Gerak Jalan

Gerak Jalan Tradisional menempuh jarak 28 KM dari Markas Besar Komando Djawa (MBKD) Jendral Soedirman Desa Kepurun, Manisrenggo finish di Monumen Juang 45 Joggrangan Klaten.

Juara O2SN SD KALTENG 2015

Hasil O2SN Tingkat SD Cabang Olahraga Tenis Meja Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2005

Juara HUT KORPRI Kapuas

Kejuaraan Tenis Meja dan Sepak Bola Mini dalam Rangka HUT KORPRI Kabupaten Kapuas Tahun 2011

Juara Kelas 9.4

Penerimaan Raport Semester I Tahun Pelajaran 2021/2022

Kejuaraan Tenis Meja Bupati Cup Kapuas

Hasil Kejuaraan Tenis Meja Bupati Cup Kapuas Tahun 2021

Marhaban Ya Ramadhan 1447 H

Thursday, December 6, 2018

Soal Latihan Ujian Nasional/Sekolah Bidang Studi Matematika SMP



Untuk persiapan menghadapi Ujian Nasional/Ujian Sekolah bagi siswa SMP/MTs perlu mempersiapkan diri dengan latihan mengerjakan soal-soal ujian. 

Berikut ini kang mardi sajikan link soal latihan persiapan menghadapi Ujian Nasional/Ujian Sekolah Mata Pelajaran Matematika, Adapun link soal sebagai berikut:
Share:

Wednesday, December 5, 2018

Soal Latihan Ujian Nasional/Sekolah Bidang Studi IPA SMP



Untuk persiapan menghadapi Ujian Nasional/Ujian Sekolah bagi siswa SMP/MTs perlu mempersiapkan diri dengan latihan mengerjakan soal-soal Latiahan Ujian. 

Berikut ini kang mardi sajikan link soal latihan persiapan menghadapi Ujian Nasional/Ujian Sekolah Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Adapun link soal sebagai berikut: 


Share:

Tuesday, December 4, 2018

Soal Latihan Ujian Nasional/Sekolah Bidang Studi Bahasa Indonesia SMP



Untuk persiapan menghadapi Ujian Nasional/Ujian Sekolah bagi siswa SMP/MTs perlu mempersiapkan diri dengan latihan mengerjakan soal-soal ujian. 

Berikut ini kang mardi sajikan link soal latihan persiapan menghadapi Ujian Nasional/Ujian Sekolah Mata Pelajaran Bahasa Indonesia, Adapun link soal sebagai berikut:

Share:

Soal Latihan Ujian Nasional/Sekolah Bidang Studi Bahasa Inggris SMP



Untuk persiapan menghadapi Ujian Nasional/Ujian Sekolah bagi siswa SMP/MTs perlu mempersiapkan diri dengan latihan mengerjakan soal-soal ujian. 

Berikut ini kang mardi sajikan link soal latihan persiapan menghadapi Ujian Nasional/Ujian Sekolah Mata Pelajaran Bahasa Inggris, Adapun link soal sebagai berikut:


Share:

Monday, December 3, 2018

Soal Latihan Ujian Akhir SD/MI

Selamat pagi para adik-adik siswa SD/MI kelas VI, sebantar lagi kalian akan menghadapi Ujian Akhir Sekolah SD/MI. Untuk mempersiapkan diri kalian perlu latihan mengerjakan soal-soal latihan Ujian Ujian sekolah. 

Kali ini kang mardi akan membagikan link soal-soal untuk Persiapan menghadapi Ujian Sekolah siswa SD/MI. Adapun link soal sebagai berikut:

1. >> Matematika << 

2. >> Bahasa Indonesia <<

3. >> Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)<<

4. >> Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)<<

5.  >> Pendidikan Kewarganegaraan (PKn)<<

6. >> Bahasa Inggris <<






  
  
Share:

Soal Online Ujian Akhir Pendidikan Agama Islam SD

Soal Akhir Pendidikan Agama Islam SD ini dapat dakses menggunakan HP berbasis Android namun lebih maksimal bila diakses menggunakan PC atau Laptop. Semoga bermanfaat.

Ujian Akhir Pendidikan Agama Islam SD 1
Ujian Akhir Pendidikan Agama Islam SD 2
Ujian Akhir Pendidikan Agama Islam SD 3
Share:

Saturday, November 17, 2018

KKG PJOK Tangkas : Penilaian Akhir PJOK Kurikulum 2013

Kapuas, 17 November – Kelompok Kerja Guru (KKG) PJOK Tangkas menggelar pertemuan rutin di SDN 4 Selat Hilir. Pertemuan kali ini fokus pada pembahasan mengenai penilaian dalam pembelajaran PJOK berdasarkan Kurikulum 2013.

Para guru PJOK yang hadir antusias mengikuti diskusi yang dipandu oleh Mardiyanto, S.Pd.I. Instruktur K13 PJOK sekaligus Ketua KKG PJOK Tangkas. Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek penilaian, mulai dari konsep penilaian autentik, pengembangan instrumen penilaian yang valid dan reliabel, hingga cara memberikan umpan balik yang efektif bagi siswa.

Peserta guru PJOK yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) PJOK Tangkas Kecamatan Selat.

Penilaian autentik menjadi salah satu sorotan utama dalam diskusi. Para guru diajak untuk merancang kegiatan penilaian yang lebih bermakna dan sesuai dengan karakteristik pembelajaran PJOK. Misalnya, penilaian dapat dilakukan melalui observasi langsung saat siswa melakukan aktivitas fisik, portofolio hasil kerja siswa, atau proyek yang menuntut siswa untuk menerapkan konsep PJOK dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan semakin mendalamnya pemahaman guru tentang penilaian PJOK, diharapkan kualitas pembelajaran PJOK di sekolah-sekolah dapat meningkat. Penilaian yang baik tidak hanya berfungsi untuk mengukur pencapaian siswa, tetapi juga sebagai alat untuk memberikan umpan balik yang konstruktif bagi siswa dan guru, sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif dan efisien.


Share:

Wednesday, November 7, 2018

Hari Jadi SMPN 3 Selat ke 33

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Drs. Ilham Anwar, M.Pd memberikan pesan-pesan dalam syukuran HUT ke 33 SMPN 3 Selat, Agar dapa berperan dalam meningkatkan kualitas Sumber daya Manusia.
Kepala Sekolah SMPN 3 Selat, Harini Irawati, S.Pd mengatakan, "pihak sekolah telah memperkenalkan sekolah kepada siswa kelas 6 SD yang mau melanjutkan ke SMPN 3 Selat dan dengan bertambahnys usia sekolah ini kita terus berupaya mendidik, mengajar dan membina siswa SMPN 3 Selat menjadi lebih baik".

Share:

Thursday, November 1, 2018

Cara Print Dokumen Ms Word ke Ukuran Kertas yang Lebih Kecil


Saat membuat dokumen kadang kita menggunakan ukuran kertas Legal atau Folio (F4) karena ukuran kertas tersebut merupakan ukuran standar di kantor kita. 
Tetapi bila stok kertas Legal atau Folio/F4 habis dan karena ada acara mendesak, oleh atasan kita tetap diminta mengeprint dokumen sekalipun pada kertas A4 atau letter (stok kertas yang ada) maka tentu mau tidak mau kita harus melaksanakan perintah tersebut. 
Bila kita mencetak langsung dokumen tersebut pada kertas yang lebih kecil ukurannya tentu sebagian isi dokumen bisa terpotong. Tetapi di Microsoft Word hal tersebut masih bisa diakali. 
Untuk mencetak dokumen tersebut kita tidak perlu mengubah ukuran kertas asli (legal atau Folio/F4) yang ada didokumen menjadi ukuran kertas yang tersedia (A4 atau letter) lalu mengedit kembali tampilan dokumen. 
Kita bisa melakukan pencetakan dengan menggunakan fasilitas Scaling dari Microsoft Word. Untuk mencetak dokumen dengan menggunakan scaling di Microsoft Word anda dapat menggunakan langkah berikut.
1. Buka dokumen yang akan diprint
2. Tampilkan dialog printer, tekan tombol CTRL+P
3. Pada kotak Name, pilih printer yang akan digunakan.
4.  Selanjutnya pilih halaman yang akan dicetak. 
     a. Pilih All untuk mencetak semua halaman.
     b. Pilih Current Page untuk mencetak halaman yang sedang aktif.
     c. Pilih Pages untuk mencetak halaman tertentu

5. Kemudian pada grup Zoom, pada kotak Scale to paper size pilih item A4 atau Letter (sesuaikan dengan jenis kertas tersedia yang akan anda pakai untuk mencetak)

6. Setelah selesai, pastikan semua telah diisi dengan benar lalu klik tombol OK.

Tunggu sebentar. Dokumen anda akan diprint sesuai dengan jenis kertas yang anda pilih dan dijamin tidak akan terpotong lagi.
Share:

Saturday, September 22, 2018

Persahabatan Voli Antar KKG PJOK Selat dan Basarang Abadikan Silaturahmi


Basarang, 22 September – Suasana penuh semangat dan persahabatan mewarnai pertandingan persahabatan voli antara Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) “Tangkas” Kecamatan Selat dan KKG PJOK Kecamatan Basarang. Kegiatan yang digelar di lapangan voli SDN Bungai Jaya, Basarang ini menjadi ajang silaturahmi dan tukar informasi bagi para guru PJOK.

Sebelum pertandingan dimulai, kedua kelompok KKG menggelar acara ramah tamah di aula. Dalam sambutannya, Bapak Slamet, S.Pd selaku Ketua KKG Basarang, menyampaikan ucapan selamat datang yang hangat kepada rombongan KKG Selat. Beliau berharap kegiatan ini dapat mempererat tali silaturahmi antar guru PJOK.

Senada dengan Bapak Slamet, Kang Mardi selaku Ketua KKG Tangkas Selat juga menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan yang baik dari tuan rumah. Beliau mengungkapkan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mempererat silaturahmi dan saling berbagi pengalaman dalam pembelajaran PJOK.

Bapak Murtilah, S.Pd mewakili Kepala UPTD Basarang, dan Bapak Wahaji, S.Pd mewakili Kepala UPTD Selat, turut memberikan sambutan dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Keduanya berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan olahraga di Kabupaten Kapuas.

Pertandingan voli yang berlangsung cukup sengit. Pada pertandingan putri, KKG Tangkas berhasil meraih kemenangan dengan skor 3-0. Sementara itu, pada pertandingan putra, KKG Basarang keluar sebagai pemenang dengan skor yang sama.

Meskipun ada yang menang dan kalah, semangat sportivitas tetap terjaga di antara para peserta. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekedar pertandingan olahraga, tetapi juga ajang untuk mempererat tali persaudaraan antar sesama guru PJOK.

Kegiatan persahabatan voli ini diharapkan dapat menjadi contoh yang baik bagi sekolah-sekolah lain. Dengan saling bekerja sama dan berbagi pengalaman, para guru PJOK dapat meningkatkan kualitas pembelajaran PJOK dan memberikan yang terbaik bagi siswa.

Share:

Thursday, July 26, 2018

SMP Negeri 3 Selat Wakili Kalteng di Ajang Sekolah Sehat Tingkat Nasional


BANJARMASINPOST.CO.ID,
KAPUAS – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Selat Kuala Kapuas masuk dalam peserta Sekolah Sehat Tingkat Nasional Tahun 2018.

SMP Negeri 3 Selat Kuala Kapuas dipilih oleh daerah sebagai peserta yang mewakili Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) ke tingkat nasional. Kepala SMP Negeri 3 Kuala Kapuas, Harini Irawati SPd mengaku bangga dengan dipilihnya sekolah yang dia pimpin untuk mewakili Kalteng dalam ajang Sekolah Sehat tingkat Nasional.

Telah datang tim penilai atau Dewan Juri Sekolah Sehat Tingkat Nasional Tahun 2018, Senin (23/7/2018) lalu. Ada dari Kementerian Pendidikan, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Agama melakukan survey atau penilaian langsung di sekolah tersebut. Tak hanya disambut pihak sekolah, rombongan tim penilai diketahui juga disambut langsung Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs Hidayatullah.

Digelar prosesi adat Pantan Bahalai untuk menyambut tamu yang baru pertama kali datang di Kabupaten Kapuas. Lalu siswi SMP Negeri 3 Kuala Kapuas juga menyambut dengan tarian adat selamat datang. Kepala SMP Negeri 3 Kuala Kapuas mengucapkan syukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas atas kerja samanya yang ikut membangun sekolah mereka menjadi sekolah sehat.

 "Tak lepas juga peran guru-guru dan siswa dalam mempersiapkan sekolah menjadi peserta Sekolah Sehat Tingkat Nasional," ungkapnya. Lebih lanjut, Harini Irawati juga mengungkapkan bahwa sekolahnya bermitra dengan perusahaan PT PAMA PERSADA yang turut membantu pihak sekolah dalam membangun sekolah menjadi sekolah sehat. "Saling kerjasama dan bantu dalam menjadikan sekolah seperti sekarang ini. Bulan depan sekolah kami juga mewakili Kalteng menjadi sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional," tandasnya.

SMP Negeri 3 Selat berharap bisa menjadi juara. Pihak sekolah juga ingin menularkan aura-aura positif Unit Kesehatan Siswa (UKS) kepada sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Kapuas. Terutama masyarakat di sekitar sekolah, bagaimana berperilaku hidup sehat dan berakal budi pekerti yang baik dengan harapan masyarakat Kapuas menjadi sehat dan cerdas. Sekadar diketahui, tahun 2018 ini sekolah yang ikut sebagai peserta kategori sekolah sehat tingkat nasional sebanyak 96 peserta terdiri dari tingkat SD, SMP, SMA.

Oktober nanti hasil penilaian. Akan dipilih yang terbaik dalam dua kategori juara yaitu juara terbaik kategori best performance dan kategori upaya atau usaha serta kerja sama dari komponen masyarakat.

Sumber: https://banjarmasin.tribunnews.com/2018/07/25/smp-negeri-3-selat-wakili-kalteng-di-ajang-sekolah-sehat-tingkat-nasional?page=all


Share:

Mantap…SMPN 3 Selat Wakili Kalteng ke Lomba Sekolah Sehat Nasional

 

KALAMANTHANA, Kuala Kapuas – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Selat Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas mewakili Kalimantan Tengah sebagai peserta Sekolah Sehat Tingkat Nasional Tahun 2018.

Tim penilai sekolah sehat tingkat nasional itu pun pada, Senin (23/7/2018), bertandang ke sekolah ini untuk melakukan survey dan memberikan penilaian. Para tim penilai yang datang saat itu terdiri dari Kementerian Pendidikan, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Agama.

Kedatangan tim penilai di SMPN 3 Kuala Kapuas disambut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kapuas, Hidayatullah, dan Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Harini Irawati beserta para guru.

Dalam sambutannya Harini Irawati menyampaikan ucapan terima kasih kepada dewan juri sekolah sehat tingkat nasional maupun Pemerintah Provinsi Kalteng, karena sekolah yang dipimpinnya itu diberikan kesempatan untuk mewakili Kalteng ke tingkat nasional.

“Kami mengucapkan syukur dan berterima kasih pula kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas atas kerja samanya untuk membangun sekolah ini menjadi sekolah sehat,” ucapnya.

Apabila diberi kesempatan menjadi juara tingkat nasional tahun ini, Harini berharap dapat mengimbaskan aura positif UKS kepada sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Kapuas terutama masyarakar di sekitar sekolah, bagaimana berprilaku hidup sehat dan berakal budi pekerti yang baik dengan harapan masyarakat Kapuas menjadi sehat dan cerdas.

“Terutama kami SMP Negeri 3 Selat mendukung program Pemerintah Kabupaten Kapuas yang mana visi yang ada yaitu menjadikan Kabupaten Kapuas sebagai kabupaten yang cerdas, harati dan sehat. Dan ini juga sama menjadi motto dan harapan dari Provinsi Kalteng,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Juri Mukhlis Cahyo dari Kementerian Pendidikan mengatakan, untuk tahun 2018 sekolah yang ikut sebagai peserta kategori sekolah sehat sebanyak 96 peserta terdiri dari tingkat SD, SMP, SMA.

Adapun dalam pelaksanaannya, terang Mukhlis, dilakukan sebanyak empat tahap dan terakhir apabila dipilih menjadi juara tingkat nasional, pada bulan Oktober akan diundangan ke Jakarta untuk menerima penghargaan.

“Kita akan tunggu hasilnya karena akan dipilih yang terbaik dalam 2 kategori juara yaitu juara terbaik kategori best performance dan kategori upaya atau usaha serta kerja sama dari komponen masyarakat,” ujarnya. (is)

 

Sumber: https://www.kalamanthana.id/2018/07/24/smpn-3-selat-wakili-kalteng-ke-lomba-sekolah-sehat-nasional/

Share:

Tuesday, July 24, 2018

SMPN 3 Selat Wakili Kalteng Sebagai Peserta UKS Tingkat Nasional



MMCKalteng - Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Selat Kuala Kapuas masuk dalam peserta Sekolah Sehat Tingkat Nasional Tahun 2018 yang mewakili Provinsi Kalimantan Tengah. Untuk itu, tim penilai atau Dewan Juri Sekolah Sehat Tingkat Nasional Tahun 2018 baik dari Kementerian Pendidikan, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Agama melakukan survey atau penilaian langsung di SMP Negeri 3 Selat, Senin (23/7) lalu.

Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas yang mana saat itu diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Hidayatullah, dan Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Harini Irawati, S.Pd serta para guru SMPN 3 Selat.

Dalam kunjungan tersebut sebelumnya dilakukan prosesi adat Pantan Bahalai untuk menyambut tamu yang baru pertama kali datang di Kabupaten Kapuas dan disambut dengan tarian adat selamat datang oleh siswi SMPN 3 Selat Kuala Kapuas.

Harini Irawati dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada dewan juri sekolah sehat tingkat nasional maupun Pemerintah Provinsi Kalteng, karena SMPN 3 Selat diberikan kesempatan untuk mewakili Kalteng ke tingkat nasional.

“Kami mengucapkan syukur dan berterima kasih pula kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas atas kerja samanya untuk membangun sekolah ini menjadi sekolah sehat,” ucapnya.

Ia juga memberikan penghargaan dan apresiasi atas kerja sama yang terjalin diantara guru-guru dan siswa serta dalam mempersiapkan sekolah menjadi peserta Sekolah Sehat Tingkat Nasional. Lebih lanjut, ia mengungkapkan SMPN 3 Selat memiliki mitra kerja dengan perusahaan PT PAMA PERSADA yaitu perusahaan batu bara dari Buhut, yang mana selalu membantu pihak sekolah dalam membangun sekolah menjadi sekolah sehat.

“Kami berharap kerja sama ini tidak akan berhenti sampai disini saja, ada kesepakatan yang berkesinambungan karena sebagai informasi pula bahwa bulan depan sekolah kami mewakili Kalteng menjadi sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional,” ungkapnya.

Apabila diberi kesempatan menjadi juara tingkat nasional tahun 2018, ia berharap dapat mengimbaskan aura positif UKS (Unit Kesehatan Siswa) itu kepada sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Kapuas terutama masyarakat di sekitar sekolah, bagaimana berperilaku hidup sehat dan berakal budi pekerti yang baik dengan harapan masyarakat Kapuas menjadi sehat dan cerdas.

“Terutama kami SMP Negeri 3 Selat mendukung program Pemerintah Kabupaten Kapuas yang mana visi yang ada yaitu menjadikan Kabupaten Kapuas sebagai Kabupaten yang cerdas, harati dan sehat. Dan ini juga sama menjadi motto dan harapan dari Provinsi Kalteng,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Juri Mukhlis Cahyo dari Kementerian Pendidikan mengatakan untuk tahun 2018 sekolah yang ikut sebagai peserta kategori sekolah sehat sebanyak 96 peserta terdiri dari tingkat SD, SMP, SMA.

Ia mengatakan, pelaksanaan dilakukan sebanyak empat tahap dan terakhir apabila dipilih menjadi juara tingkat nasional, pada bulan Oktober akan diundangan ke Jakarta untuk menerima penghargaan.

Mukhlis mengatakan, SMPN 3 Selat sudah masuk dalam kategori sekolah sehat tingkat nasional karena dipilih oleh daerah sebagai peserta yang mewakili Provinsi Kalteng ke tingkat nasional. “Kita akan tunggu hasilnya karena akan dipilih yang terbaik dalam 2 kategori juara yaitu juara terbaik kategori best performance dan kategori upaya atau usaha serta kerja sama dari komponen masyarakat,”terangnya.

Ia berharap sekolah yang dijadikan sebagai peserta sekolah terbaik tingkat nasional dapat menjadi dampak yang baik dalam hal menjadi UKS percontohan bagi sekolah lain. “Sebetulnya SMPN 3 sudah menjadi juara nasional karena dipilih oleh provinsi dan dipercayakan mewakili tingkat nasional, hanya dari nasional kita pilih yang mana yang terbaik,” tutur Mukhlis. (hmskominfo)

 

sumber: https://mmc.kalteng.go.id/berita/read/2361/smpn-3-selat-wakili-kalteng-sebagai-peserta-uks-tingkat-nasional

Share:

Saturday, July 7, 2018

Boneka: Lebih dari Sekadar Mainan, Menjadi Media Pembelajaran Kreatif

Boneka telah menjadi bagian dari peradaban manusia sejak ribuan tahun lalu. Dari sekadar benda ritual di zaman Mesir Kuno hingga menjadi mainan modern yang canggih, boneka tetap memiliki daya tarik tersendiri. Namun, tahukah Anda bahwa boneka juga merupakan alat peraga yang sangat efektif dalam dunia pendidikan?

Memahami Apa Itu Boneka

Secara umum, terdapat beberapa pengertian mengenai boneka yang perlu kita ketahui:

  • Menurut KBBI: Boneka adalah tiruan anak untuk permainan atau sering disebut anak-anakan.

  • Secara Universal: Boneka adalah sejenis mainan yang berbentuk macam-macam, terutama manusia, hewan, atau tokoh fiksi. Sebagai salah satu mainan tertua di dunia, boneka telah ditemukan sejak zaman Yunani dan Romawi kuno, meski fungsi dan bahannya terus berevolusi.

Secara khusus dalam dunia pendidikan, boneka didefinisikan sebagai model perbandingan yang meniru bentuk manusia atau binatang. Boneka bukan lagi sekadar benda diam, melainkan media pembelajaran yang interaktif melalui metode sandiwara atau pementasan.


Macam-Macam Boneka untuk Media Pembelajaran

Penggunaan boneka dalam kelas dapat menghidupkan suasana dan membantu siswa memahami materi dengan lebih menyenangkan. Berikut adalah lima jenis boneka yang umum digunakan sebagai media pembelajaran:

1. Boneka Jari (Finger Puppets)

Boneka ini dibuat dengan ukuran kecil untuk dimasukkan ke jari-jari tangan. Biasanya terbuat dari kain flanel atau wol. Media ini sangat efektif untuk bercerita (storytelling) dengan banyak karakter sekaligus karena satu tangan bisa memainkan lima tokoh berbeda.

2. Boneka Tangan (Hand Puppets)

Jenis ini dimainkan dengan cara memasukkan tangan ke dalam badan boneka. Biasanya, ibu jari dan jari kelingking berfungsi sebagai tangan boneka, sementara jari lainnya menggerakkan bagian kepala. Boneka tangan sangat populer untuk membangun komunikasi dua arah dengan siswa.

3. Boneka Tongkat (Rod Puppets)

Sesuai namanya, boneka ini dimainkan dengan bantuan tongkat kecil yang terhubung ke tangan atau tubuh boneka. Gerakannya lebih terbatas dibanding boneka tangan, namun sangat baik untuk pertunjukan panggung yang membutuhkan postur tubuh boneka yang tegak.

4. Boneka Tali (Marionette)

Boneka ini digerakkan dengan menggunakan tali atau benang yang dihubungkan ke bilah kayu di bagian atas. Memainkan marionette membutuhkan keterampilan khusus agar gerakan boneka terlihat luwes dan hidup.

5. Boneka Bayang-Bayang (Shadow Puppets)

Di Indonesia, kita mengenalnya seperti wayang kulit. Boneka ini dimainkan di belakang layar kain dengan cahaya lampu dari belakang. Siswa hanya melihat bayangannya saja. Media ini sangat kuat dalam menciptakan suasana dramatis dan melatih imajinasi siswa.


Mengapa Menggunakan Boneka dalam Belajar?

Menggunakan boneka sebagai "model perbandingan" memiliki berbagai manfaat, di antaranya:

  • Meningkatkan Konsentrasi: Siswa cenderung lebih fokus memperhatikan tokoh boneka daripada hanya mendengarkan ceramah guru.

  • Mengembangkan Imajinasi: Siswa diajak masuk ke dalam dunia cerita yang sedang dipentaskan.

  • Melatih Keterampilan Sosial: Melalui sandiwara boneka, siswa dapat belajar tentang empati, etika, dan cara berkomunikasi melalui karakter yang dimainkan.

Kesimpulan Boneka bukan hanya benda mati penghias kamar. Dengan sedikit kreativitas, boneka bisa bertransformasi menjadi guru yang menyenangkan di dalam kelas, membantu menyampaikan pesan moral dan materi pelajaran dengan cara yang tak terlupakan.g

Share:

Tuesday, May 22, 2018

Waspada Lonjakan Kasus DBD: Kenali Ciri Nyamuk Penular dan Langkah Pencegahannya

KABUPATEN KAPUAS – Memasuki musim penghujan, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan dapat berakibat fatal jika tidak segera ditangani.

Mengenal Musuh di Sekitar Kita: Nyamuk Aedes aegypti

Nyamuk penular DBD memiliki karakteristik khusus yang berbeda dengan nyamuk biasa. Masyarakat perlu mengenali ciri-cirinya agar dapat melakukan antisipasi:

  • Tampilan Fisik: Tubuh berwarna hitam dengan loreng-loreng putih (belang) di sekujur tubuhnya.

  • Waktu Menggigit: Aktif menghisap darah pada pagi hari dan sore hari.

  • Tempat Bersarang: Nyamuk ini justru menyukai genangan air jernih di dalam atau sekitar rumah, bukan di air keruh seperti got. Bak mandi, vas bunga, dan tempat minum burung menjadi lokasi favorit mereka bertelur.

  • Daya Jelajah: Mampu terbang hingga radius 100 meter dan bertahan hidup rata-rata selama 2 minggu hingga 3 bulan.

Siklus Penularan yang Cepat

Penularan terjadi saat nyamuk menggigit penderita DBD, sehingga virus ikut terhisap ke perut nyamuk. Dalam waktu 8 hari, virus tersebut matang di tubuh nyamuk. Saat nyamuk yang sama menggigit orang sehat, virus berpindah dan menyebabkan orang tersebut jatuh sakit. Penyakit ini sangat berisiko menyerang wilayah padat penduduk, terutama saat populasi nyamuk meningkat di musim hujan.

Gejala yang Harus Diwaspadai

Masyarakat diminta segera mengenali tanda-tanda awal DBD sebelum kondisi memburuk:

  1. Panas tinggi mendadak.

  2. Bintik merah pada kulit yang tidak hilang saat ditekan.

  3. Nyeri ulu hati atau sakit perut.

  4. Gejala perdarahan seperti mimisan, muntah darah, atau BAB berdarah.

  5. Kondisi Parah: Penderita gelisah, serta ujung tangan dan kaki terasa dingin dan berkeringat (tanda syok).

Pertolongan Pertama dan Tindakan Cepat

Jika ditemukan anggota keluarga dengan gejala di atas, lakukan langkah berikut:

  • Beri minum air putih sebanyak mungkin.

  • Segera bawa ke fasilitas kesehatan terdekat.

  • Lapor kepada Ketua RT/Lurah setempat agar dapat dilakukan gerakan kebersihan lingkungan secara massal.

Cegah dengan "4M Plus"

Pemerintah menekankan bahwa cara paling efektif memutus rantai penularan adalah dengan gerakan 4M Plus:

  1. Menguras tempat penampungan air secara rutin.

  2. Menutup rapat semua wadah air.

  3. Memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menampung air.

  4. Memantau jentik nyamuk di lingkungan sekitar.

Langkah Plus Tambahan:

  • Hindari kebiasaan menggantung baju di dalam rumah (tempat nyamuk hinggap).

  • Pelihara ikan pemakan jentik di kolam.

  • Gunakan obat anti nyamuk atau kelambu untuk mencegah gigitan.

Mari bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Ingat, mencegah lebih baik daripada mengobati!

Share:

Tuesday, January 2, 2018

RPP PJOK SMP Kelas VII Kurikulum 2013


Berikut perangkat mengajar mata pelajaran PJOK SMP Kelas 7. Semoga bisa menjadi inspirasi bagi ibu dan bapak guru dalam menyusun perangakat mengajar di sekolah masing-masing. 

Share:

Arsip


Followers

Recent Comment

`