Gerak Jalan

Gerak Jalan Tradisional menempuh jarak 28 KM dari Markas Besar Komando Djawa (MBKD) Jendral Soedirman Desa Kepurun, Manisrenggo finish di Monumen Juang 45 Joggrangan Klaten.

Juara O2SN SD KALTENG 2015

Hasil O2SN Tingkat SD Cabang Olahraga Tenis Meja Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2005

Juara HUT KORPRI Kapuas

Kejuaraan Tenis Meja dan Sepak Bola Mini dalam Rangka HUT KORPRI Kabupaten Kapuas Tahun 2011

Juara Kelas 9.4

Penerimaan Raport Semester I Tahun Pelajaran 2021/2022

Kejuaraan Tenis Meja Bupati Cup Kapuas

Hasil Kejuaraan Tenis Meja Bupati Cup Kapuas Tahun 2021

Thursday, July 29, 2021

Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Materi Sistem Ekskresi Manusia Dengan Menerapkan Metode Tutor Sebaya Pada Siswa Kelas IX SMP Negeri 3 Selat Tahun Pelajaran 2019/2020 Semester I

ABSTRAK

Penelitian ini berdasarkan permasalahan: (a) Apakah Pembelajaran Metode Tutor Sebaya  berpengaruh terhadap hasil belajar IPA ? (b)  Seberapa tinggi tingkat penguasaan materi pelajaran IPA dengan diterapkannya metode Pembelajaran Metode Tutor Sebaya ?

Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh Pembelajaran Metode Tutor Sebaya  terhadap hasil belajar IPA . (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran IPA setelah diterapkannya Pembelajaran Metode Tutor Sebaya

Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas IX. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.

Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami  peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (66%,), siklus II (76%), siklus III (93%).

Simpulan dari penelitian ini adalah metode  Konstruktifistik  dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa Kelas IX, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative  IPA.

Judul: Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Materi Sistem Ekskresi Manusia Dengan Menerapkan Metode Tutor Sebaya Pada Siswa Kelas IX SMP Negeri 3 Selat  Tahun Pelajaran 2019/2020 Semester I

Penulis: Neny Rosanty, S.Pd. 

Guru SMPN 3 Selat

Jurnal Lengkap: 📥 lihat jurnal

Penerbit: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan DWIJA SUKOWATIVol. 3 No 2, 2021

 




 


Share:

Soal Matematika Kelas 9

Salam ekspresi: energik, kreatif, berprestasi.  Spentri Jaya ..... Yes.

Anak-anak siswa SMPN 3 Selat yang hebat, untuk memperdalam materi matematika kelas 9 silahkan belajar dengan mengerjakan soal berikut:

Soal latihan Matematika Kelas 9, hanya bisa diakses menggunakan email: .......@smpn3selat.sch.id

1. Soal online Matematika 9 Part 1

2. Soal online Matematika 9 Part 2

3. Soal online Matematika 9 Part 3

4. Soal Online Matematika 9 Part 4

5. Soal Online Matematika 9 Part 5

Share:

Wednesday, July 21, 2021

Materi PJOK: Kebugaran Jasmani

Pengertian Kebugaran Jasmani: Kebugaran Jasmani adalah kemampuan seseorang untuk menunaikan tugasnya sehari-hari dengan gampang, tanpa merasa lelah yang berlebihan, serta masih mempunyai sisa atau cadangan tenaga untuk menikmati waktu senggangnya dan untuk keperluan keperluan mendadak.

Untuk menjaga dan meningkatkan kebugaran jasmaninya, seseorang perlu melakukan latihan kebugaran jasmani. Manfaat latihan kebugaran jasmani bagi tubuh, antara lain sebagai penggerak setiap memperkuat stabilitas sendi-sendi. Kebugaran jasmani seseorang dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu makanan bergizi, kebiasaan hidup sehat, aktivitas jasmani yang dilakukan secara teratur, dan pola istirahat yang cukup. Adapun ciri-ciri seseorang yang memiliki kebugaran jasmani yang baik sebagai berikut:

1.   Memiliki ketahanan kerja yang tinggi dan pekerja keras

2.   Memiliki kemampuan kerja yang tinggi

3.   Memiliki rasa percaya diri yang tinggi

4.   Optimis dan pantang menyerah

5.   Selalu bersemangat atau tidak mudah lelah

6.   Lebih progresif dibanding orang lain

Komponen latihan kebugaran jasmani

1.   Latihan kekuatan (strength) merupakan kemampuan yang dikeluarkan oleh otot untuk menahan suatu beban. Kekuatan otot berguna sebagai daya penggerak dalam setiap aktivitas, mengurangi resiko terjadi cidera, menunjang efisiensi kerja dan memperkuat stabilitas persendian. Bentuk latihan kekuatan antara lain sebagai berikut:

a.   Kekuatan otot lengan, dada dan bahu

Ada beberapa latihan untuk menguatkan otot lengan, dada dan bahu.

1)    Push up: tujuannya adalah untuk melatih kekuatan dan daya tahan otot lengan. Cara melakukannya sebagai berikut.

a)    Tidur telungkup, kedua kaki rapat lurus ke belakang dengan ujung kaki bertumpu pada lantai.

b)    Kedua telapak tangan menapak lantai di samping dada, jari-jari menghadap ke depan, siku ditekuk.

c)    Angkat badan ke atas sehingga kedua tangan lurus, kepala, badan dan kaki berada dalam satu garis lurus.

d)    Gerakan ini dapat dilakukan berulang-ulang sampai merasa tidak kuat.

2)    Pull up (mengangkat tubuh): adalah latihan untuk kekuatan otot lengan yang dilakukan di atas palang tunggal. Caranya

a)    kedua tangan menggantung di palang tunggal,

b)    kemudaian tubuh diangkat dengan cara siku ditekuk sehingga posisi dagu di atas palang tunggal

c)    selanjutnya badan diturunkan kembali.

  b.  Kekuatan otot perut

Gerakan sit up dapat melatih kekuatan otot perut. Cara melakukan gerakan sit up:

1)  Posisi awal telentang dengan kedua tangan dikaitkan dan diletakkan di belakang kepala

2)  Gerakannya tubuh bangun kembali telentang dan kembali bangun lagi.

c.   Kekuatan otot punggung

Gerakan back up dapat melatih kekuatan otot punggung. Tujuan latihan otot punggung adalah melatih kekuatan dan daya tahan otot punggung. Cara melakukan back up sebagai berikut:

1)  Sikap awal tidur telungkup kedua kaki rapat lurus ke belakang, kedua tangan dengan jari-jari berkaitan diletakkan di belakang kepala (pergelangan kaki boleh di pegang teman)

2)  Angkat badan ke atas sampai posisi dada dan perut tidak lagi menyentuh lantai, kedua tangan tetap berada di belakang kepala.

3)  Badan diturunkan kembali ke sikap awal

d.  Kekuatan otot kaki

Ada beberapa latihan untuk menguatkan otot kaki. Jenis latihan untuk menguatkan otot kaki sebagai berikut.

1)  Latihan squat jump, yaitu latihan untuk menguatkan otot kaki dengan posisi awal berdiri, kedua tangan di atas tengkuk. Mulailah dengan menekuk kedua kaki secara bergantian sehingga salah satu lutut bengkok selama 30 detik.

2)  Naik kotak/bangku menggunakan kaki satu per satu sambil kedua tangan memegang bola. Pada gerakan akhir berdiri dengan kedua kaki dan kedua tangan lurus ke atas memegang bola.


3)   Melompat dengan kedua kaki ke atas kotak dan mendarat menggunakan kedua kaki dengan sikap kedua lutut tertekuk.


update materi 29 Juli 2021

2. Unsur-unsur Kebugaran Jasmani

a.     Kekuatan (strength): adalah suatu kemampuan yang dikeluarkan oleh otot tubuh dalam mehanan suatu beban. Kekuatan otot ini merupakan daya penggerak di dalam setiap kegiatan, mengurangi potensi terjadinya cidera, menguatkan stabilitas persendian serta menunjang efisiensi kerja.

b.   Daya tahan (endurance): adalah sebuah kemampuan dari seseorang untuk melakukan gerakan dengan seluruh tubuhnya dalam waktu yang cukup lama dan dengan tempo sedang sampai cepat tanpa adanya rasa kelelahan yang belebihan

c.  Kelincahan (agility) berarti kemampuan tubuh untuk melakukan perubahan gerak dengan tanpa hilang keseimbangan

d.   Kelenturan (flexibility) adalah kemampuan seseorang untuk mengeerakkan tubuh atau bagian-bagian dalam satu ruang gerak yang seluas-luas mungkin, tanpa mengalami cedera pada persendian dan otot sekitarnya persendian.

e.  Daya ledak (power) adalah kemampuan seseorang untuk mengerakkan kekuatan dengan cepat dalam waktu singkat untuk memberikan momentum yang paling baik pada tubuh atau objek dalam suatu gerakan eksplosif yang utuh untuk mencapai sasaran yang diinginkan.

f.    Koordinasi (coordination) adalah kemampuan seseorang mengintegrasikan berbagai gerakan yang berbeda dan mampu mengkoordinasikan seluruh bagian tubuh dengan baik.

g.   Keseimbangan (balance) kemampuan untuk mempertahankan kesetimbangan tubuh ketika di tempatkan di berbagai posisi.

h.   Ketepatan (accuracy) adalah kemampuan seseorang untuk mengarahkan suatu gerak kesesuatu sasaran sesuai dengan tujuan

i.  Reaksi (reaction) adalah kemampuan seseorang untuk segera bertindak secepatnya dalam menanggapi rangsangan yang ditimbulkan lewat indera.


Download Materi klik link di bawah ini:

Materi Kebugaran Jasmani

Share:

Tuesday, July 13, 2021

BUKU BSE PJOK SMP KELAS IX

 


Semangat Belajar!

Salam Olahraga

Selamat menempuh pelajaran barau di SMPN 3 Selat. Untuk buku pelajaran PJOK Kelas VII Silahkan downlod link di bawah ini. 

Buku PJOK SMP BSE Kelas VIII: 📥 Download

Share:

Tuesday, July 6, 2021

Meningkatkan Perilaku Asertif Siswa Kelas IX SMPN 1 Bataguh Melalui Bidang Bimbingan Kelompok Materi Psikologi Remaja

Abstrak

Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan fenomena yang ada di SMPN 1 Bataguh yang menunjukkan terdapat siswa yang memiliki perilaku asertif yang rendah. Melalui layangan bimbingan kelompok diharapkan perilaku asertif siswa ini bisa ditingkatkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana bidang bimbingan pribadi materi Psikologi Remaja dapat meningkatkan perilaku asertif pada siswa kelas IX SMPN 1 Bataguh.

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling dengan melaksanakan tiga siklus. Subyek penelitian Ini yaitu 18 siswa kelas IX SMPN 1 Bataguh yang memiliki perilaku asertif yang tergolong rendah. Metode pengumpulan data yang digunakan yang wawancara, observasi dan angket. Sedangkan teknik analisis datanya menggunakan analisis deskriptif persentase dan kualitatif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diterapkan pemberian materi Psikologi Remaja, porsentase siswa yang menunjukkan perilaku asertif sebesar 0%. Setelah dilakukan pembelajaran siklus 1, prosentase meningkat menjadi 35%. Dan setelah pemberian pembelajaran pada siklus II dan III meningkatnya perilaku asertif menjadi 89%. Hal ini menunjukkan layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan perilaku asertif pada siswa kelas IX SMPN 1 Bataguh.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa sebelum diterapkan pemberian materi Psikologi Remaja, persentase keberhasilan penerapan sikap asertif sebesar 0%. Setelah dilakukan pembelajaran siklus I ada peningkatan persentase menjadi 35%. Dan setelah pemberian pembelajaran siklus II dan III meningkat menjadi 89% siswa yang berhasil meningkatkan sikap asertifnya. Artinya sikap asertif dapat di tingkatkan dengan pemberian bimbingan kelompok dengan materi psikologi remaja. Saran yang dapat diberikan yaitu hendaknya guru pembimbing lebih mengembangkan layanan bimbingan kelompok untuk membantu dalam meningkatkan perilaku asertif siswa.

 

Judul: Meningkatkan Perilaku Asertif Siswa Kelas IX SMPN 1 Bataguh Melalui Bidang Bimbingan Kelompok Materi Psikologi Remaja

Penulis: Nuning Setyowati, S.Pd. 

Guru SMPN 1 Bataguh

Jurnal Lengkap: 📥 lihat jurnal

Penerbit: Jurnal Ilmiah Edunomika : Vol. 5, No. 2, 2021



Share:

Arsip

Followers