Gerak Jalan

Gerak Jalan Tradisional menempuh jarak 28 KM dari Markas Besar Komando Djawa (MBKD) Jendral Soedirman Desa Kepurun, Manisrenggo finish di Monumen Juang 45 Joggrangan Klaten.

Juara O2SN SD KALTENG 2015

Hasil O2SN Tingkat SD Cabang Olahraga Tenis Meja Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2005

Juara HUT KORPRI Kapuas

Kejuaraan Tenis Meja dan Sepak Bola Mini dalam Rangka HUT KORPRI Kabupaten Kapuas Tahun 2011

Juara Kelas 9.4

Penerimaan Raport Semester I Tahun Pelajaran 2021/2022

Kejuaraan Tenis Meja Bupati Cup Kapuas

Hasil Kejuaraan Tenis Meja Bupati Cup Kapuas Tahun 2021

Friday, July 31, 2020

6 Cara Menulis Buku Best Seller


Nara sumber Belajar Menulis dan Menerbitkan buku malam ini adalah Kang Encon Rahman, materi yang disampaikan adalah 6 kiat cara menulis buku best seller yang bisa diprektekkan oleh semua peserta di seluruh Indonesia.
Tujuan menulis buku
1. Untuk pengembangan budaya literasi atau koleksi pribadi bentuknya adalah buku antologi (keroyokan) satu buku ditulis oleh 15, 20 atau 30 orang hal ini bagus untuk mengembangakan budaya literasi atau koleksi pribadi.
2.   Untuk kenaikan pangkat bentuknya buku solo, karya bersama, artikel, PTK, best practis.
3.   Untuk mencari uang bentuknya buku How To

Jenis jenis buku pendidikan meliputi

1.    Karya bersama buku pendidikan yang maksimal ditulis oleh 4 orang. Nilai angka kreditnya penulis utama = 40 %, penulis pembantu 1, 2, 3 = 20 %
2.      PTK dan Best practise adalah publikasi hasil penelitian bidang pendidikan yang dilaksanakan di sekolah.
3.    Artikel/tulisan ilmiah populer adalah tulisan ilmiah yang dipublikasikan di media massa koran atau majalah yang menyangkut dunia pendidikan. Nilai angka kredit tingkat nasional = 2, tingkat propinsi = 1,5
4.       Tulisan hasil penelitian,
5.      Buku teks pelajaran/pengayaan adalah buku yang berisi pengetahuan untuk bidan ilmu atau mata pelajaran tertentu dan diperuntukkan bagi peserta didik pada suatu jenjang pendidikan tertentu atau sebagai bahan pegangan mengajar guru, baik sebagai utama maupun buku pelengkap. Nilai angka kredit Buku teks pelajaran yang lolos BNSP = 6, dicetak penerbit ber ISBN = 3, dicetak penerbit tidak ber ISBN = 1.
6.      Buku pedoman guru adalah buku tulisan guru yang berisi rencana kerja tahunan guru terdiri dari rencana kerja pengembangan pembelajaran bagi peserta didik dan rencana pengembangan profesi bagi guru pembelajar. Nilai angka kredit = 1
7.    Modul/diklat pelajaran adalah materi pelajaran yang disusun dan disajikan secara tertulis sedimikian sehingga pembacanya diharapkan dapat menyerap sendiri materi tersebut..
      Diktat adalah catatan tertulis sutau mata pelajaran atau bidang studi yang dipersiapkan guru untuk mempermudah/memperkaya materi mata pelajaran/bidang studi yang disampaikan oleh guru dalam proses kegiatan belajar mengajar.
8.  Buku bidang pendidikan adalah buku yang berisi pengetahuan terkait dengan bidang pendidikan, buku ini harus bermanfaat untuk guru dan siswa. Nilai angka kredit dicetak penerbit ber ISBN = 3, dicetak penerbit belum ber ISBN = 1,5
9.     Karya terjemahan adalah tulisan yang dihasilkan dari penerjemahan buku pelajaran atau buku dalam bidang pendidikan dari bahasa asing atau bahasa daerah ke bahasa Indonesia atau sebaliknya yang digunakan untuk membantu proses pembelajaran


Pengertian buku best seller
Buku best seller adalah buk yang laris manis dalam jangka waktu yang pendek sejak diterbitkan.
Kriteria best seller penjualan mencapai 30-50 pertahun serentak diseluruh toko buku.

6 cara menulis buku best seller
1.   Menulis buk 2 jama X 10 hari lebih baik dari menulis buk 10 jam X 2 hari.
2.   Miliki dan kumpulkan buku tematik agar menambah wawasan pada saat menulis buku sejenis.
3.    Menulis buku lebih nyaman di sepertiga malam atau pagi hari antara pukul 03.00 – 06.00
4.    Menulis buku harus seizin suami/istri
5.    Sebelum menulis buku dianjurkan wudhu dulu agar tulisan kita memiliki ruh
6.  Menulis resume buku karya orang lain dengan tema yang sejenis dengan buku yang sedang 
    kita tulis.

Pengertian resume, dan ikhtisar
Resume adalah menulis ringkasan dari tulisan yang panjang dengan cara mengambil bagian
pokoknya saja dalam menulis resume tidak boleh ditambah pendapat pribadi.
Ikhtisar adalah menulis ringkasan dengan cara menuliskan pokoknya berdasarkan pemahaman
sendiri

Langkah-langkah menulis resume
1.    Membaca buku
2.    Menemukan gagasan pokok
3.    Menuliskan kembali gagasan pokok secara berurutan
4.    Menulis resume dengan singkat padat
5.    Mempublikasikan resume

Share:

Thursday, July 30, 2020

Materi Permainan Bola Voli



Selamat Pagi anak-anak semua, 
Salam Olahraga
SMPN 3 Selat...... Energik, Kreatif, Berprestasi, ............... Spentri Jaya.......yes
Materi PJOK pagi ini adalah Permainan Bola Voli. Silakan di baca dan dipahami. Kalau ada kesulitan boleh ditanyakan melalui WA bapak. Di akhir materi ada Soal Latihan yang harus kalian kerjakan. Waktu mengerjakan: 07.30 - 09.00 WIB 
Sejarah Bola Voli di Indonesia

Penjajahan yang terjadi di Indonesia tampaknya mengambil andil besar dalam sejarah bola voly, terkhusus untuk negara Indonesia sendiri. Hal ini terbukti dari dikenalnya bola voly dikarenakan penjajahan Belanda yang saat itu menguasai Indonesia. Tepatnya pada tahun 1928, permainan voli ini dimainkan oleh kaum penjajah dari Belanda dan juga golongan bangsawan.
Saat itu, upaya memajukan olahraga voli dilakukan dengan cara mendatangkan pelatih-pelatih dari Belanda. Selain pelatih-pelatih profesional yang didatangkan untuk mengembangkan bulu tangkis, ternyata pada saat itu peran tentara pun cukup besar dalam upaya pengembangan permainan ini. Hal ini dilakukan dengan cara seringnya mereka memainkannya di asrama-asrama mereka. Tidak sampai pada latihan semata, para tentara juga sering melakukan kompetisi antar kompeni.
Tidak butuh waktu lama dalam perkembangan olahraga voli di Indonesia. Hal ini tebukti dengan banyaknya klub-klub yang bermunculan di berbagai kota besar Indonesia. Melihat perkembangannya yang pesat, maka tidak lengkap rasanya tanpa memiliki satu organisasi nasional yang bisa menyatukan dan menaungi olahraga voli yang ada di Indonesia.
Untuk itu, secara resmi pada tanggal 22 Januari 1955 berdirilah Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) yang berlokasi di ibukota Jakarta. Tidak butuh waktu lama, karena bersamaan dengan waktu itu langsung diadakan kejuaraan tingkat nasional yang pertama.

Sejarah Bola Voli di Dunia

Berbicara mengenai sejarah bola voli dunia cukup luas, maka akan berbicara mengenai sejarahnya di dunia. Adapun sejarah bola voli di dunia diawali dengan seorang penemu. Adapun penemu bola voli untuk pertama kalinya adalah William G. Morgan. Beliau merupakan instruktur pendidikan jasmani di YMCA (Young Men’s Cristian Association). YMCA ini tampaknya menjadi organisasi telah mengambil andil besar dalam sejarah perkembangan bola voli. Hal ini bisa dilihat dari tersedianya fasilitas olahraga untuk para pemuda pada masa itu, sehingga memungkinkanlah untuk voli terus berkembang.
Seperti yang diketahui bahwa jenis olahraga yang memainkan bola tentu tidak sedikit. Ternyata permainan voli sendiri mengambil inspirasi dari berbagai jenis bola yang telah digunakan sebelumnya pada cabang olahraga lain yaitu bola basket, tenis, bola tangan (hand ball), dan baseball. Namun hal mendasar yang perlu diketahui adalah nama pada bola voli pada awalnya adalah Mintonette. Nama ini kemudian berubah pada tahun 1986 menjadi volley ball hingga saat ini. Pertandingan pertama kali untuk olahraga voli ini juga dilakukan di YMCA.
Mulai bisa diterima dan dipetandingkan, tidak pelak membuat olahraga voli kemudian berkembang ke penjuru dunia lainnya. Pada tahun 1900, olahraga voli ini masuk ke beberapa negara seperti Kanada dan Amerika. Hingga secara resmi di tahun 1947 terbentuklah Federasi di tingkat Internasional yang kemudian diberi nama Federation Internationale de Volleyball (FIVB). Setelah terbentuk, maka secara perdana kejuaraan tingkat dunia dilakasanakan dua tahun sesudahnya (pada tahun 1949).

Teknik Permainan Bola Voli

Teknik permainan bola voli cukup sederhana bahakan sangat mudah dipahami. Hal pertama yang harus dipelajari tentu adalah teknik dasar bola voli. Dalam hal ini dikenal adanya service, block, smash atau spike dan juga passing. Keempat teknik dasar ini kemudian menjadi hal wajib yang harus dikuasai oleh para pemain sebab saat dilapangan ada beberapa orang yang akan memegang peranan penting. Misalnya saja toser yang dibebankan agar mahir dalam memberikan umpan sehingga bisa memberikan kesempatan kepada teman untuk melakukan smash. Hal ini dilakukan tidak lain karena ingin mendapatkan angka dan memenangkan pertandingan.

Teknik dasar permainan bola voli:

  • Service merupakan pulukan awalan yang dilakukan pada daerah belakan garis permainan hingga melewati net dan jatuh pada area permainan lawan. Untuk jenis service sendiri terdiri dari beberapa macam yaitu service atas, service mengapung, jumping service dan overhand round-house service.
  • Passing merupakan gerakan yang tujuannya menahan, menerima maupun mengendalikan gerakan bola dari lawan. Passing sendiri terbagi atas dua yaitu passing atas dan passing bawah.
  • Blocking, merupakan teknik yang memang harus mengandalkan kecekatan dan seringkali memilih pemain dengan postur tubuh yang tinggi. Hal ini tentu beralasan mengingat lebih mudahnya blocking dilakukan jika pemain mempunyai postur tinggi badan yang tinggi. Dengan postur yang tinggi, maka bola akan mudah dikendalikan diatas net.
  • Smash atau spike merupakan teknik dasar bola voli dengan gerakan melompat dan kemudian disusul oleh pukulan keras kearah permainan lawan. Biasanya derajat kemiringan pukulan diusahakan terkecil. Biasanya smash merupakan serangan paling menakutkan dan merupakan gerakan yang paling di antisipasi oleh lawan karena berpeluang besar mendapatkan angka.

Peraturan Bola Voli:

  • Lapangan:
    Lebar 9 m, panjang 18 m, lebar garis 5 cm.
  • Net:
    P: 9,5 m
    L: 1,00 m
    Lebar mata jaring: 10 cm
    Tinggi net putra: 2,43 m
    Tinggi net putri: 2,24 m
  • Bola:
    Diameter: 65 – 67 cm
    Berat: 250 – 280 gr
    Tekanan udara: 0,48 – 0,52 kg/cm2
    Jumlah jalur : 12 – 18 jalur
  • Pemain:
    Memakasi seragam olahraga dengan nomor punggung dan dada
    Memakai celana pendek dan sepatu olahraga
  • Jumlah pemain:
    Pemain inti: 6 orang
    Pemain cadangan: 6 orang
  • Waktu Permainan bola voli:
    Tidak ada batasan waktu, permainan selesai jika salah satu dari tim menang sebanyak 3 kali.
    Poin kemenangan 25 poin, kecuali bila deuce maka dilakukan hingga selisih 2 poin.
  • Pelanggaran:
    Tangan pemain menyentuh jaring net.
    Kedua kaki melewati garis batas dan masuk daerah lawan.
    Tangan pemain terlalu masuk daerah lawan saat blocking.
    Berkata kasar pada wasit atau juri.
    Pemain tidak izin saat meninggalkan lapangan.
    Mendapat arahan saat pertandingan berlangsung..

Ukuran Lapangan Bola Voli:


  • Panjang lapangan: 18 meter.
  • Lebar lapangan: 9 meter.
  • Lebar garis serang: 3 meter.
  • Daerah clearance: yakni daerah menghalau bola yang mana bagian belakang 3-8 meter dan bagian samping yakni 3-5 meter.
  • Ukuran net dimulai dari lebar net 1 meter.
  • Tinggi net untuk putra 2,43 meter dan untuk putri 2,24 meter.
  • Jarak tiang net dengan garis samping lapangan bola voli: 0,5 – 1 meter.
  • Pita tepian samping net: 5 centimeter sepanjang 1 meter.
  • Pita tepian atas net: 5 centimeter.
  • Mata jala net: 10 centimeter.
  • Luas: 162 meter persegi.
  • Lebar Garis: 5 cm.

Gambar Lapangan Bola Voli:

Ukuran bola Voli :

  • Berat: 200-280 gr.
  • Diameter: 18-20 cm.
  • Keliling Bola: 65-67 cm.
  • Tekanan Udara dalam Bola 294,3 – 318,82 mbar.
Namun selain dengan ukuran diatas, ternyata lapangan bola voli juga ada dalam versi mininya, yang mana tentunya lebih kecil dibandingkan ukuran lapangan bola voli standar nasional internasional. Lapangan bola voli dengan ukuran mini ini banyak digunakan untuk anak-anak mulai usia 9-13 tahun yang mana pemainnya dalam satu team hanya 2 sampai 4 orang saja, berbeda dengan permainan voli biasanya yang menggunakan 6 pemain saja.

Ukuran Lapangan Bola Voli Mini :

  • Panjang: 12 meter.
  • Lebar: 6 meter.
  • Tinggi net untuk pemain putra: 2,1 meter.
  • Tinggi net untuk pemain putri: 2 meter.

Tugas: 
Klik link tugas ini:  📥 soal Bola Voli

Share:

Monday, July 27, 2020

Tips Menjadi Guru Berprestasi


Mohon maaf teman-teman kalau saya dalam waktu 1 jam ke depan akan menulis tentang motivasi saya untuk berprestasi selama ini. Oh iya teman-teman sebelum panjang lebar saya bercerita di perkenalkan saya Sigit Suryono Guru SMP Negeri 1 Wonosari Gunungkidul, DIY.  Adapun curiculum vitae saya adalah sebagai berikut:
Sigit Suryono, S.Pd, M.Pd
SMP N 1 Wonosari, Gunungkidul, DIY, Indonesia
Lahir di Sleman, 20 Nopember 1976 dari pasangan Bapak Giyono SW dan Ibu Waginem. Masa kecil tinggal di Ngawen, Trihanggo, Gamping, Sleman, Yogyakarta.
Pendidikan dimulai di TK Ngawen Trihanggo tahun 1981-1983. Pendidikan dasar dilanjutkan di SD Negeri Jambon II, Trihanggo, Sleman pada tahun 1983-1989. Kemudian melanjutkan di bangku SMP Negeri 5 Yogyakarta pada tahun 1989-1992. Pendidikan Menengah penyelesaian di SMU Negeri 1 Sleman jurusan IPA pada tahun 1992-1995. Pendidikan S1 di Universitas Negeri Yogyakarta pada tahun 1995 – 2002 di Fakultas FMIPA jurusan Pendidikan Fisika. Melanjutkan S2 di Program Pascasarjana UNY jurusan Teknologi Pembelajaran dari tahun 2003-2006.
Pada tahun 2006 menikah dengan Dwi Riastuti, M.Pd dan kini telah dikaruniai dua orang anak yaitu:
Muhammad Yunus Baskara
Galuh Ray Rannaa
Aktifitas keseharian sebagai pengajar di SMP Negeri 1 Wonosari Kabupaten Gunungkidul, mengampu mata pelajaran IPA.
Aktifitas lainnya yang telah dilakukan dan sedang dilakukan adalah:
1. Sekretaris Komunitas Rumah Belajar Kemdiknas 2012 – sekarang
2. Sekretaris MGMP TIK Kabupaten Gunungkidul Tahun 2006-2009
3. Ketua II MGMP TIK Kabupaten Gunungkidul 2009 – 2012
4. Anggota Litbang MGMP IPA Kabupaten Gunungkidul 2012-2015
5. Ketua II MGMP IPA Kabupaten Gunungkidul 2015-2017
6. Ketua MGMP SMP Kabupaten Gunungkidul 2017 – sekarang
6. TIM Pengembang TIK Kabupaten Gunungkidul 2009- sekarang
7. TIM Pengembang TIK Propinsi DIY 2009 – sekarang
8. Instuktur, Pelatihan Pembelajaran Multimedia di BTKP Provinsi DIY
9. Instruktur TIK di MGMP IPA  Kabupaten Gunungkidul
Prestasi lomba yang telah diraih:
1. Kompetisi Guru. Finalis Nasional Tingkat Nasional tahun 2009
2. Finalis Inovasi Pembelajaran Tingkat Nasional SMP 2009.
3. Juara 3 situs web SMP Tingkat Provinsi DIY 2010
4. Juara 1 Situs web SMP tingkat Provinsi DIY 2011
5. Finalis Lomba Media Pembelajaran KI Hajar Penghargaan tingkat Nasional Tahun 2012
6. Juara 1 Guru Gambar SMP Tingkat Provinsi DIY Tahun 2013
7. Finalis Guru Gambar SMP Tingkat Nasional Tahun 2013
8. Juara 2 Guru Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2013
9. Finalis Lomba Mobile Edukasi tingkat nasional tahun 2014
10. Finalis Lomba Mobile Edukasi tingkat Nasional tahun 2015
11. Juara 1 Guru SMP Berprestasi Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2015
12. Juara 1 Guru SMP Berprestasi Tingkat Provinsi DIY Tahun 2015
13. Juara 1 Guru SMP Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2015
14. Penerima Gubernur Anugrah DIY tahun 2015 atas prastasi sebagai Juara 1 Gupres TK Nasional.
15. Penerima SatyaLencara Bidang Pendidikan dari Presiden RI tahun 2016 atas prestasi sebagai juara 1 guru berprestasi Tingkat Nasional tahun 2015.
16. Menerima Penghargaan Kursus Singkat dari Australia Award Indonesia tahun 2016 di Melbourn dan Sydney.
17. Sebagai Salah Satu Peserta Literasi Tingkat Nasional 2017.
18. Duta Rumah Belajar Tk Nasional Th 2018 dan Duta Rumah Belajar Terinovatif Th 2018.
19. Penerima Anugrah Gubenur DIY tahun 2018 atas prestasi sebagai Duta Rumah Belajar Terinovatif Thn 2018.
20. Penerima Anugrah Alumni Berprestasi Sarjana Adi Manggala Bidang Pendidikan dari UNY pada dies natalis UNY yang ke-56.
21. Duta Sains P4TKIPA tahun 2020

Alamat:
Jeruksari Rt 01 / RW 20, Wonosari, Wonosari, Gunungkidul, DIY, Indonesia 55812 [19:30, 7/27/2020] Mardiyanto: Untuk bisa berprestasi seperti yang saya capai saat ini,berawal dari proses perjalanan pendidikan di SD. Saat itu saya merupakan juara 1 dari kelas 1 sampai ke 6 di Raport namun hal yang sangat ingin saya cita-citakan tidak terkabul yaitu ingin mengikuti lomba cerdas cermat tingkat kecamatan. Setiap sekolah dipilih 3 orang siswa terbaik yang akan dikirim ke lomba tersebut, saat saya kelas 4 teman-teman yang terpilih Untuk bisa berprestasi seperti yang saya capai saat ini,berawal dari proses perjalanan pendidikan di SD. Saat itu saya merupakan juara 1 dari kelas 1 sampai ke 6 di Raport namun hal yang sangat ingin saya cita-citakan tidak terkabul yaitu ingin mengikuti lomba cerdas cermat tingkat kecamatan. Setiap sekolah dipilih 3 orang siswa terbaik yang akan dikirim ke lomba tersebut, saat saya kelas 4 teman-teman yang terpilih untuk mengikuti lomba adalah siswa kelas 5. Dan saat saya kelas 5 yang dikirim oleh sekolah untuk maju lomba CCA adalah siswa kelas 6 namun saat saya kelas 6 yang dikirim oleh sekolah untuk lomba CCA adalah siswa kelas 5 maka pupus sudah harapan untuk ikut lomba yang saya idam-idamkah.

Untuk jenjang setelah SD tidak ada yang bisa saya banggakan karena saat di SMP peringkat kelas saya di kisaran 41, 39, 35, dan terbaik hanya 24 dari 44 siswa dalam kelas itupun disekolah saya ada 10 kelas sehingga di SMP saya tidak bisa berbuat banyak dan tenggelam. Demikian juga saat di SMA maupun saat kuliah S1 tidak ada perubahan berarti yang saya alami.

Di SMA saya merupakan salah satu orang yang menarik diri dari pergaulan. Saya masuk S1 pada tahun 1995. Dan baru di S1 saya mulai tumbuh percaya diri untuk ikut organisasi di kampus. Sebagai pengurus HMJ Fisika UNY dan selanjutnya menjadi Pengurus Senat Fakultas FPMIPA UNY untuk seksi bakat dan minat. Karena asyiknya menjadi pengurus senat saya hampir DO saat S1 7 tahun saya tempuh untuk menyelesaikan kuliah sampai tidak berani untuk mengikuti pelepasan wisuda di Fakultas, dan hanya mengikuti Wisuda terus pulang ke rumah. Selanjutnya saya melanjutkan S2 di UNY mengambil jurusan Teknologi Pembelajaran dan lulus 2006.

Perjalanan sekolah saya itulah sebenarnya yang memunculkan motivasi berprestasi yang saya miliki sampai saat ini. Untuk menjadi orang yang berprestasi yang saya pegang adalah kata-kata mutiara dari orang tua saya. Ibu saya adalah pensiunan guru SD demikian juga ayah. Mereka mendidik dengan sangat santun dan sangat baik yang saya rasakan saat saya jatuh mereka ada di dekat saya, merengkuh dengan sepenuh hati dengan tetes mata dan doa mereka. Saat saya Berhasil mereka pulalah yang selalu mengingatkan untuk terus berjuang dan belajar karena semua yang kita peroleh saat ini hanya fana dan akan segera berlalu saat even tersebut berakhir.

"Menang cacak kalah cacak" ini adalah mutiara kata dari ibu yang saya pegang saat ini. Saat kita ada kesempatan untuk mengikuti suatu lomba, atau suatu kegiatan maka lakukanlah dengan maksimal seolah-olah tidak ada lomba lagi setelah itu masalah menang atau kalah, sukses atau gagal itu hal yang biasa dalam perlombaan. Maka dari itu setiap saya mengikuti berbagai event baik itu tingkat kabupaten, propinsi, maupun nasional pasti akan saya lakukan dengan sepenuh hati dan fokus.

Saya mengetakan seperti itu karena pengalaman mengikuti berbagai ajang lomba di awal yang mengikuti event-event. Saya pernah dalam satu kesempatan mengikuti dua sampai tiga ajang lomba yang pada akhirnya gagal semuanya dan itupun berlulang kali terjadi dari tahun 2008 saya ikut pertama lomba tingkat nasional dan baru bisa berhasil pada tahun 2015 itupun akhirnya saya tau bahwa kita harus mengikuti ajang lomba maupun prestasi yang lain dengan menentukan target dan juga selalu mengevaluasi apa yang kita lakukan.
Bagi Bapak ibu yang ingin berpestasi 1) Belajarlah terus sepanjang hanyat dan selalu mengevaluasi apa yang kita lakukan. 2) Tidak usah khawatir kalah dalam perjuangan, karena kalah adalah prestasi yang tertunda. 3. Fokus pada kegiatan yang kita lakukan dengan berbuat maksimal insya Allah prestasi bapak ibu tinggal menunggu di depan mata.
Kemudian bapak ibu: untuk mencapai prestasi yang maksimal maka pelajarilah seluruh gaya selingkung masing-masing jenis lomba dengan detail dan persiapkan seksama jangan terburu-buru, siapkan dan luangkan waktu untuk kegaitan tersebut. Buat tampilan dan karya yang semenarik mungkin pasti akan berhasil. Terus jangan lupa siapkan  portofolio kita dengan seksama sehingga akan memudahkan kita dalam mengikuti berbagai jenis event lomba. Sukses selalu buat bapak ibu hebat di group ini semoga kelak menjadi orang-orang yang hebat dan bisa menginspirasi teman-teman yang lain. terima kasih.
OK bapak ibu sambil menunggu jika ada pertanyaan maka materi akan saya sambung ya... Untuk ajang prestasi yang paling utama yang saya raih adalah menjadi Juara 1 Guru SMP 

Berprestasi Tingkat Nasional pada tahun 2015. Untuk meraih kejuaran tersebut ini tips yang saya lakukan:
Cari Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi pada tahun penyelenggaraan dilaksanakan jika belum keluar pedomannya dapat menggunakan pedoman pada tahun sebelumnya.
1. Cermati isi dari pedoman tersebut berkaitan dengan proses penilaian dari tingkat Kabupaten, Tingkat propinsi, dan tingkat Nasional.
2. Buat portofolio 8 tahun terakhir sesuai dengan ketentuan dari buku pedoman pemilihan guru berprestasi.[ kumpulkan semua karya bapak ibu guru yang sudah dibuat selama 8 tahun terakhir, untuk bukti fisik berupa Surat tugas, piagam, dll, diligalisir oleh atasan langsung]
untuk tahun 2015 syarat portofolio kita adalah 8 tahun. itu hal yang menantang bagi peserta gupres maka penting untuk mengarsipkan semua kegiatan yang pernah kita lakukan dari tahun ke tahun ( alhamdulillah karena pengalaman tahun 2006 tersebut saya masih memiliki semua arsip yang dibutuhkan untuk mengikuti gupres, seperti undangan, catatan singkat/ laporan singkat setiap kegiatan yang saya ikuti, foto, video dan dokumentasi, piagam dan sertifikat yang lain selama 8 tahun tersebut hampir semuanya lengkap sehingga memudahkan untuk menyusun portofolio tersebut)
3. Persiapkan naskah inovatif dan sesuaikan cara penulisannya sesuai dengan kaidah penulisan masing-masing karya. Tampilkan karya inovasi terbaik yang bapak/ ibu guru miliki dan selalu memperhatikan dari buku pedoman pemilihan guru berprestasi tingkat nasional.[ karya bisa berupa PTK, best practice, maupun penelitian yang lainnya seperti penelitian eksperimen, penelitian R&D, dll] jangan lupa buat presentasinya menggunakan Ms Powerpoint atau yang lainnya.
4. Buat makalah evaluasi diri mengapa saya layak sebagai guru berprestasi dengan tema dan tata penulisan sesuai dengan ketentuan pedoman guru berprestasi. [ jika dalam pedoman tidak ada makalah evaluasi diri maka makalah ini tidak perlu dibuat]


Sesi Tanya Jawab

Pertanyaan 1
Pengalaman apa yang paling menarik dari apa yang pernah bapak alami, yang ingin dibagikan kepada kami, baik suka dan dukanya. (Bambang Purwanto)

Jawab
Terima kasih atas pertanyaannya pak. Pengalaman yang paling menarik yang pingin saya bagikan kepada bapak ibu hebat di group ini adalah semua bahwa kita saat ini hidup di alam yang serba terbuka, ilmu yang mudah didapat dan tentu berbagai kegiatan sharing ilmu bisa mudah kita peroleh. Maka mari tuntut ilmu setinggi-tingginya dan amalkan ilmu kita dimanapun, kapanpun, dan dengan siapa saja. Insya Allah keberhasilan ada di depan kita. Dan pengalaman utama yang saya alami adalah "Keberhasilan diperoleh dari beberapa kegagalan sebelumnya", prestasi dapat kita capai bisa dengan cepat namun bisa juga dengan lambat, jadikan kegagalan sebagai ilmu, jadikan kesukaran sebagai penyemangat.

Pertanyaan 2
Ass war wab, perkenalkan saya Damdam Efendi dari SMPN 41 Bandung, ijin bertanya:
1. Bagaimana kiat-kiat untuk menjadi guru berprestasi.
2. Kompetensi apa saja yang paling menentukan untuk menjadi guru berprestasi
Terima kasih, Was

Jawab
Terima kasih pak Damdam Efensi atas pertanyaan yang sangat bagus. Untuk menjadi guru berpestasi maka kiat-kiat yang dibutuhkan adalah pelajari komponen-komponen poftofolio sejak dini, dan persiapkan minimal 2-5 tahun sebelum mengikuti ajang lomba tersebut. Selama persiapan tersebut perbanyak kegiatan ilmiah dan juga produk-produk ilmiah sesuai komponen-komponen di portofolio tersebut. Usahakan seluruh komponen tersebut berisi semua. Kemudian untuk mencapai nilai yang tinggi tiap komponen maka ikuti berbagai kegiatan tingkat nasional seperti webiner saat ini yang banyak di selenggarakan oleh berbagai organisasi. Kemudian juga mengikuti berbagai lomba untuk mendukung gupres seperti inobel, LKG, maupuan lomba lain. Kemudian jangan lupa juga membimbing siswa bapak ibu agar bisa beprestasi itu sebagai salah satu komponen di portofolio dan tak kalah pentingnya seringlah berbagai kepada rekan sejawat dan di buat dokumentasi dan portofolionya. Untuk kompetensi yang paling menentukan di gupres ada 4 kompetensi yang harus dikuasai karena akan ada test tertulis maupun lisan. kemudian jika sudah lolos di kabupaten dan seterusnya pertajam dan persiapkan bahan presentasi dengan sebaik-baiknya karena itu termasuk penilaian yang terbesar.

Pertanyaan 3
Mr. izin bertanya jika belum ada yg mau bertanya :
Assalaamu'akum Pak Sigit , perkenalkan saya bu sri dari gelombang 12, boleh diceritakan sedikit bagaimana cara Bapak menjaga semangat untuk selalu siap berkompetitif meski sudah kalah lomba atau tidak mendapat kesempatan mengikuti event kala SD ya,  bisa diceritakan singkat kursus ke Sydney itu kursus seperti apa terima kasih atas penjelasannya

Jawab
Terima kasih pertanyaannya bu Sri. Untuk menjaga semangat kompetitif saat kalah itu sebenarnya bekal dari ibu saya yang terus saya pertahankan sampai sekarang yaitu "kalah cakak menang cacak" (kalah maupun menang hal yang biasa. itu yang saya pegang yang penting ada kesempatan dan sudah saya persiapkan saya akan ikut even tersebut. Mesikipun di awal sering kalah. Dan untuk kegiatan study singkat di Melbourne dan Sydney merupakan pengargaan dari kemdikbud di sana belajar tentang berbagai metode pembelajaran abad 21 yang bisa dikembangkan di Indonesia seperti STEM, Flip Classroom, Blended Learning, serta melakukan observasi di sekolah daerah terpencil di Austaria saya dapat di Murabit 350 km dari melbourne.

Pertanyaan 4
Selamat malam P.Sigit
Perkenalkan saya ibu Aning S dari SMP N 1 Pucakwangi Kab.Pati ...gel 12
Bagaimana caranya memotivasi siswa agar memiliki jiwa mau bertanding atau mau ikut lomba ? Apa kiat kiat memotivasi diri agar tetap eksis hingga purna tugas ?
Terima kasih

Jawab
Terima kasih bu Aning. Untuk memotivasi siswa agar memiliki jiwa bertanding atau mau ikut lomba adalah dengan pendekatan dan pelatihan yang terprogram. Beberapa kali saya bisa mengahantarkan siswa kami ikut OSN ke Nasional dari tahun 2006 s/d tahun 2017 pendekatan yang kami lakukan berbeda-beda tergantung dengan situasi kondisi, ada yang lewat ekonomi dengan mengiming-imingi bisa kalau sampai nasional dapat hadiah dan dapat naik pesawat terbang. ada yang dimotivasi dan dicarikan beasiswa saat masuk sma, namun yang terpenting adalah mempersiapkan tim sejak awal semester. Kemudian kiat untuk memotivasi diri agar tetap eksis hingga purna tugas ... kita harus belajar terus dan ada kalanya kita mengajar ada kalanya kita belajar dan tidak usah malu dengan istilah "Kebo Nusu Gudel" kita bisa belajar dari siswa kita, kita bisa belajar dari yunior-yunior kita karena ilmu-ilmu mereka lebih baru dan terupdate, sementara kita bisa berbagi pengalaman buat mereka.

Pertanyaan 5
Assalamualaikum pak Sigit, saya Candra dr MTsN 1 Langkat Sumatera Utara, mnrut bpk ada prestasi spesifik yg hrs diraih  seorang guru...  agar seorang guru bisa btul2 dianggap guru? Trmksh sblmnya pak

Jawab 
Terima kasih bu/ Bapak Candar. Kita sebagai Guru yang dianggap berprestasi adalah guru yang bisa di gugu dan ditiru, guru yang bisa memotivasi anak, guru yang bisa mengarahkan anak, guru yang bisa mendidik anak, dan guru yang bisa membimbing dan memintarkan anak sesuai dengan kondisi lokasi masing-masing, dan yang paling utama seorang guru yang berprestasi adalah guru yang bisa menginspirasi anak agar bisa sukses di dunia dan akherat. Sementara titil juara karena kompetisi merupakan bonus bagi seorang guru yang bisa meluangkan waktu dan pikirannya selain mendidik, mengajar, dan menginspirasi namun juga mengembangkan dirinya sendiri dengan berbagai pengalaman dari orang lain

Pertanyaan 6
Assalamualaikum. Yang ingin saya tanyakan tentang gurpres adalah Klu Saya guru TK best practice apa yang cocok. Dan karya inovasi itu syaratnya apa ya. Th 2019 saya ikut gurpres Alhamdulillah juara 3 tingkat kota . 2 /3 tahun ke depan rencana mau ikut lagi.

Jawab
Terima kasih ibu untuk best practice di guru TK sebenarnya ibu/ bpak sendiri yang bisa. Yang terpenting best practice tersebut merupakan pengalaman yang sangat baik saat kita mengajar anak didik kita sesuai dengan situasi dan kondisi serta lingkungan tempat kita mengajar. Sip bu saya dulu juga pernah gagal saat tahun 2013 baru juara 2 kabuaten, dan saya persiapkan lagi untuk ikut di tahun 2015 dan berhasil.

Pertanyaan 7
Sya Yurike dari SMPN 2 selat.
Pak Sigit, dari pengalaman bpk selama ini, bagaimana cara menumbuhkan jiwa berprestasi pada anak, agar anak memiliki motivasi dalam berprestasi.. terima kasih pak..

Jawab
Terima kasih bu Yurike. Untuk memunculkan jiwa berprestasi pada anak membutuhkan model yang didekatkan kepada pribadi anak didik. Model berprestasi bisa di contohkan dari guru, dari orang-orang hebat maupun dari teman-teman sebaya mereka. Maka perlu di berikan pengertian yang pelan-pelan jika kamu nanti sukses kamu akan jadi orang hebat, ekonomi mu kuat, kamu suatu saat akan bisa menjadi orang sukses jika kamu mau belajar dan lain sebagainnya. Tentu untuk memotivasi anak didik ataupun anak kita sendiri bapak ibu yang lebih tau konsidi riil di lapangan.

Pertanyaan 8
Saya ibu Agathe SMPN 2 Selat Kapuas Kalteng.
Kalau saya mau mengikuti seleksi guru berprestasi di tingkat kabupaten. Apa yang harus saya kerjakan mulai sekarang?

Jawab
Untuk mengikuti Seleksi tingkat kabupaten: ibu harus menyiapkan Portofolio dan juga karya inovasi bisa penelitian bisa best practice sesuai dengan petunjuk di buku pedoman lomba Gupres. Cari Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi pada tahun penyelenggaraan dilaksanakan jika belum keluar pedomannya dapat menggunakan pedoman pada tahun sebelumnya.
1. Cermati isi dari pedoman tersebut berkaitan dengan proses penilaian dari tingkat Kabupaten, Tingkat propinsi, dan tingkat Nasional.
2. Buat portofolio 2-5 tahun terakhir sesuai dengan ketentuan dari buku pedoman pemilihan guru berprestasi.[ kumpulkan semua karya bapak ibu guru yang sudah dibuat selama 2-5 tahun terakhir, untuk bukti fisik berupa Surat tugas, piagam, dll, diligalisir oleh atasan langsung]. Tata semua arsip yang dibutuhkan untuk mengikuti gupres, seperti undangan, catatan singkat/ laporan singkat setiap kegiatan yang saya ikuti, foto, video dan dokumentasi, piagam dan sertifikat.
3. Persiapkan naskah inovatif dan sesuaikan cara penulisannya sesuai dengan kaidah penulisan masing-masing karya. Tampilkan karya inovasi terbaik yang bapak/ ibu guru miliki dan selalu memperhatikan dari buku pedoman pemilihan guru berprestasi tingkat nasional.[ karya bisa berupa PTK, best practice, maupun penelitian yang lainnya seperti penelitian eksperimen, penelitian R&D, dll] jangan lupa buat presentasinya menggunakan Ms Powerpoint atau yang lainnya.
4. Buat makalah evaluasi diri mengapa saya layak sebagai guru berprestasi dengan tema dan tata penulisan sesuai dengan ketentuan pedoman guru berprestasi. [ jika dalam pedoman tidak ada makalah evaluasi diri maka makalah ini tidak perlu dibuat]. Pelajari mulai sekarang 4 kompetensi Guru karena nanti akan ada test di tingkat Kabupaten

Penutup

Terima kasih assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh kepada bapak ibu guru peserta belajar gelombang 13 yang diselenggarakan oleh wa grup PGRI sampaikan ucapan terima kasih atas waktu dan kesempatan yang diberikan kepada saya untuk berbagi sedikit pengalaman saya di sini yang paling utama adalah bahwa kita sebagai guru kita harus bisa mendidik siswa kita dengan baik kita bisa menjadikan mereka orang-orang yang sukses di kemudian hari dan yang utama adalah bagaimana kita bisa menjadi orang-orang yang bisa menginspirasi siswa kita sehingga kelak guru adalah orang-orang yang bisa memiliki bisa digugu dan ditiru setiap olah lagu dan tindak-tanduk kita kita ada sebagai model di dalam pembelajaran sebenarnya yang akan dilihat oleh siswa kita bisa yakin bahwa ibu yang tergabung dalam grup ini adalah orang-orang hebat orang-orang yang akan terus belajar dengan siapapun kapanpun dan dimanapun dan semoga kelak bisa menjadi orang orang-orang yang sukses dalam mendidik anak dan juga berprestasi terima kasih assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Share:

Saturday, July 25, 2020

Buku Perdana Antologi Terbit


Hari ketujuh pembelajaran daring berjalan dengan lancar, setelah semua dipersiapkan selama kurang lebih dua Minggu. Pembelajaran yang paling sederhana menggunakan aplikas WA dan menggunakan aplikasi Microsoft Teams.

Setelah selesai mendampingi teman-teman dalam melakukan pembelajaran daring, sampai di rumah langsung di sapa anak pertama saya, "pak ada paket datang". setelah dibuka ternyata paket buku Semangat Belajar Bersama Bu Kanjeng. Alhamdulillah, setelah 20 kali mengikuti pelatihan Belajar Menulis dan Menerbitkan Buku yang prakarsai oleh Bapak Wijaya Kusumah atau yang akrab disapa Omjay. Suatu kebangaan bisa menulis buku bersama 42 guru-guru hebat dari Aceh sampai Papua dengan mentor penulis handal Omjay dan Bu Kanjeng.

Dari kabupaten Kapuas ada 3 orang guru yaitu Mardiyanto, Agathe, dan Isnawati turut serta dalam penulisan Buku Menulis Bersama Bu Kanjeng. Dan masih ada tugas untuk menyelesaikan pelatihan yaitu menerbitkan buku Solo yang masih dalam proses pengumpulan dan editing naskah dari resume pelatihan selama 20 kali pertemuan. Buku perdana ini mudah-mudahan menjadi pemacu semangat untuk tetap menulis, menulis dan menulis.
Share:

Bersepeda Mengelilingi Gang

Pada masa pandemi covid 19 ini kita juga harus melatih tubuh kita dengan berolahraga. Dan juga memakai masker saat bepergian atau ke manapun Lindungi diri kalian dan juga orang di sekitar kita.

Di setiap sore aku dan temanku sering bersepeda mengelilingi gang dan tidak lupa juga menerapkan sistem social distancing. Kami mengelilingi setiap gang. Sewaktu waktu kita juga bersepeda di pinggir jalan dan ke stadion.

Kami sangat bersenang senang saat bersepeda memutari stadion, kami juga bertemu dengan teman teman sekelas kam. Kami ber-selfie untuk mengabadikan momen itu.

Pesan ku untuk teman teman kalian boleh berolahraga tapi juga jangan lupa menerapkan social distancing,cuci tangan sebelum bepergian dan memakai masker. Kalo bisa kalian juga membawa hand sanitizer saat bepergian.

Penulis:Risma Azzahra
Kelas:9.3

Share:

Bermain Bulutangkis di Depan Rumah

Pada masa pandemi Covid-19 sebaiknya kita harus banyak banyak berolahraga.agar kita Selalu sehat dan terhindar dari virus/penyakit.

Daya tahan tubuh yang kuat menjadi salah satu benteng menghadapi virus corona COVID-19. Olahraga teratur menjadi cara untuk menjaga kesehatan, kebugaran, dan dayatahan tubuh. Pakar Kedokteran Olahraga UGM Zaenal Muttaqin Sofro, "mengatakan ada banyak olahraga yang dapat dilakukan di rumah di tengah pandemi corona".

Kegiatan saya selamapandemi Covid-19 biasanya melakukan olahraga ringan pada sore hari seperti Lari bolak balik di dalam gang.Selain itu, biasanya aku jugabermain bulu tangkis di depan rumah bersama kakaku atau bersama tetanggaku biasa nya.Terkadang pada malam hari aku bias melakukan kegiatan sebagai seorang pesilat yaitu dengan latihan dirumah untuk sementara.Dan biasa nya aku berjemur sekitar 5-10 menit di sinar matahari

Pesan saya untuk kalian agarselalu menjaga kebersihan atau kesehatan pada pandemi Covid-19agar terhidar darivirus/penyakit.Dan selalu memakai masker dan jaga jarak dengan orang agar kita dapat memutus penularan virus corona ini

Penulis : Maulida Fitria
Kelas : 9.1
Share:

Arsip

Followers