Thursday, December 30, 2010
Memandikan Burung Berkicau
Kawanku bernama Denta
[slideshow]
Reuni teman sepermainan setelah 3 tahunan nggak ketemu. Naufal dengan bahasa Banjar dan Denta yang sudah medhok bahasa Jawanya. Tapi ngomong tetap nyambung meski bahasanya berbeda.
Tuesday, December 28, 2010
Tuesday, October 26, 2010
Belajar Renang di Sungai
Banyak sungai di Kapuas sehingga sangat perlu untuk belajar renang. Mengajari anak untuk berenang. Meskipun mulanya sangat takut. Tapi setelah mencoba jadi ketagiahan, tiap hari nggak mau absen berenang setiap pulang sekola. Tapi masih minta ditunggui di tepi sungai. Meskipun masih memakai alat bantu ban vespa dengan bangga berkata, "aku sudah bisa berenang"


Monday, May 17, 2010
Helikopter Mendarat
17 Mei 2010, hari Senin sore ikut bapak main pingpong di GOR, tapi hari ini paman es cream datangnya terlambat, nggak masalah masih ada paman penjual penthol. Belum habis makan penthol akhirnya yang kutunggu-tunggu datang, "es cream" hadiah tiap kali aku ikut bapak ke GOR. Saat main-main di halaman GOR ada helikopter keliling di atas stadion dan akhirnya mendarat di tengah stadion. Debu berterbangan, beberapa saat kemudian anak-anak lari mendekat helikopter, ternyata ada pejabat datang dengan "Susi Air". Langsung aku lari mendekat, "Bapak photo aku". Setelah puas melihat-lihat helikopter kami pulang. Aku bilang dengan bapak, "Pak aku kalau sudah besar bisalah menjalankan helikopter?".
Monday, May 10, 2010
Menyusun Galam
Menyusun galam di halaman
Kapuas dengan slogan kota "AIR" memang benar-benar melimpah airnya. Dikelilingi sungai besar nan luas. Di saat musim hujan air makin melimpah ditambah air pasang yang mengalir sampai di halaman rumah. Mancing ria jadi rutinitas tiap air pasang. Namun ironisnya meskipun air melimpah, Kota Air ini kesulitan mendapatkan air bersih. Karena air sungai sebagian besar berwarna coklat dan rasanya asam. Untuk mengolah air bersih biaya operasionalnya tinggi. Menurut sumber dari PDAM Kapuas biaya pengolahan air bersih di Kapuas cukup tinggi dibandingkan dengan kabupaten/kota lainnya.
Sunday, April 18, 2010
Mancing Duyu
Kalau musim pasang nggak bisa kemana-mana sekeliling rumah tergenang air. Tapi anak-anak malah senang ketika air pasang datang. Naufal renang di air pasang. Rara mancing di depan rumah meskipun hanya pake pancing-pancingan dari lidi dan rafia, kok ya senang sekali. Lagaknya kayak pemancing ulung, "Pak, sini dapat iwak banyak, katanya.

Subscribe to:
Posts (Atom)