Pages

Dirgahayu Republik Indonesia

Friday, June 18, 2021

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PJOK MATERI TENIS MEJA MELALUI MEDIA DINDING PADA SISWA KELAS VII.4 SMPN 3 SELAT TAHUN PELAJARAN 2019/2020

Mardiyanto Mardiyanto

Abstract


Latar belakang penelitian ini adalah masih banyak siswa yang belum mampu melakukan teknik dasar bermain tenis meja, selain itu banyak dari siswa yang belum tuntas mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) dengan nilai 70. Rumusan masalah berdasarkan latar belakang adalah sebagai berikut: Apakah penerapan media dinding dapat meningkatkan hasil pembelajaran tenis meja pada siswa kelas VII.4 SMPN 3 Selat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: peningkatan hasil belajar tenis meja siswa kelas VII.4 SMPN 3 Selat melalui penerapan modifikasi alat pembelajaran. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua  siklus. Setiasiklumempunyai 4  langkah yaitu:  perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan  refleksi. Sumber data penelitian ini adalah siswa Kelas VII.4 SMPN 3 Selat yang berjumlah 30 orang yang terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data dengan observasi, tes kemampuan dan hasil belajar bermain tenis meja. Teknik pengumpulan data dengan observasi, tes kemampuan dan hasil belajar bermain tenis meja. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah secara statistic deskriptif kualitatif.

Berdasarkan hasil penelitian bahwa pembelajaran melalui penerapan modifikasi alat pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar tenis meja pada siswa kelas VII.4 SMPN 3 Selat. Dari hasil analisis yang diperoleh terjadi peningkatan yang sangat signifikan dari siklus I dan siklus II. Hasil belajar pada siklus I dalam kategori tuntas adalah 41,94% dan pada siklus II terjadi peningkatan hasil belajar siswa dalam kategori tuntas sebesar 87,10%.

Maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran tenis meja melalui media dinding dapat meningkatkan hasil belajar siswa SMPN 3 Selat. Dari hasil analisis yang diperoleh peningkatan yang signifikan dari siklus I dan siklus II. Beberapa saran, khususnya pada guru SMPN 3 Selat sebagai berikut: guru hendaknya lebih inovatif dalam menyampaikan materi pembelajaran. Guru hendaknya memberikan pembelajaran kepada siswa dengan permainan sederhana tetapi mengandung unsur materi, agar siswa tidak jenuh dalam mengikuti pembelajaran. Guru hendaknya memberikan modifikasi alat pembelajaran yang sederhana, efisien, efektif, dan tidak memerlukan biaya mahal untuk membuatnya yang dapat dilihat atau dipegang langsung oleh siswa, karena dapat memotvasi sisw untu selalu mencoba dan mengulangi terus-menerus.


Full Text:

PDF

References


Arikunto, Suharsimi dkk. 2014. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.

Damiri, Achmad. 1992. Olahraga Pilihan Tenis Meja, Jakarta. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Asri Budiningsih, 2005. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta. Rineka Cipta.

Fimeir Liady, 2007. Design Penelitian. Kapuas. STAI Kuala Kapuas.

Hamzah dan Nurdin, Mohamad, dkk. 2016. Belajar dengan Pendekatan PAIKEM, Jakarta : Bumi Aksara

Mardalis, 1993. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Proposal. Jakarta. Bumi Aksara.

Muhajir. 2016. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan, Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia

Piter Simson. 1986. Teknik Bermain Tenis Meja, Bandung. Pioner.

Pupuh Fathurrohman dan Sobry Sutikno, 2007. Strategi Belajar Mengajar. Refika Aditama. Jakarta.

0 comments:

Post a Comment

.

 
Link Sumber : http://www.etanal.web.id/search/label/TIK#ixzz73zPFEldi