mengungkapkan SMPN 3 Selat
memiliki mitra kerja dengan perusahaan PT PAMA PERSADA yaitu perusahaan batu
bara dari Buhut, yang mana selalu membantu pihak sekolah dalam membangun
sekolah menjadi sekolah sehat.
“Kami
berharap kerja sama ini tidak akan berhenti sampai disini saja, ada kesepakatan
yang berkesinambungan karena sebagai informasi pula bahwa bulan depan sekolah
kami mewakili Kalteng menjadi sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional,” ungkapnya.
Apabila
diberi kesempatan menjadi juara tingkat nasional tahun 2018, ia berharap dapat
mengimbaskan aura positif UKS (Unit Kesehatan Siswa) itu kepada sekolah-sekolah
yang ada di Kabupaten Kapuas terutama masyarakat di sekitar sekolah, bagaimana
berperilaku hidup sehat dan berakal budi pekerti yang baik dengan harapan
masyarakat Kapuas menjadi sehat dan cerdas.
“Terutama
kami SMP Negeri 3 Selat mendukung program Pemerintah Kabupaten Kapuas yang mana
visi yang ada yaitu menjadikan Kabupaten Kapuas sebagai Kabupaten yang cerdas,
harati dan sehat. Dan ini juga sama menjadi motto dan harapan dari Provinsi
Kalteng,” tuturnya.
Sementara
itu, Ketua Dewan Juri Mukhlis Cahyo dari Kementerian Pendidikan mengatakan
untuk tahun 2018 sekolah yang ikut sebagai peserta kategori sekolah sehat
sebanyak 96 peserta terdiri dari tingkat SD, SMP, SMA.
Ia
mengatakan, pelaksanaan dilakukan sebanyak empat tahap dan terakhir apabila
dipilih menjadi juara tingkat nasional, pada bulan Oktober akan diundangan ke
Jakarta untuk menerima penghargaan.
Mukhlis
mengatakan, SMPN 3 Selat sudah masuk dalam kategori sekolah sehat tingkat
nasional karena dipilih oleh daerah sebagai peserta yang mewakili Provinsi
Kalteng ke tingkat nasional. “Kita akan tunggu hasilnya karena akan dipilih
yang terbaik dalam 2 kategori juara yaitu juara terbaik kategori best
performance dan kategori upaya atau usaha serta kerja sama dari komponen
masyarakat,”terangnya.
Ia
berharap sekolah yang dijadikan sebagai peserta sekolah terbaik tingkat
nasional dapat menjadi dampak yang baik dalam hal menjadi UKS percontohan bagi
sekolah lain. “Sebetulnya SMPN 3 sudah menjadi juara nasional karena dipilih
oleh provinsi dan dipercayakan mewakili tingkat nasional, hanya dari nasional
kita pilih yang mana yang terbaik,” tutur Mukhlis. (hmskominfo)
Saturday, July 7, 2018
Boneka: Lebih dari Sekadar Mainan, Menjadi Media Pembelajaran Kreatif
Boneka telah menjadi bagian dari peradaban manusia sejak ribuan tahun lalu. Dari sekadar benda ritual di zaman Mesir Kuno hingga menjadi mainan modern yang canggih, boneka tetap memiliki daya tarik tersendiri. Namun, tahukah Anda bahwa boneka juga merupakan alat peraga yang sangat efektif dalam dunia pendidikan?
Memahami Apa Itu Boneka
Secara umum, terdapat beberapa pengertian mengenai boneka yang perlu kita ketahui:
Menurut KBBI: Boneka adalah tiruan anak untuk permainan atau sering disebut anak-anakan.
Secara Universal: Boneka adalah sejenis mainan yang berbentuk macam-macam, terutama manusia, hewan, atau tokoh fiksi. Sebagai salah satu mainan tertua di dunia, boneka telah ditemukan sejak zaman Yunani dan Romawi kuno, meski fungsi dan bahannya terus berevolusi.
Secara khusus dalam dunia pendidikan, boneka didefinisikan sebagai model perbandingan yang meniru bentuk manusia atau binatang. Boneka bukan lagi sekadar benda diam, melainkan media pembelajaran yang interaktif melalui metode sandiwara atau pementasan.
Macam-Macam Boneka untuk Media Pembelajaran
Penggunaan boneka dalam kelas dapat menghidupkan suasana dan membantu siswa memahami materi dengan lebih menyenangkan. Berikut adalah lima jenis boneka yang umum digunakan sebagai media pembelajaran:
1. Boneka Jari (Finger Puppets)
Boneka ini dibuat dengan ukuran kecil untuk dimasukkan ke jari-jari tangan. Biasanya terbuat dari kain flanel atau wol. Media ini sangat efektif untuk bercerita (storytelling) dengan banyak karakter sekaligus karena satu tangan bisa memainkan lima tokoh berbeda.
2. Boneka Tangan (Hand Puppets)
Jenis ini dimainkan dengan cara memasukkan tangan ke dalam badan boneka. Biasanya, ibu jari dan jari kelingking berfungsi sebagai tangan boneka, sementara jari lainnya menggerakkan bagian kepala. Boneka tangan sangat populer untuk membangun komunikasi dua arah dengan siswa.
3. Boneka Tongkat (Rod Puppets)
Sesuai namanya, boneka ini dimainkan dengan bantuan tongkat kecil yang terhubung ke tangan atau tubuh boneka. Gerakannya lebih terbatas dibanding boneka tangan, namun sangat baik untuk pertunjukan panggung yang membutuhkan postur tubuh boneka yang tegak.
4. Boneka Tali (Marionette)
Boneka ini digerakkan dengan menggunakan tali atau benang yang dihubungkan ke bilah kayu di bagian atas. Memainkan marionette membutuhkan keterampilan khusus agar gerakan boneka terlihat luwes dan hidup.
5. Boneka Bayang-Bayang (Shadow Puppets)
Di Indonesia, kita mengenalnya seperti wayang kulit. Boneka ini dimainkan di belakang layar kain dengan cahaya lampu dari belakang. Siswa hanya melihat bayangannya saja. Media ini sangat kuat dalam menciptakan suasana dramatis dan melatih imajinasi siswa.
Mengapa Menggunakan Boneka dalam Belajar?
Menggunakan boneka sebagai "model perbandingan" memiliki berbagai manfaat, di antaranya:
Meningkatkan Konsentrasi: Siswa cenderung lebih fokus memperhatikan tokoh boneka daripada hanya mendengarkan ceramah guru.
Mengembangkan Imajinasi: Siswa diajak masuk ke dalam dunia cerita yang sedang dipentaskan.
Melatih Keterampilan Sosial: Melalui sandiwara boneka, siswa dapat belajar tentang empati, etika, dan cara berkomunikasi melalui karakter yang dimainkan.
Kesimpulan Boneka bukan hanya benda mati penghias kamar. Dengan sedikit kreativitas, boneka bisa bertransformasi menjadi guru yang menyenangkan di dalam kelas, membantu menyampaikan pesan moral dan materi pelajaran dengan cara yang tak terlupakan.g
Tuesday, May 22, 2018
Waspada Lonjakan Kasus DBD: Kenali Ciri Nyamuk Penular dan Langkah Pencegahannya
KABUPATEN KAPUAS – Memasuki musim penghujan, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan dapat berakibat fatal jika tidak segera ditangani.
Mengenal Musuh di Sekitar Kita: Nyamuk Aedes aegypti
Nyamuk penular DBD memiliki karakteristik khusus yang berbeda dengan nyamuk biasa. Masyarakat perlu mengenali ciri-cirinya agar dapat melakukan antisipasi:
Tampilan Fisik: Tubuh berwarna hitam dengan loreng-loreng putih (belang) di sekujur tubuhnya.
Waktu Menggigit: Aktif menghisap darah pada pagi hari dan sore hari.
Tempat Bersarang: Nyamuk ini justru menyukai genangan air jernih di dalam atau sekitar rumah, bukan di air keruh seperti got. Bak mandi, vas bunga, dan tempat minum burung menjadi lokasi favorit mereka bertelur.
Daya Jelajah: Mampu terbang hingga radius 100 meter dan bertahan hidup rata-rata selama 2 minggu hingga 3 bulan.
Siklus Penularan yang Cepat
Penularan terjadi saat nyamuk menggigit penderita DBD, sehingga virus ikut terhisap ke perut nyamuk. Dalam waktu 8 hari, virus tersebut matang di tubuh nyamuk. Saat nyamuk yang sama menggigit orang sehat, virus berpindah dan menyebabkan orang tersebut jatuh sakit. Penyakit ini sangat berisiko menyerang wilayah padat penduduk, terutama saat populasi nyamuk meningkat di musim hujan.
Gejala yang Harus Diwaspadai
Masyarakat diminta segera mengenali tanda-tanda awal DBD sebelum kondisi memburuk:
Panas tinggi mendadak.
Bintik merah pada kulit yang tidak hilang saat ditekan.
Nyeri ulu hati atau sakit perut.
Gejala perdarahan seperti mimisan, muntah darah, atau BAB berdarah.
Kondisi Parah: Penderita gelisah, serta ujung tangan dan kaki terasa dingin dan berkeringat (tanda syok).
Pertolongan Pertama dan Tindakan Cepat
Jika ditemukan anggota keluarga dengan gejala di atas, lakukan langkah berikut:
Beri minum air putih sebanyak mungkin.
Segera bawa ke fasilitas kesehatan terdekat.
Lapor kepada Ketua RT/Lurah setempat agar dapat dilakukan gerakan kebersihan lingkungan secara massal.
Cegah dengan "4M Plus"
Pemerintah menekankan bahwa cara paling efektif memutus rantai penularan adalah dengan gerakan 4M Plus:
Menguras tempat penampungan air secara rutin.
Menutup rapat semua wadah air.
Memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menampung air.
Memantau jentik nyamuk di lingkungan sekitar.
Langkah Plus Tambahan:
Hindari kebiasaan menggantung baju di dalam rumah (tempat nyamuk hinggap).
Pelihara ikan pemakan jentik di kolam.
Gunakan obat anti nyamuk atau kelambu untuk mencegah gigitan.
Mari bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Ingat, mencegah lebih baik daripada mengobati!
Tuesday, January 2, 2018
RPP PJOK SMP Kelas VII Kurikulum 2013
Link download: 📥 Perangkat Mengajar PJOK Kelas VII SMP




















