Gerak Jalan

Gerak Jalan Tradisional menempuh jarak 28 KM dari Markas Besar Komando Djawa (MBKD) Jendral Soedirman Desa Kepurun, Manisrenggo finish di Monumen Juang 45 Joggrangan Klaten.

Juara O2SN SD KALTENG 2015

Hasil O2SN Tingkat SD Cabang Olahraga Tenis Meja Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2005

Juara HUT KORPRI Kapuas

Kejuaraan Tenis Meja dan Sepak Bola Mini dalam Rangka HUT KORPRI Kabupaten Kapuas Tahun 2011

Juara Kelas 9.4

Penerimaan Raport Semester I Tahun Pelajaran 2021/2022

Kejuaraan Tenis Meja Bupati Cup Kapuas

Hasil Kejuaraan Tenis Meja Bupati Cup Kapuas Tahun 2021

Sunday, September 7, 2014

Workshop Pembuatan RPP Kurikulum 2013

Pendaftaran Peserta

Yanti Susi, S.Pd (Pembawa Acara)

Ngadiman, S.Pd (Sambutan Ketua Panitia)

Rangkap Illie Jamal, S.Sos (Pengawas TK/SD)
Membuka Kegiatan KKG

 Ramblan, S.Pd.I (Pembaca Doa)

Cicilia Ludowati Rubini, S.Pd (IN K13 Kelas I)

Andeyani, S.Pd. (IN K13 kelas II)

Bubu, S.Pd (IN K13 Kelas IV)

Tugino, S.Pd. (IN K13 Kelas V)

Mardiyanto, S.Pd.I (IN K13 PJOK)


Peserta Workshop
Share:

Tuesday, August 26, 2014

Pemandian Cokro

60091-10593052_920227351325855_7948364449680977538_n

Umbul Cokro merupakan salah satu lokasi pariwisata alami di Klaten. Di Cokro dapat dijumpai sebuah tempat pemandian yang airnya langsung dari sumber alam. Airnya jernih untuk pengairan sawah dan mandi sebagian air juga digunakan untuk air minum penduduk Surakarta. Tempat ini terkenal dengan nama Umbul Cokro.

Saat pulang ke Klaten Rara menyempatkan ke Umbul Cokro.  Air di cokro lumayan dingin bikin tubuh mengigil. Untuk sampai ke Cokro menggunakan angkutan umum jurusan tulung atau Bus jurusan Klaten lewat Cokro. Yang seru di sini bisa mancing dan ikannya bisa langsung dimasak.


76c2b-10411950_920225904659333_520895845304905191_n






Share:

Memeriahkan Lomba HUT RI di Jonggrangan Klaten

d5257-10636322_919677121380878_8795965903567038647_n

Tahun ini Rara tampil dalam lomba dalam memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia di Jonggrangan, Klaten Utara, Klaten. Semoga dapat meneruskan cita-cita perjuangan para pahlawan bangsa.
Share:

Karnaval HUT RI di Klaten

1faa7-1486887_918962248119032_5668674546657386487_n

Karnaval dalam rangka memperingati HUT RI ke 69 dilaksanakan di Kabupaten Klaten. Karnaval dibagi menjadi dua kategori jalan kaki dan kendaraan/mobil yang dilaksanakan tanggal 18 dan 19 Agustus 2014. Tahun ini Rara berkesempatan melihat meriahnya karnaval di kota Klaten.
Share:

Saturday, August 23, 2014

Fungsi Pelatih Saat Pertandingan

Pada saat atlit bertanding pelatih mempunyai fungsi sebagai :
1. Pengatur strategi : dilihat dari waktu, latihan 90% pertandingan 10%. Pelatiha harus membantu atlit dalam memilih event dan pertandingan. Diskusikan taktik yang dipakai, tetapi jangan menjejali atlit dengan kata-kata mengenai betapa baiknya suatu perlawanan itu. Perkiraan perlawanan yang akan terjadi dan gunakan pengetahuan anda sebaik-baiknya. Nasehat diberikan secukupnya, jangan berlebihan. Semua atlit berbeda dan membutuhkan dorongan mental yang berbeda-beda. Sediakan waktu anda untuk para atlit yang ingin berbicara sesaat sebelum pertandingan.
2. Psikolog : harus dapat menyesuaika diri dengan situasi. Bila anda takut kalah, jangan memperlihatkan pada atlit. Mereka ingin anda percaya pada mereka.
3. Pengamat : tugas ini sangat penting sebagai pelatih pada saat pertandingan. Atlit mengharapkan anda sebagai pengamat. Bila mungkin merekam kejadian pertandingan itu, sehingga dapat diputar atau diulang kembali. Bila tidak mungkin anda membuat catatan. Kekalahan adalah fakta dan harus ditanggapi positif, jangan menyalahkan atlit. Ingat : Atlit tidak pernah salah, mereka hanya membuat kesalahan.
Share:

Fungsi Pelatih Saat Latihan

Berlatihlah sesuai dengan yang dilatihkan! Perlu diingat bahwa latihan kepunyaan pelatih, sedangkan kompetisi kepunyaan atlit. Pelatih tidak akan mendapatkan 2 atlit yang sama dari suatu latihan yang identik, akan ada kekurangan dan kadang-kadang ada perbedaan.
Berbicaralah dengan atlit anda dalam bahasa sederhana, hindari kata-kata teknis yang tidak perlu. Kata teknis adalah untuk dipahami pelatih sendiri. 
Fungsi pelatih saat latihan :
1. Tecnical Expert : mengenai seluruh bagian-bagian (event) serta menguasai yang dapat diikuti oleh masing-masing atlit. Berikan pengetahuan dan ilmu  anda dengan penuh keyakinan. Keragu-raguan akan menyebabkan ketidak percayaan.
2. Pendidik : seperti halnya guru, seorang pelatih mempelajari metode-metode baru dan menerangkannya kepada atlit. Jabarkan instruksi-intruksi menjadi bagian-bagian yang sederhana sehingga atlit dapat memahami dan melaksanakan setiap perkembangan baru. Jangan memberikan instruksi sebelum anda mengerti dan menguasai sendiri dengan benar.
3. Motivator : timbulkan motivasi diri dalam diri atlit. Motivasi datang dari adaptasi terhadap lingkungan. Seorang atlit yang dapat beradaptasi dengan baik adalah atlit yang mempunyai motivasi. Bimbinglah atlit dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan.
4. Organisator : atlit jangan diberi tugas dalam hal kepengurusan, oleh karena mereka sudah mendapat beban yang besar dengan latihan-latihannya. Pelatihan harus mengatur mereka. Organsasi yang buruk menghasilkan penampilan yang buruk pula. Anda harus memperkenalkan berbagai variasi latiahan. Jangan berusaha mengatur kehidupan pribadi atlit, kecuali jika merasa yakin bahwa masalah yang dihadapi atlit perlu mendapat penyelesaian.
5. Director : anda bertanggung jawab dan memimpin program latihan. Pengarahan yang buruk berarti penampilan yang buruk dan kehancuran. Bertindak tegas dan positif.
Share:

Thursday, August 21, 2014

Asas-asas Pendidikan Olahraga

Asas-asas pendidikan olahraga adalah dasar-dasar sebagai pegangan dalam usaha pendidikan dengan menggunakan kegiatan olahraga sebagai alat. Dalam hal ini terkandung 3 hal yang yaitu :
1. Asas-asas 
2. Usaha Pendidikan  
3. Olahraga
Asas-asas adalah ketentuan-ketentuan yang harus diperhatikan dalam setiap tindakan seorang guru olahraga pada waktu mengajar. Asas-asas tersebut tidak boleh diabaikan jik ia ingin berhasil dalam pelajarannya. Tanpa asas-asas yang dapat dipertanggungjawabkan tidak mungkin seorang guru dapat mencpai maksud dan tujuannya. Bahkan tidak hanya itu, mungkin ia akan merusak pertumbuhan dan perkembangan anak didik yang dipercayakan kepadanya oleh orang tua. Bekerja tanpa asas-asas yang benar merupakan bahaya.
Asas-asas membahas dasar-dasar ilmiah yang kita peroleh dari berbagai ilmu pengetahuan, yang dianggap penting sekali untuk diperhatikan, ilmu pegetahuan tersebut terutama adalah Ilmu-ilmu pengetahuan tentang manusia (biologi, sosiologi, dan psikologi)
Usaha Pendidikan adalah setiap tindakan pendidikan yang disengaja untuk mempengaruhi pertumbuhan dan perktembangan anak ke arah kedewasaannya. 
Pendidikan Olahraga adalah usaha pendidikan dengan jalan memeberikan pelajaran-pelajaran olaharaga seperti senam, permainan. atletik, olaharaga beladiri dan apabila tersedia tempat renang dapat juga pelajaran renang. Pendidikan olahraga adalah usaha pendidikan. Dengan demikian hal ini berarti bahwa tujuan pendidikan olahraga sama dengan usaha-usaha pendidikan lain pada umumnya.
Sasaran pendidikan olahraga adalah keseluruhan perkembangan perkembangan dan pertumbuhan kepribadian dari anak didik atau anak didik sebagai seorang manusia seutuhnya yang sedang tumbuh.
Olahraga adalah kegiatan jasmaniah atau kegiatan fisik manusia yang berpengaruh terhadap kepribadian dari pelakunya. Kegiatan fisik dalam olahraga adalah kegiatan yang menuntut kesanggupan jasmaniah tertentu untuk menggunakan tubuh secara menyeluruh. Setiap gerakan tertuju kepada pencapaian maksud tertentu. Kegiatan jasmani merupakan kegiatan utama dalam olahraga hingga sehabis olahraga adalah sewajarnya bila pelaku berkeringat. Olaharaga dilakukan dalam bentuk-bentuk permainan, perlombaan, pertandingan ataupun campuran dari bentuk-bentuk itu.
Sport berasal dari bahasa Inggris, yang berarti bersenang-senang dan semula dilakukan oleh kaum ningrat di negara tersebut. Bentuk-bentuk sport berkembang terus dan kini dilakuakn orang dalam berbagai maksud dan tujuan. Dari hanya sekedar mengisi waktu senggang di luar waktu kerja sehari-hari, sampai kepada jenis sport sebagai pekerjaan untuk memperoleh penghasilan yang disebut Profesionalisme atau sport bayaran.
Pendidikan Jasmani merupakan terjemahan dari Physical Education. Jasmani bersifat jasad atau kejasadan. Maksudnya ialah bahwa ia sekali-sekali bukan hendak mendidik jasad manusia, tapi merupakan usaha pendidikan dengan jalan menggunakan tubuh manusia sebagai sasaran antara dalam membina pengembangan manusia itu seutuhnya. Tidak seperti dalam sport, pendidikan jasmani lebih banyak menggunakan latihan-latihan permainan-permainan yang sengaja diciptakan sesuai dengan kebutuhan mereka yang sedang pendidikan tersebut. Jika sport memiliki bentuk-bentuk gerakan dan peraturan-peraturan yang dilakukan, maka pendidikan jasmani tidak terikat ataupun tertuju pada gerakan-gerakan dalam rangka peraturan-peraturan dan ketentuan-ketentuan yang umum berlaku seperti sport.

Diresume dari : Drs. Moch. Soebroto, M.Ed, Asas-asas Umum Pengetahuan Olahraga, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Share:

Saturday, August 9, 2014

Belajar Pianika

d073b-2014-08-10-07-50-58Siang ini mencoba belajar pianika, asal tiup dulu karena baru akan di ajarkan oleh guru SBK Sabtu depan. Meskipun suara solmisasi masih belum hafal. Akhirnya notasi burung "kakak tua" bisa dilantunkan dengan pianika dengan cukup baik.
Share:

Friday, August 8, 2014

Memakai Seragam Hizbul Wathan

2014-08-09 06.27.07Kuala Kapuas (9/8) hari ini masuk sekolah dengan seragam Hizbul Wathan (HW). Apa sih Hizbul Wathan? Hizbul Wathan merupakan Gerakan Kepanduan   adalah  salah satu organisasi otonom di Persyarikatan Muhammadiyah. Organisasi otonom Muhammadiyah lainnya adalah: 'Aisyiyah, Nasyiatul 'Aisyiyah (NA), Pemuda Muhammadiyah (PM), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Tapak Suci Putera Muhammadiyah, dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM).

HW didirikan di Yogyakarta pada 1336 H (1918 M) atas prakarsa KH Ahmad Dahlan, yang merupakan pendiri Muhammadiyah
Share:

Monday, August 4, 2014

Hari Pertama Masuk Sekolah di SD Muhammadiyah Selat

83404-10527913_1533103310251726_3385558227640845174_n

Kuala Kapuas (4/8) Hari ini anak kedua kami Hafizhah Larasati sudah masuk kelas I di SDS Muhammadiyah Selat. Jam 05.00 sudah bangun pagi mempersiapkan diri untuk sekolah. Begitu semangatnya untuk masuk sekolah setelah sebulan libur. Jam 06.00 berangkat sekolah dengan perjalanan 5 menit. Dan memilih bangku paling depan. Setelah guru kelas I masuk (Hadiah Herawati, S.Pd.I) anak kami tinggal. Selamat belajar putriku semoga jadi anak yang sholehah berguna bagi nusa dan bangsa.
Share:

Saturday, August 2, 2014

Belajar Photoshop

bos naufal copy

Hasil kreasi putra pertama kami mengenal photoshop meskipun masih kurang sempurna, tapi lumayan untuk anak yang baru berusia 10 tahun. Coba dan coba terus nak, biar mahir. Selamat belajar photoshop.
Share:

Monday, June 2, 2014

Berkunjung ke Kebun Binatang Gembira Loka


Share:

Saturday, April 19, 2014

FUNGSI PELATIH SECARA UMUM

1. Sebagai seorang perencana (planner)
Mengarahkan atlit dalam program jangka pendek dan jangka panjang. Sebagai pelatih merencanakan suatu program latihan adalah mutlak, merencanakan suatu latihan bermuara pada tujuan, tujuan yang ingin dicapai bagi seorang pelatih adalah meningkatkan prestasi atlitnya. Dalam perencanaan latihan olahraga ada sasaran-sasaran program yang ingin dicapai yaitu program jangka pendek dan jangka panjang.
2. Sebagai pemimpin (leader)
Memimpin dan melaksanakan program latihan dan mengadakan diskusi dengan atlit. Dalam situasi latihan sosok seorang pelatih adalah seorang pemimpin yang terdidik, pelatih mempunyai tujuan yang akan dicapai, pencapaian proses latihan yaitu hubungan objek yang dibina, maka mengatur suatu sistem latihan diperlukan figur seorang pelatih yang dapat memimpin atlet.
3. Sebagai teman (friend)
Selalu penuh pengertian dan simpati bila ada suatu hal yang terjadi pada atlet. Dengarkan keluhan dan masalah-masalah pada atlet. Saat-saat di luar atau sesudah latihan pelatih harus menyesuaikan diri dan berlaku sebagai teman, pelatih diharapkan dapat menyesuaikan diri baik kelompok maupun individu. 
4. Sebagai seorang yang mau belajar (learner)
Selalu siap mempelajari dan mencobakan hal-hal yang baru. Mendengarkan saran-saran perubahan dari para pakar, rekan, maupun dari atlet sendiri. Banyak membaca dan mempelajari hal-hal yang baru, untuk menambah pengetahuan. Makin banyak belajar, akan makin banyak yang tidak anda ketahui.
5. Kewajaran (Realist)
Memperkirakan potensi atlet yang wajar dan selalu melihat tahap perkembangannya. Membuat suatu target yang wajar, yang dapat dicapai oleh setiap atlet. Maka seorang pelatih dalam menilai atau memperkirakan situasi baik latihan atau pertandingan.
Share:

Wednesday, January 15, 2014

Belajar Bersepeda

image

Liburan Maulid 14 Januari 2012 Rara minta belajar sepeda tanpa roda kecil pembantu. Lumayan berkeringat lari mengiringi anak tetcinta sambil memegang sadel.
Sore hari minta belajar naik sepeda lagi tapi yang mengiringi lebih nyaman karena tanpa dipegang lagi sadel sudah bisa jalan.
Share:

Arsip

Followers